Penyebab dan Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat

Tim, CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 07:04 WIB
Produksi keringat yang berlebihan pada telapak tangan alias palmar hyperhydrosis perlu dikontrol agar tak menghambat aktivitas dan membuat Anda rendah diri. Produksi keringat yang berlebihan pada telapak tangan alias palmar hyperhydrosis perlu dikontrol agar tak menghambat aktivitas dan membuat Anda rendah diri. (Foto: Istockphoto/Getty Images/coffeekai)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pernahkah Anda dibayangi ketakutan ketika akan menjabat tangan seseorang atau berpegangan tangan dengan kekasih karena telapak tangan basah berkeringat?

Selain memalukan, telapak tangan yang berkeringat bisa sangat mengganggu kehidupan sosial maupun profesional seseorang. Padahal untuk mengatasi telapak tangan berkeringat tidaklah sulit.

Meski hasilnya tak permanen, tapi ada metode yang cepat dan mudah dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang bisa Anda temukan di rumah.


Penyebab telapak tangan berkeringat

Kebanyakan orang mengalami telapak tangan yang basah dan berkeringat pada kondisi tertentu, misalnya cemas, stres, cuaca panas dan kegerahan, usai melakukan aktivitas fisik yang berat, makan makanan pedas, bahkan sekadar menonton film seram atau bermain game.

Menurut Konsultan Senior Departemen Bedah Saraf dari National Neuroscience Institute Singapura Dr Ernest Wang, contoh kegiatan tersebut menaikkan kadar stres sehingga meningkatkan suhu tubuh.

"Ini membuat kelenjar keringat melepaskan panas di tubuh melalui keringat, salah satunya pada telapak tangan."

Keringat yang muncul telapak tangan sebenarnya merupakan kondisi normal. Namun bagi sebagian orang, keringat yang muncul bisa sangat banyak, terasa becek, bahkan muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.

Dalam istilah medis, sindrom telapak tangan dengan keringat berlebih disebut palmar hyperhidrosis.

Selain berbagai penyebab di atas tadi, merujuk Journal of Vascular Surgery pada Februari 2002, palmar hyperhidrosis juga turut dipengaruhi oleh faktor genetik.

Sebanyak dua pertiga atau 65 persen dari 49 sampel penderita memiliki riwayat keluarga dengan kasus yang sama.

Tak heran apabila seseorang dengan sindrom telapak tangan basah, mungkin saja kerabat dekatnya ada yang mengalami masalah serupa.

Palmar hyperhidrosis memiliki beragam tingkat keparahan. Pada level ringan, efeknya hanya rasa tidak nyaman atau malu.

Tetapi dengan kondisi berat bisa menurunkan kualitas hidup seseorang, seperti mengganggu hubungan percintaan, mempersulit interaksi sosial maupun urusan karier atau bisnis, dan apa pun yang mengharuskan untuk berjabat tangan.

Banyak orang yang mengalami hyperhidrosis tidak mencari bantuan medis karena dianggap sebagai aib atau bukan problem medis yang perlu ditangani.

Kendati tak menghilangkan sepenuhnya, hanya saja produksi keringat yang berlebihan perlu dikontrol agar tak menghambat aktivitas dan membuat Anda rendah diri.

Cara mengatasi tangan yang basah berkeringat

Tak perlu khawatir, ada cara mudah dan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi tangan yang kerap basah dan berkeringan. Metode sederhana ini aman diterapkan setiap hari dan tentunya dapat dicoba di rumah.

1. Perbanyak minum air putih

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Selain melegakan tenggorokan yang kering, minum banyak air putih adalah metode alami dan sederhana untuk mengatasi tangan berkeringat. (Foto: Picjumbo/Viktor Hanacek)

Anda dapat menghindari keringat berlebih dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan banyak minum air. Dengan banyak minum air justru membantu menurunkan suhu tubuh dan menenangkan saraf.

Selain itu, minum banyak air sebenarnya dapat mencegah Anda dari keinginan makan kudapan asin atau pedas yang menjadi penyebab retensi air dan hyperhidrosis.

Jadi mitos bahwa banyak minum air meningkatkan produksi keringat tidaklah benar. Justru semakin banyak minum, semakin sedikit keringat yang keluar, termasuk pada telapak tangan.

2. Mengatasi tangan berkeringat dengan rajin cuci tangan

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Untuk mengatasi tangan berkeringat, hindari penggunaan sabun terlalu sering, cukup basuh dengan air mengalir (Foto: iStockphoto/Naked King)


Sering mencuci tangan dapat membantu mendinginkan kulit. Tapi hindari menggunakan sabun kecuali tangan benar-benar kotor. Sabun dapat mengeringkan kulit dan menstimulus kulit untuk lebih berkeringat.

Pastikan juga untuk mengeringkan tangan secara menyeluruh dengan handuk untuk menghilangkan kelebihan kelembapan permukaan kulit. Meskipun hanya berdampak sesaat, metode ini membantu menghilangkan keringat tangan dengan cepat.

Jadi ketika Anda ingin wawancara atau atau bertemu rekan bisnis yang mengharuskan berjabat tangan dengan banyak orang, cuci tangan menjadi opsi tercepat untuk mengatasi telapak tangan basah.

3. Bedak bayi

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Bedak bayi dapat menyerap dan menekan produksi keringat terlebih di daerah lipatan kulit maupun telapak tangan. Namun butiran bedak jangan sampai terhirup karena bisa menimbulkan masalah pernapasan. (Foto: iStock/nu1983)


Mengurangi keringat dengan bedak tidak hanya berlaku untuk bayi. Manfaat bedak bayi yang dapat menyerap basah juga efektif digunakan pada telapak tangan yang berkeringat.

Selain dapat menyerap cairan, aroma bedak bayi yang khas juga dapat mengurangi bau yang dikeluarkan oleh keringat. Setiap kali telapak tangan basah, cukup taburkan sedikit bedak bayi lalu ratakan.

Membawa botol bedak bayi dengan kemasan kecil agar mudah dibawa ke mana-mana bisa dilakukan untuk mengatasi tangan berkeringat sepanjang hari. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pilihlah jenis bedak bayi yang tidak menimbulkan efek lengket.

4. Baking soda

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Baking soda bisa mengatasi tangan yang terus berkeringat karena mempercepat penyerapan, menurunkan pH, dan mengusir bau. (Foto: Istockphoto/Getty Images/eskaylim)


Bahan pengembang kue satu ini dikenal banyak wanita untuk mengatasi beragam problem kecantikan, seperti masker wajah dan memutihkan gigi. Tak cuma itu, baking soda nyatanya bisa digunakan untuk mengurangi tangan berkeringat karena bersifat layaknya deodoran atau antiperspiran.

Kandungan alkali dan sifat basa pada baking soda dapat mengurangi tangan berkeringat dengan menguapkan keringat dengan cepat.

Untuk menggunakannya, campurkan beberapa sendok teh baking soda dengan air bersih, lalu aduk hingga bertekstur seperti krim atau pasta. Oleskan pasta baking soda ke tangan berkeringat dan diamkan selama kurang lebih lima menit, lalu bilas tangan hingga bersih.

5. Antiperspiran

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Antiperspiran umumnya digunakan untuk mengontrol keringat di ketiak, tetapi juga efektif untuk menghentikan keringat di berbagai area tubuh, termasuk tangan. (Foto: shabbysgd/Pixabay)

Antiperspiran merupakan zat kimia yang sering ditemukan sebagai campuran bahan deodoran. Selain untuk mengurangi basah di ketiak, antiperspiran juga bisa digunakan untuk mengurangi tangan berkeringat atau basah.

Bahan yang terkandung dalam antiperspiran dapat menyumbat kelenjar keringat sehingga menekan produksi keringat dengan sementara. Jadi, zat ini bisa dimanfaatkan di area tubuh lain, termasuk tangan.

Antiperspiran ini dapat bekerja optimal jika digunakan di malam hari karena memberi lebih banyak waktu bagi tangan untuk menyerapnya. Jika penggunaan antiperspiran tidak memberi efek terhadap tangan berkeringat, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat.

6. Tisu basah beralkohol

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Kandungan alkohol pada tisu basah dapat memblokir kelenjar keringat, penggunaannya pun aman untuk sehari-hari. (Foto: Istockphoto/5432action)

Selain antiperspiran, tisu yang mengandung alkohol juga bisa menjadi alternatif untuk mengatasi tangan berkeringat.

Kandungan alkohol pada tisu basah membantu mengecilkan pori-pori dan menekan produksi keringat. Cara ini paling praktis dilakukan ketika kondisi tangan telanjur basah di saat-saat yang mendesak dan penting.

7. Air mawar

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Kandungan aktif dalam air mawar berguna untuk menjaga keseimbangan pH kulit dan mengontrol kelebihan minyak sehingga cocok untuk mengatasi tangan berkeringat (Foto: Istockphoto/ljubaphoto)


Sangat mudah menemukan air mawar di toko mana pun yang menjual produk makeup dan perawatan kulit. Air mawar yang umumnya digunakan sebagai toner kulit bekerja dengan menutup pori-pori di kulit.

Jika diaplikasikan di telapak tangan, fungsinya pun serupa yakni mengurangi produksi keringat berlebih.

Cara menggunakannya, tuang beberapa tetes air mawar ke kapas, lalu gosokkan ke telapak tangan dan biarkan mengering tanpa membilasnya. Atau bisa juga simpan di botol spray agar Anda tinggal semprot pada tangan sewaktu-waktu dibutuhkan.

8. Daun sage

[Gambas:Youtube]

Sebagai salah satu jenis tanaman herbal, daun sage memiliki banyak sekali manfaat. Mulai dari campuran penyedap makanan, elemen pewangi pada produk kosmetik, campuran bahan sabun, hingga penyerap keringat.

Penggunaan daun sage untuk tangan berkeringat terbilang cukup efektif. Kandungan zat yang bersifat astringen pada daun sage dapat mencegah keluarnya keringat dan menghilangkan minyak kulit berlebih. Bahkan daun sage juga bisa mengurangi bau yang disebabkan oleh keringat.

Untuk mengatasi tangan berkeringat atau basah dengan daun sage, bisa dilakukan dengan beberapa cara. Yang paling mudah, siapkan daun sage kering dalam bungkusan kain tipis dan kecil lalu remas-remas dalam kondisi tangan basah.

Adapun cara lainnya, masukkan beberapa helai daun sage ke dalam air dan rendam tangan yang berkeringat selama kurang lebih 20 menit. Mengingat daun sage merupakan tanaman herbal, pemakaian daun sage untuk konsumsi perlu dikonsultasikan ke dokter.

9. Cuka apel

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat [EBG]Kandungan asam dalam cuka apel berguna untuk membunuh bakteri dan menyeimbangkan pH kulit. (Foto: Istockphoto/kellyreekolibry)

Cuka apel dapat mengatasi tangan yang basah berkeringat karena memiliki kandungan alpha hydroxy acid (AHA) alami yang membantu mendorong pembentukan sel kulit baru dan mampu mengecilkan pori-pori kulit sehingga mengurangi produksi keringat.

Bahkan cuka sari apel organik dapat membuat telapak tangan berkeringat menjadi lebih kering dengan menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh.

Hal ini disebabkan kandungan pH cuka apel memiliki kemiripan dengan pH kulit sehingga dapat berfungsi untuk merawat dan mencegah kulit kering atau berminyak lebih.

Untuk memberikan efek terbaik bagi telapak tangan berkeringat, cukup oleskan cuka apel pada tangan yang basah dan biarkan semalaman. Lalu segera bilas keesokan paginya.

Anda juga bisa meminumnya dengan mencampurkan dua sendok cuka apel ke dalam madu dan segelas air atau jus buah.


Kesembilan cara tersebut diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi tangan berkeringat dengan mudah, praktis, dan tanpa harus repot mengeluarkan biaya yang mahal.

Sebenarnya ada solusi semipermanen seperti prosedur operasi maupun suntik botoks, namun bisa menyebabkan efek samping dan sangat menguras kantong. Untuk meminimalisasi risiko yang bisa berdampak pada kesehatan, tak ada salahnya mencoba sembilan metode di atas untuk hidup yang lebih baik. Selamat mencoba.

(fef)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA