Psikolog klinis di Personal Growth, Veronica Adesla menjelaskan, emosi yang tidak terkontrol saat berada di rumah dapat muncul karena terdapat gesekan atau konflik.
"Emosi tidak terkontrol bisa terjadi karena gesekan konflik yang mungkin jadi tajam karena terus menerus berada di rumah, antara lain menjadi mudah marah dan mudah bertengkar dengan sesama anggota keluarga, ataupun stres merasa hidup terbatas, merasa terkekang," kata Veronica kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut cara menjaga emosi saat di rumah.
1. Menggunakan waktu dengan seimbang
Penggunaan waktu yang seimbang berdampak baik pada emosi dan kesehatan mental. Atur penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, berolahraga, makan teratur, istirahat, dan melakukan kegiatan positif yang menyenangkan.
2. Melakukan kegiatan yang menyenangkan
Veronica menyarankan untuk mengisi waktu dengan melakukan kegiatan positif yang menyenangkan. Kegiatan itu dapat berupa meditasi, relaksasi, bermain musik, menyanyi, dan berolahraga bersama.
"Hal ini akan membantu menyalurkan emosi negatif dan menghadirkan emosi positif," ujar Veronica.
Kegiatan positif dapat membuat tubuh merasa bahagia sehingga dapat mencegah munculnya emosi negatif.
Walaupun berada di rumah, bukan berarti tidak berkomunikasi dengan orang lain. Berdiam diri justru dapat memicu stres dan memudahkan emosi negatif seperti marah bermunculan.
Coba untuk tetap terhubung dengan orang-orang terutama keluarga, teman, dan rekan kerja. Gunakan fitur video call agar pembicaraan lebih menarik.
4. Batasi konsumsi berita
Veronica menyarankan untuk membatasi konsumsi berita dan informasi ataupun pembicaraan seputar virus corona.
Berita-berita mengenai virus corona maupun hal-hal negatif dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan berlebih yang tidak baik untuk kesehatan mental.
5. Tetap aktif dan produktif
Tetap aktif dan produktif saat berada di rumah. Sesuaikan aktivitas dengan minat dan bakat kemampuan masing-masing.
"Misalnya, membuat lagu, video yang menghibur ataupun mengedukasi, melakukan kegiatan sosial, dan sebagainya," ucap Veronica.
6. Mendapatkan humor
Cari humor yang dapat memicu tawa karena dapat berdampak baik untuk kesehatan mental. Humor yang sehat dapat menyalurkan emosi negatif dan menghadirkan emosi positif. (ptj/asr)