Ustaz Hilman Fauzi menjelaskan, terdapat dua syarat puasa yakni syarat wajib dan syarat sah.
"Syarat wajib yaitu diwajibkannya perintah puasa pada orang-orang tersebut. Sedangkan, syarat sah, yaitu syarat agar diterimanya puasa tersebut," kata Hilman kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut syarat sah puasa Ramadan.
1. Bagi perempuan: suci dari haid dan nifas
Perempuan harus suci dari haid dan nifas agar ibadah puasanya diterima oleh Allah SWT.
Perempuan harus membersihkan diri atau mandi wajib setelah menstruasi dan nifas agar dapat berpuasa.
2. Pada waktu berpuasa
Puasa yang diterima yaitu puasa yang dijalankan pada waktu berpuasa yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.
Waktu berpuasa Ramadan yakni pada bulan Ramadan yang dimulai dengan terbit fajar atau waktu Subuh hingga terbenamnya matahari di waktu Magrib.
"Tidak bisa misalnya kuat sampai malam lalu puasa sampai malam, puasa harus pada waktunya," ucap Ustaz Hilman.
3. Mengikuti sunah rasul
Puasa yang diterima oleh Allah juga harus sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Dimulai dari berniat, menahan haus dan lapar, hingga tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. (ptj/asr)