Penceramah:
Cendekiawan Islam, Komaruddin Hidayat
Ass. Wr. Wb.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau untuk diri sendiri, itu [mempercaya hoaks] masih mending. Tapi, bayangkan jika berita tidak baik itu kita terima, kita sebarkan, dan kita kembangkan. Yang seperti itu biasa disebut hoaks.
Lihat juga:Bagaimana Posisi Tarekat dalam Islam? |
Hoaks itu ibarat virus. Seperti virus corona saat ini, perkembangannya cepat sekali.
Alquran surat Al Hujurat ayat 6 berbicara soal bahaya dari berita-berita tidak benar.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن جَآءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوٓا۟ أَن تُصِيبُوا۟ قَوْمًۢا بِجَهَٰلَةٍ فَتُصْبِحُوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَٰدِمِينَ
Artinya:
"Wahai orang-orang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka teliti lah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu."
Lihat juga:Apa Hukum Berpacaran dalam Islam? |
Bagaimana etika karakter kalau sesama orang beragama saja seperti itu? Dan sangat disayangkan sekali karena kita mudah memberikan judgement pada orang. Itu sangat terkutuk dalam agama.
Semoga ini bisa menjadi renungan.
Wass. Wr. Wb. (asr/asr)