Tanya
Apakah kebiasaan mengunggah foto makanan dan liburan ke media sosial termasuk riya?
Jawab
Narasumber: Wakil Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU), Dr. Phil. Syafiq Hasyim, MA
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kalangan mengunggah gambar-gambar makanan dan aktivitas liburan mereka atau kenikmatan mereka ke ruang publik dengan asumsi dan anggapan bahwa mereka bersyukur atas nikmat Allah SWT. Jadi, mereka mengunggah supaya orang lain memiliki kenikmatan yang sama dengan mereka.
Tapi, apakah ini merupakan niatan yang diridai oleh Allah SWT?
Dalam perspektif sufistik, perbuatan tersebut masih termasuk dalam kategori riya, karena di dalamnya ada keinginan agar orang lain melihat dan mengakui kehebatan kita. Tapi, syukur-syukur apabila unggahan didasarkan kepada niat ingin memperbaharui nikmat kepada Allah SWT.
Jika itu yang terjadi, mari kita semua menahan diri dari perbuatan-perbuatan seperti itu.
[Gambas:Video CNN]
(asr/asr)