Tapi tahukah Anda, rupanya si biji hitam ini punya cerita kesejarahan dengan dunia Islam. Khususnya dengan kaum sufi.
Dikutip dari Alif.id, para ulama Islam memiliki cara pandang berbeda dari sisi hukum meminum kopi. Sebagian ulama membolehkan, tapi tak sedikit pula yang mengharamkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suatu waktu, sang sufi itu menanyakan langsung soal kopi kepada Nabi Muhammad. Perjumpaan itu dilakukan dalam kondisi sadar, dalam literatur tasawuf, para sufi disebut bukan saja bisa berjumpa Nabi dalam keadaan terjaga melainkan juga dalam keadaan tidur atau melalui mimpi.
"Wahai Rasulullah SAW, saya suka meminum kopi," kata Sufi tersebut. Tanpa banyak kata, Nabi Muhammad SAW langsung memerintahkan sang sufi untuk membaca doa "khusus" saat hendak menyeruput kopi.
للهم اجعلها نورا لبصري وعافية لبدني وشفاء لقلبي ودواء لكل داء يا قوي يا متين ثم يتلو البسملة.
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah kopi yang saya teguk sebagai cahaya bagi penglihatanku, kesehatan bagi badanku, penawar hatiku, obat bagi segala penyakit, duhai zat yang Maha Kuat dan Maha Teguh ... kemudian membaca bismillahirrahmanirahim."
Ilustrasi. (Foto: epicantus/Pixabay) |
Lihat juga:Menakar Jumlah Kalori pada Tiap Jenis Kopi |
Kemudian Nabi Muhammad SAW lanjut bersabda, "Malaikat akan terus memintakan ampunan untukmu selama rasa kopi masih menempel di mulutmu".
Pada akhir kisah ini, Sayyid Nahlawi menyebutkan bahwa gurunya wafat pada tahun 1330 H dan dimakamkan di Turbah Bab ash-Shagir.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama CNNIndonesia.com dengan Alif.id yang sebelumnya ditulis Muhammad Idris. (auz/nma)
Ilustrasi. (Foto: epicantus/Pixabay)