Waktu yang Dibutuhkan untuk Menguasai Bahasa Asing

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 18:42 WIB
Ilustrasi kamus, berbahasa asing, berbahasa Inggris. (dok. Tessakay/Pixabay) Ilustrasi: Masa karantina pandemi corona bisa digunakan mengasah dan menambah kemampuan bahasa asing. Berikut waktu belajar masing-masing bahasa. (Foto: Tessakay/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berdiam di rumah selama periode Covid-19 jadi waktu yang tepat untuk mencoba keahlian baru. Termasuk, belajar bahasa asing. Sebagian orang mulai memilih untuk mencoba belajar bahasa baru mulai dari bahasa Inggris, Prancis, Italia, Jerman, Korea, hingga China.

Sebetulnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menguasai sebuah bahasa baru?

Belajar bahasa baru merupakan komitmen jangka panjang. Tapi belajar bahasa akan lebih mudah jika menyukai budaya asal bahasa tersebut. Berlatih setiap hari, juga akan membuat bahasa lebih mudah diingat.



Berikut perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari bahasa asing. Perkiraan waktu ini merupakan hasil klasifikasi tingkat kesulitan sebuah bahasa bagi penutur berbahasa Inggris yang dihimpun FSI, dikutip dari CNN.

1. Bahasa Belanda dan Prancis: 600 Jam
Bahasa Belanda, Norwegia, Prancis, Italia, Spanyol, dan Portugis masuk dalam deretan bahasa asing yang paling mudah dipelajari. Hanya butuh waktu sekitar 600 jam belajar agar mahir berbicara dan membaca.

Bahasa Spanyol dan Italia adalah yang paling mudah dipelajari. Pasalnya, dua bahasa ini memiliki sejumlah kata yang sama atau mirip dengan bahasa Inggris.

Deretan buku belajar bahasa Inggris di Desa Bahasa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (1/12). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/17.Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Deretan buku belajar bahasa Inggris di Desa Bahasa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (1/12).


2. Jerman: 750 Jam
Bahasa Jerman memiliki konsep kata benda maskulin, feminin, dan netral. Begitu juga dengan pembagian kata kerja.

Butuh waktu 750 jam untuk pandai berbicara dalam bahasa Jerman.

3. Hungaria, Yunani, Rusia: 1.100 jam
Bahasa Hungaria terbilang berbeda dengan bahasa-bahasa dari negara Eropa lainnya. Untuk menguasai bahasa Hungaria diperlukan waktu sekitar 1.100 jam belajar intensif.

Begitu pula dengan bahasa Yunani. Bahasa Yunani adalah bahasa dengan alfabet berbeda yang paling mudah dipelajari. Tapi, bahasa Yunan juga memiliki sejumlah kesamaan dengan bahasa Inggris.

Sama seperti Yunani, Bahasa Rusia juga memiliki alfabet yang berbeda. Untuk ahli bahasa Rusia perlu waktu belajar selama 1.100 jam.

4. Arab, Jepang, Mandarin, Korea: 2.200 jam
Bahasa Arab memiliki metode menulis dan membaca yang berbeda dari bahasa lain yakni dimulai dari kanan ke kiri.

Warga mengamati tulisan Arab Alquran di Masjid Sapuro, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (2/6). Alquran tulisan Arab berukuran panjang 2,4 meter dan lebar 2 meter yang terbuat dari triplek tersebut merupakan replika Alquran dari aslinya yang sebelumnya dihibahkan dari seorang komisaris polisi yaitu Moch Aswantary sekitar tahun 1970 di masjid tertua di Pekalongan tersebut. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/ama/17Ilustrasi: Tulisan Arab memiliki cara baca berbeda dibanding bahasa lain, yakni dari kanan ke kiri. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)


Diperkirakan, perlu waktu 2.200 jam untuk untuk bisa berbicara, membaca, dan menulis dengan bahasa Arab.

Jepang memiliki dua huruf yang berbeda yakni hiragana dan katakana. Untuk pandai bahasa Jepang, perlu mempelajari dua konsep huruf tersebut.

Begitu pula dengan bahasa Mandarin yang juga membutuhkan 2.200 jam. Bahasa Mandarin memerlukan kecakapan dialek dan intonasi untuk bisa memahami pembicaraan.

Pecinta K-pop juga membutuhkan waktu 2.200 jam untuk bisa mempelajari bahasa Korea. (ptj/NMA)

[Gambas:Video CNN]


ARTIKEL TERKAIT