Temuan dari penelitian terhadap pasien virus corona di rumah sakit China diterbitkan pada hari Kamis di jurnal medis JAMA Network Open.
Virus corona jenis baru yang disebarkan melalui tetesan pernapasan atau kontak dan virus juga telah terdeteksi dalam feses, saliva, dan urine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, bahan genetik dari virus corona ditemukan dalam sperma enam pasien - empat di antaranya berada pada "tahap infeksi akut" dan dua di antaranya sudah dinyatakan "sembuh."
Para peneliti mencatat bahwa penelitian ini "dibatasi oleh ukuran sampel yang kecil" dan penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk menentukan apakah virus dapat ditularkan secara seksual.
"Jika dapat dibuktikan bahwa SARS-CoV-2 dapat ditularkan secara seksual dalam studi di masa depan, penularan seksual mungkin menjadi bagian penting dari pencegahan penularan," kata penelitian itu.
"Puasa seks atau penggunaan kondom dapat dianggap sebagai sarana pencegahan untuk pasien ini," katanya. (chs)