Pemilik restoran Manuela Paiella mulai sibuk pada Senin (18/5) untuk memastikan semuanya sudah sempurna sebelum pelanggan pertamanya setelah dua bulan datang. Pelanggannya datang untuk menikmati sepiring pasta, tomat yang diisi dengan nasi, sepiring babat ala Italia dan juga segelas wine yang enak.
Namun dalam kenyataannya, pandemi corona juga mengubah kehidupan restoran. Corsi dibuka dengan pembatasan baru, di antaranya menyediakan gel tangan di pintu depan, koki dan pelayan harus menggunakan sarung tangan dan masker, sampai mengatur jarak meja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip AP, sebelum virus menyerang, pramusaji 'terjepit' di antara meja-meja yang penuh sesak sambil mengeluarkan daftar barang-barang di menu harian dan mengantarkan piring-piring yang penuh berisi makanan.
"Semuanya telah berubah. Perlahan, perlahan kita akan mencoba memahami dan beradaptasi dengan virus corona ini," kata juru masak, Raffaele Di Cristo.
Salah satu pelanggan pertama Trattoria itu mengatakan itu adalah acara 'emosional', makan malam bersama teman-teman untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu.
Seluruh restoran, penata rambut, pusat kebugaran dan toko di Italia dibuka setelah berbulan-bulan ditutup, menyesuaikan diri dengan serangkaian peraturan kebersihan yang rumit karena pembatasan virus corona secara hati-hati dicabut. (chs)