Bacaan Niat Mandi Salat Idul Fitri

CNN Indonesia | Minggu, 24/05/2020 06:38 WIB
Bacaan Niat Mandi Salat Idul Fitri Sebelum menjalankan salat Idul Fitri, salah satu amaliah yang dianjurkan adalah mandi sunnah. (PublicDomainPictures/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum menjalankan salat Idul Fitri, salah satu amaliah yang dianjurkan adalah mandi sunnah. Hal ini dijelaskan oleh Imam al-Ghazali risalahnya berjudul al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali.

"Mandi pagi di hari itu (Hari Id)."

Dikutip dari laman NU.or.id, tata cara mandi sunnah sebelum salat hari raya (Idul Fitri atau Idul Adha) adalah dengan mengguyur seluruh tubuh dan anggota badan, dari rambut di kepala sampai telapak kaki.




Sedangkan berdasarkan penjelasan Syekh al-Baijuri dalam kitabnya Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al- Baijuri ala Syarh al-Allamah Ibn al-Qasim al-Ghazi 'ala Matn asy-Syaikh Abi Syuja' Cetakan 2, Juz I, hal. 153 sebagai berikut:

ويدخل وقت هذا الغسل بنصف الليل 

Artinya, "Waktu masuknya mandi sunnah (Idul Fitri/Idul Adha) adalah pada tengah malam."

Berdasarkan penjelasan tersebut, waktu mandi salat Idul Fitri dan salat Idul Adha dimulai sejak tengah malam. Waktu pelaksanaannya sendiri bisa sebelum atau setelah salat subuh, seperti yang dijelaskan oleh Imam al-Ghazali sebelumnya.


Berikut bacaan niat mandi Salat Idul Fitri Syekh al-Baijuri dalam kitab tersebut sebagai berikut: 

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى (

Nawaitul ghusla li 'îdil fithri sunnatan lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála."

Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir batin. 

(chs)

[Gambas:Video CNN]