"Setelah lama tinggal di rumah, banyak [orang] yang memilih memakan es krim, bahkan selama sepekan saat makan siang," ujar komunitas tani Coldiretti, dalam sebuah pernyataan, melansir AFP.
Orang Italia beramai-ramai mencecap gelato sebagai tanda berakhirnya masa lockdown. Gelato sendiri merupakan kudapan khas Italia yang mengandung lemak lebih sedikit jika dibandingkan dengan es krim pada umumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Alasan Es Krim Bikin Candu |
Hampir 240 ton es krim dikonsumsi pada akhir pekan lalu di Roma dan di sepanjang garis pantai Lazio.
Tak hanya untuk mengobati kerinduan, pilihan untuk beramai-ramai menikmati gelato juga menjadi cara warga Italia untuk mendinginkan tubuh dari suhu udara yang relatif panas saat ini di negara tersebut. Suhu udara pada tahun ini bahkan disebut-sebut sebagai yang terpanas sejak rekor pada 1880 silam.
Sebanyak 94 persen orang Italia mengonsumsi es krim secara teratur. Tujuh dari sepuluh di antaranya lebih senang menikmati es krim dengan cone daripada di sebuah cup. (asr)