Rekomendasi Suplemen untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 09:15 WIB
Ilustrasi suplemen vitamin Ilustrasi. Penambahan suplemen dalam bentuk vitamin dan mineral dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. (Pixabay/Mizianitka)
Jakarta, CNN Indonesia -- Daya tahan tubuh berperan penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Penambahan suplemen dalam bentuk vitamin dan mineral dibutuhkan agar sistem kekebalan dapat berfungsi dengan normal.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam buku panduan Serba Covid-19 menyebut bahwa penggunaan suplemen kesehatan harus sesuai dosis.

Diingatkan pula bahwa suplemen kesehatan tidak dapat menggantikan makanan secara utuh. Suplemen kesehatan juga tak memiliki khasiat untuk mengobati penyakit.


Suplemen hanya menjadi 'pelengkap' saat nutrisi dan gizi tak tercukupi. Untuk itu, penting bagi seorang orang untuk tetap memperhatikan pola makan dan kecukupan nutrisi.

BPOM juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen 1-1,5 jam setelah mengonsumsi obat jika Anda sedang dalam proses pengobatan tertentu. Pasalnya, beberapa kandungan suplemen dapat berinteraksi dengan obat.

Suplemen Penjaga Daya Tahan Tubuh

Beberapa vitamin dan mineral dipercaya dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikut vitamin dan mineral yang bisa jadi pilihan, mengutip Healthline.

1. Vitamin D
Vitamin D merupakan nutrisi larut dalam lemak yang penting untuk kesehatan dan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Vitamin D meningkatkan kemampuan sel darah putih-bagian paling penting dari pertahanan tubuh-dalam melawan patogen. Vitamin D juga dapat membantu mengurangi peradangan yang mendorong respons kekebalan tubuh.

Ilustrasi cuaca cerahIlustrasi. Sinar matahari menjadi salah satu sumber vitamin D terbaik. (Skitterphoto)

2. Zync

Zync adalah mineral yang kerap terkandung di dalam produk-produk suplemen kesehatan. Sama halnya seperti vitamin D, zync punya peran penting untuk fungsi sistem kekebalan tubuh.

Zync diperlukan untuk pengembangan sel kekebalan tubuh dan memainkan peran penting untuk mencegah terjadinya peradangan.

Kekurangan zync akan secara signifikan memengaruhi fungsi kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi.

Konsumsi zync harian dalam jangka panjang disebut aman untuk orang dewasa. Seseorang diperbolehkan mengonsumsi zync harian dengan dosis di bawah batas yang ditetapkan sebesar 40 miligram.

3. Vitamin C
Vitamin C merupakan suplemen paling populer yang dikonsumsi untuk meningkatkan sistem imun. Vitamin ini meningkatkan kemampuan sistem imun untuk melindungi tubuh dari ancaman infeksi.

Selain itu, vitamin C juga diperlukan untuk meregenerasi sel-sel lama dan menggantinya dengan yang baru.

Vitamin C juga berfungsi sebagai agen antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu peradangan dan berbagai penyakit kronis.

Anda diperbolehkan mengonsumsi vitamin C dengan dosis di bawah batas yang ditetapkan sebesar 2 gram per hari. (asr)

[Gambas:Video CNN]