"Pengalaman demi pengalaman sudah kita lewati. Dari kena gusur, sampai pada situasi pandemi ini," kata Ema tentang Rumah Makan Ganto Minang.
Menurut Ema, Ganto Minang berarti lonceng. Lonceng itu ternyata masih berdentang di masa sulit seperti sekarang. Ema mengatakan, pesanan makanan dari GrabFood masih terus berdatangan sekalipun pandemi Covid-19 tengah melanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menginjak tahun kesepuluh, Ganto Minang telah memiliki tiga cabang dengan total delapan orang karyawan. Ema mengungkapkan harap agar pihaknya dapat terus bekerja sama dengan Grab.
"Ada promo terus, karena pesanan makin ramai ada promo dari Grab. Seperti menu saya sudah dibikin di GrabFood Rame-rame, terima kasih sekali," tuturnya seraya tersenyum.
Lebaran kali ini, Ema menyempatkan untuk melanjutkan tradisi keluarga saat berpuasa, yakni berbagi takjil. Karena tak bisa pulang kampung akibat pandemi Covid-19, ia memilih berbagi dengan para mitra pengantar makanan GrabFood. (rea)