Menilik Universitas Terfavorit SBMPTN 2019

tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 13:55 WIB
Ilustrasi lulus kuliah (Pexels/Pixabay) Mengintip SBMPTN tahun lalu, Universitas Brawijaya (Unibraw) jadi perguruan tinggi terfavorit peserta. ( Pexels/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dibuka pada 2-20 Juni 2020. Dalam kurun waktu ini pula para calon peserta tes menentukan perguruan tinggi negeri dan program studi tujuannya.

Merasa bingung? Mengintip SBMPTN tahun lalu, Universitas Brawijaya (Unibraw) jadi perguruan tinggi terfavorit peserta. Menristekdikti Mohammad Nasir berkata Unibraw menduduki peringkat pertama dengan jumlah peminat terbanyak yakni sebanyak 55.871 orang pada 2019. Selain Unibraw, ada sembilan universitas lain yang memiliki jumlah peminat lebih dari 10ribu orang.

1. Universitas Brawijaya - 55.871 orang


2. Universitas Sebelas Maret - 48.735 orang

3. Universitas Diponegoro - 48.440 orang

4. Universitas Pendidikan Indonesia - 48.231 orang

5. Universitas Negeri Semarang - 44.937 orang



6. Universitas Padjadjaran - 41.970 orang

7. Universitas Hasanuddin - 41.846 orang

8. Universitas Jember - 40.173 orang

9. Universitas Negeri Yogyakarta - 38.007 orang

10. Universitas Sumatera Utara - 36.585 orang

Dari daftar ini, ada tiga kampus favorit 2018 tidak lagi masuk daftar. Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak termasuk universitas dengan peminat banyak.

Nasir menilai fenomena ini terjadi karena peserta lebih rasional dalam menentukan pilihan. Sistem seleksi memberikan hasil nilai terlebih dahulu sehingga peserta menentukan perguruan tinggi menyesuaikan nilai yang diperoleh.


"Setelah dia (siswa) dapat nilai dari UTBK, maka dia baru bisa mendaftar PTN yang diinginkan. Jumlah yang mendaftar juga akan rasional, kalau tidak cukup di universitas A ya saya tidak akan mendaftar, jadi kalau kita lihat di PTN yang [nilai] tinggi-tinggi itu ada di UI, ITB, UGM," kata Nasir.

Sebagai gambaran, tahun 2019 ada sebanyak 780.806 orang pendaftar dan sebanyak 714.651 orang yang mengikuti UTBK. Para peserta memperebutkan 'kursi' di 85 perguruan tinggi negeri. Peminatan program studi antara sains dan teknologi juga sosial hukum tak beda jauh. Peminat program studi sains dan teknologi sebanyak 360.329 orang dengan program studi favorit kedokteran, psikologi dan teknik sipil. Sedangkan peminat program studi sosial hukum ada sebanyak 345.895 orang dengan program studi favorit ilmu hukum, manajemen dan pendidikan guru sekolah dasar. Kemudian untuk program studi campuran ada sebanyak 8.247 orang peminat.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]