Perasaan cemas sering kali muncul dipicu tekanan yang datang dari berbagai masalah. Jika perasaan ini dibiarkan, ia dapat memicu tindakan yang lebih serius seperti menyalahkan diri sendiri dan mengatur orang lain.
Cemas dan khawatir dapat diatasi dengan trik psikologi. Trik psikologi ini membantu mengendalikan pikiran dan melatih otak untuk berpikir secara berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kembangkan rasa kontrol yang realistis
Saat rasa cemas muncul, mulai lah untuk membedah kekhawatiran tersebut. Pilah perasaan itu menjadi dua bagian, yakni yang dapat dikontrol dan yang tidak dapat dikontrol.
Misalnya, ketika cemas karena kehilangan pekerjaan. Bedah perasaan yang muncul seperti kesal karena dipecat, tidak bisa bekerja, kehilangan pekerjaan, dan menjadi pengangguran.
Kesal karena dipecat merupakan sesuatu yang di luar kendali dan tidak bisa dikontrol oleh diri sendiri. Tapi, Anda bisa mengontrol diri sendiri karena menjadi pengangguran dan berarti bisa memulai pekerjaan atau usaha yang baru.
Lihat juga:5 Tanda Kecemasan pada Anak |
Untuk mengatur emosi, alihkan perasaan pada sesuatu yang menyenangkan seperti menonton video lucu, melakukan hobi, dan meditasi.
2. Buat jadwal untuk khawatir dan cemas
Untuk menghentikan rasa khawatir dan cemas, buat waktu khusus untuk perasaan tersebut. Luangkan waktu sekitar 15 menit setiap hari untuk cemas. Studi menunjukkan, meluangkan waktu untuk cemas dapat menghentikan perasaan cemas dan khawatir yang berlebihan.
Buatlah waktu khusus untuk cemas dalam satu hari, misalnya pada malam hari. Ketika perasaan cemas muncul di waktu yang lain, ingat diri Anda bahwa ini bukan waktu untuk cemas. Anda bisa cemas pada waktunya di malam hari.
Coba lah trik psikologi ini untuk menghentikan rasa cemas dan khawatir yang berlarut-larut. (ptj/asr)