Studi Temukan Penyebab Bau Badan Tak Sedap

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 17:07 WIB
Sebuah penelitian teranyar menemukan enzim bau badan yang dihasilkan bakteri tertentu dapat menimbulkan bau tak sedap. Ilustrasi. Sebuah penelitian teranyar menemukan enzim bau badan yang dihasilkan bakteri tertentu dapat menimbulkan bau tak sedap. (iStockphoto/Viacheslav Peretiatko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak bisa dimungkiri, bau badan kerap jadi faktor yang dapat menurunkan rasa percaya diri. Sebuah penelitian teranyar mengungkap 'kambing hitam' di balik munculnya bau badan.

Penelitian yang diinisiasi oleh University of York bekerja sama dengan Unilever ini menemukan bahwa BO enzyme atau enzim bau badan yang dihasilkan bakteri Staphylococcus hominis dapat menimbulkan bau tak sedap.

Dari hasil riset ini, peneliti yakin bisa membuat deodoran yang bisa menetralkan enzim sehingga bau badan bisa hilang. Michele Rudden dari Department of Biology, University of York mengatakan, dengan memecahkan struktur enzim, peneliti bisa menentukan langkah molekuler terkait bakteri penghasil molekul bau.


"Ini adalah kunci kemajuan dalam memahami bagaimana bau tubuh bekerja, dan akan memungkinkan pengembangan inhibitor yang ditargetkan untuk menghentikan produksi bau badan pada sumbernya tanpa mengganggu mikrobioma ketiak," jelas Rudden mengutip dari Daily Mail.

Bau badan timbul lewat mekanisme sederhana. Bakteri menghasilkan enzim yang kemudian menempel pada senyawa tidak berbau yang berasal dari kelenjar apokrin. Kelenjar berada di kulit, menghasilkan keringat dan membuka ke folikel rambut.

Kelenjar apokrin hanya ditemukan di ketiak, sekitar puting susu dan area genitalia luar. Tak heran bau badan timbul di area-area ini. Menurut para ilmuwan, bakteri hidup di sana dan mikrobiota ini penting untuk menjalankan fungsinya.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA