Vibrator, Perawatan Kulit 'Nyeleneh' ala Toni Braxton

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 06/08/2020 10:59 WIB
Sebagai perawatan kulit, efek getar yang diberikan vibrator diklaim dapat membuat otot-otot wajah lebih rileks. Ilustrasi. Sebagai perawatan kulit, efek getar yang diberikan vibrator diklaim dapat membuat otot-otot wajah lebih rileks. (Dok. Lelo.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toni Braxton punya cara nyeleneh untuk merawat kulit tetap terjaga. Penyanyi asal Amerika Serikat ini menggunakan vibrator, yang umum digunakan sebagai mainan seks, untuk membuat otot-otot di sekitar mata lebih rileks.

Hal itu terungkap dalam video 'Beauty Secrets' Vogue pada Jumat (31/7) lalu. Dalam video, penyanyi berusia 52 tahun ini menggosokkan vibrator pada wajahnya setelah mengaplikasikan pelembap dan krim pada area sekitar mata.

"Ini adalah vibrator," kata Braxton sambil memperlihatkan vibrator berwarna ungu miliknya. "Saya menyebutnya sebagai 'face tingler', karena vibrator ini sangat menggelitik otot-otot wajah dan membuatnya lebih rileks."


Mengutip Insider, Braxton berfokus menggunakannya pada area sekitar mata. Mata dan area di sekitarnya menjadi bagian wajah yang paling mencerminkan usia dan penuaan.

Untuk hasil yang optimal, Braxton mengaku menaruh vibratornya di dalam freezer sebelum digunakan.

Braxton mengaku bahwa pilihannya menggunakan vibrator, yang lebih dikenal sebagai mainan seks, terbilang aneh. Namun, dia mengaku hanya menggunakan vibrator khusus untuk keperluan perawatan kulitnya.

Vibrator bisa jadi bukan alat yang paling tepat untuk memperbaiki bengkak dan keriput pada wajah. Namun, para ahli mengatakan bahwa vibrator memiliki manfaat yang bersifat sementara pada kulit wajah.

"Pemijat wajah yang memberikan efek getar memiliki manfaat yang sifatnya sementara pada kulit," ujar ahli bedah plastik, Tanuj Nakra, mengutip The Zoe Report.

Penggunaan vibrator dipercaya dapat membuat otot-otot wajah lebih rileks, meredam bengkak, dan mengurangi garis halur serta kerutan pada kulit.

Vibrator, lanjut Nakra, dapat memicu peningkatan sirkulasi darah yang bisa membuat kulit lebih tenang.

Nakra mengatakan, umumnya alat serupa vibrator berisiko rendah jika digunakan dalam jumlah sedang. Namun, penggunaan jangka panjang kemungkinan dapat memengaruhi hipersensitivitas saraf.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK