Laporan Terbaru Ungkap Peningkatan Kasus Covid-19 pada Anak

Tim, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 19:48 WIB
Kasus infeksi virus corona pada anak-anak di Amerika Serikat meningkat 40 persen dalam dua pekan belakangan menjadi lebih dari 97.000 anak positif Covid-19. Ilustrasi: Kasus infeksi virus corona pada anak-anak di Amerika Serikat meningkat 40 persen dalam dua pekan belakangan menjadi lebih dari 97.000 anak positif Covid-19. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus infeksi virus corona (Covid-19) pada anak-anak di Amerika Serikat meningkat hingga 40 persen atau menjadi lebih dari 97.000 anak positif. Laporan terbaru yang diterbitkan American Academy of Pediatrics dan Children's Hospital Association itu memetakan data anak di AS dalam dua pekan terakhir Juli 2020.

Peningkatan kasus pada anak-anak itu terjadi di seluruh negara bagian dan kota yang diteliti. Rentang usia anak berbeda di setiap lokasi. Sebagian mendefinisikan infeksi ini hanya menyerang mereka yang berusia anak hingga 14 tahun.

Sementara di salah satu negara bagian, Alabama, infeksi menjangkiti hingga batas usia 24 tahun.


Pengumpulan data yang dilakukan sejak masa-masa beroperasinya kembali sekolah ini mencoba memberikan gambaran efek virus corona terhadap anak-anak dan remaja. Beberapa sekolah ada yang mulai menyambut kembali para murid, tapi sebagian lain harus menyesuaikan kembali rencana pembukaan kembali untuk merespons kasus infeksi.

Di salah satu sekolah menengah di Georgia misalnya--yang menjadi headline setelah beberapa foto kerumunan di sekolah menjadi viral. Sebanyak sembilan kasus Covid-19 dilaporkan.

Menurut surat kepala sekolah seperti dilansir dari CNN, enam kasus di antaranya adalah pelajar, sementara tiga lainnya adalah anggota staf.

Sementara beberapa pemimpin di Amerika Serikat--termasuk Presiden Donald Trump--menyatakan virus penyebab Covid-19 ini tak akan menimbulkan risiko besar bagi anak-anak, studi lain menunjukkan sebaliknya.

Sebuah studi menemukan bahwa anak-anak yang sedikit lebih tua akan dapat menularkan virus sama seperti orang dewasa. Sementara studi lain mengungkap, anak-anak di bawah usia 5 tahun membawa potensi viral-load yang lebih tinggi daripada orang dewasa.

Berbagai temuan itu memunculkan banyak pertanyaan mengenai bagaimana sesungguhnya peran anak-anak dalam penularan virus corona.

Setidaknya 86 anak di AS telah meninggal sejak Mei 2020 menurut laporan baru tersebut. Sementara pekan lalu, seorang bocah laki-laki usia 7 tahun tanpa gejala menjadi korban virus corona termuda di Georgia.

Di Florida, dua remaja tercatat meninggal akibat Covid-19 pada awal bulan ini. Dengan begitu, jumlah kematian anak di bawah usia di negara bagian tersebut bertambah.

(NMA/NMA)

[Gambas:Video CNN]