Pesona Sunset di Labuan Bajo

Kemenparekraf, CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 14:11 WIB
Dikenal sebagai kota matahari terbenam, Labuan Bajo punya spot terbaik menikmati keindahan langit senja spektakuler saat sunset. Dikenal sebagai kota matahari terbenam, Labuan Bajo punya spot terbaik menikmati keindahan langit senja spektakuler saat sunset. (Foto: Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di Labuan Bajo ada banyak tempat terbaik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan langit senja spektakuler saat matahari tenggelam (sunset).

Itulah yang membuat Labuan Bajo terkenal dengan sebutan kota matahari terbenam.

Labuan Bajo merupakan sebuah desa di ujung barat Pulau Flores yang menyimpan berbagai keajaiban alam dan destinasi eksotis di Nusa Tenggara Timur.


Lokasinya yang layaknya gerbang masuk ke Pulau Komodo, membuat Labuan Bajo jadi tempat wisata favorit #DiIndonesiaAja.

Tak jauh dari Bandara Komodo di Labuan Bajo, wisatawan dapat menikmati pemandangan lautan yang luas dan sangat memesona saat matahari tenggelam dari atas Bukit Cinta, Puncak Amelia, dan Puncak Silvia.

Pengunjung tak perlu khawatir mencari tempat penginapan, wisatawan bisa datang ke Wae Cicu. Di sepanjang pantai, terdapat banyak hotel dan resort menghadap langsung ke pantai dengan pemandangan yang indah.

Menikmati Matahari Terbenam dari Atas Kapal

Sebagai destinasi wisata kepulauan, Labuan Bajo identik dengan kegiatan island hopping alias berwisata dari satu pulau ke pulau lain. 

Sebut saja dua pulau yang identik dengan Pulau Komodo yakni Padar dan Rinca, atau yang masih jarang didengar oleh masyarakat awam yaitu Sabolo dan Kanawa.

Selain di Pulau Komodo, sang naga juga hidup di Pulau Rinca. Pulau Rinca memiliki jarak lebih dekat dari Labuan Bajo, titik tertinggi di pulau ini adalah Gunung Ora dengan ketinggian 670 mdpl.

Sementara itu Pulau Padar merupakan salah satu pulau yang terkenal setelah Pulau Komodo karena panoramanya yang menakjubkan.

Kemudian ada Pulau Sabolo yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam dari Labuan Bajo. Tempat ini menawarkan pemandangan indah, laut biru dengan gradasi yang akan memanjakan mata. Bisa dikatakan, Pulau Sabolo masih sepi dari kunjungan wisatawan.

Terakhir adalah Pulau Kanawa yang memiliki luas sekitar 35 hektare. Pulau ini mempunyai keindahan alam yang sangat cantik dan memesona terutama pantai dan bawah laut. Bahkan, keindahannya dapat dilihat dengan jelas dari atas permukaan laut.

KemenparekrafFoto: Kemenparekraf
Kemenparekraf

Untuk menikmati pulau-pulau tersebut, pengunjung bisa menjajal pengalaman baru yakni menginap di atas kapal pinisi yang sudah dirancang khusus untuk mengarungi kawasan Labuan Bajo sembari menikmati kecantikan langit saat matahari terbenam.

Meski secara wujud kapal tersebut seperti kapal pada umumnya, fasilitasnya tidak kalah dengan hotel berbintang.

Bagi pencinta keindahan alam bawah laut, Labuan Bajo memiliki panorama yang wajib dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Gugusan batu karang dan hewan laut yang eksotis adalah kekayaan yang menjadi magnet untuk para penyelam dari seluruh dunia.

Terdapat beberapa titik menyelam yang kerap dikunjungi oleh para diver, misalnya Toko Toko dan Crystal Rock. Selain itu ada juga sebuah lokasi bernama Samsia, di tempat ini para penyelam bisa berinteraksi dengan penyu bahkan hiu.

Agar keindahan dan keasrian pulau-pulau di kawasan Labuan Bajo tetap bisa dinikmati sampai generasi selanjutnya, salah satu tugas siapa pun yang berkunjung ke sana adalah disiplin untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Untuk saat ini salah satu caranya adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, dan tentunya mematuhi aturan kunjungan.

Klik di sini untuk inspirasi wisata #DiIndonesiaAja lainnya.

(fef)

[Gambas:Video CNN]