Kisah di Balik Penukaran Rumah Rp500 Juta dengan Tanaman Hias

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 12:22 WIB
Seorang pria asal Garut, Jawa Barat, rela menukar rumahnya seharga Rp500 juta dengan deretan tanaman hias idaman. Ilustrasi. Seorang pria asal Garut, Jawa Barat, rela menukar rumahnya seharga Rp500 juta dengan deretan tanaman hias idaman. (Hakim Ghani / detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman hias memang menjadi tren tersendiri di tengah pandemi. Banyak orang rela mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah demi mendapatkan tanaman hias yang diinginkan. Termasuk di antaranya Hidmat Syamsudin yang menukar rumahnya dengan tanaman hias idaman.

Hidmat rela menukar rumah miliknya seharga Rp500 juta dengan tanaman hias. Aksi pria asal Garut, Jawa Barat, itu jelas memicu perbincangan publik.

Proses barter itu dilakukan Hidmat dengan seorang penjual bunga asal Depok, Jawa Barat, bernama Mario. Proses berlangsung pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu.


"Barternya sudah. Tanggal 9 Januari [2021] kemarin," ujar Hidmat. Dia menukar rumahnya dengan tanaman hias jenis aroid.

Hidmat merelakan rumahnya yang terletak di salah satu komplek Elite di kawasan Tarogong Kidul, Garut itu demi mendapatkan tanaman hias impian. Rumah itu bercat putih dan terlihat minimaslis.

Hidmat sendiri belum pernah tinggal di rumah miliknya tersebut.

Tanaman yang menjadi objek barter keduanya adalah tanaman hias jenis aroid. Menurut Hidmat, ada beragam tanaman jenis aroid yang diperolehnya. Namun, rata-rata adalah tanaman Philodendron.

"Di antaranya jenis Philodendron billietiae dan king monstera variegata thai cobstellation," kata Hidmat.

Bukan tanpa alasan Hidmat rela menukar rumahnya dengan tanaman hias. Baginya, investasi adalah salah satu alasan yang membuatnya rela menukar rumahnya. "Jadi, lebih ke barter investasi sebenarnya," ujar dia.

Berdasarkan pengakuan Mario, proses negosiasi barter rumah dengan tanaman hias aroid itu berlangsung alot selama sekitar dua minggu. Kesepakatan baru tercapai pada Sabtu lalu, saat proses barter dilakukan.

Mulanya, Mario ingin agar tanamannya dibeli dengan sejumlah uang yang diberikan. Namun, Hidmat ogah, dia ingin menukar rumahnya dengan tanaman hias yang dimiliki Mario.

"Karena dia [Hidmat] senang dengan tanaman saya, dengan jumlah yang banyak. Saya bilang saja, coba datang saja dulu ke tempat saya. Dia datang dan hampir semua [tanaman, dia] senang," kata Mario.

Ini juga merupakan kali pertama bagi Mario menjual tanamannya dengan sistem barter. "Saya tidak nyangka sebelumnya, tidak kenal [dengan pembeli]," kata dia.

Saat ini, Mario mengaku masih menunggak sekitar 10 tanaman yang belum diberikan pada Hidmat. "Dia [Hidmat] pilih sekitar 200-an pot tanaman, tapi saya masih kurang, masih sekitar 10-an pot lagi ke pembeli," ujar Mario.

KLIK DI SINI UNTUK ARTIKEL SELENGKAPNYA.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK