Dokter Paru Sarankan Pasien Covid Latihan Olah Napas

tim, CNN Indonesia | Kamis, 21/01/2021 18:15 WIB
Dokter menyarankan pasien COVID-19 harus sering melatih pernapasan dan mengembangkan paru-paru secara optimal. Ilustrasi mengambil napas saat meditasi. (Istockphoto/miodrag ignjatovic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dokter dari RSUP Persahabatan menyarankan pasien COVID-19 untuk sering melakukan olah napas guna menjaga paru-paru tetap berfungsi optimal setelah masa pemulihan nantinya.

Konsultan Rehabilitasi Respirasi RSUP Persahabatan dr. Siti Chandra Widjanantie SpKFR (K) dalam keterangannya pada bincang-bincang mengenai kesehatan paru-paru yang dipantau di Jakarta, Kamis, menekankan pentingnya menjaga kebugaran paru-paru pada masa pemulihan COVID-19 agar tidak berdampak pada kondisi tubuh. 

"COVID-19 kan menyerang paru-paru, efeknya akan mengganggu pengembangan paru-paru tersebut, paru-paru akan mengkeret, kita harus jaga pengembangannya. Jangan cuma santai, kalau sakit harus fighting jaga kebugarannya, kembangkan paru-parunya," kata Siti.


Dia menekankan pasien COVID-19 harus sering-sering melatih pernapasannya. Caranya, tarik napas panjang dalam-dalam dan embuskan secara perlahan-lahan. Selain itu, Siti juga menyarankan agar menjaga postur tubuh tetap baik.

Dengan cara menarik napas panjang akan membuat paru-paru mengembang dengan optimal. Olahraga ini akan lebih baik apabila dilakukan secara rutin.

Menurut Siti, pasien COVID-19 yang pulih berpotensi memiliki kondisi paru-paru yang tidak optimal (tidak mengembang sempurna) bisa berdampak pada kebugaran pasien. Misalnya saja, tubuh cepat letih.

"Kalau tidak, nanti setelah COVID-19 dampaknya jadi cepat lelah, itu karena pasca COVID-19 paru-parunya kadung tidak mengembang dengan baik," kata dia.

Selain itu, Siti juga menyarankan pasien COVID-19 yang dalam proses pemulihan untuk lebih sering mencuci hidung, kalau bisa menggunakan cairan NaCl.

(Antara/vws)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK