7 Pilihan Tempat Wisata di Filipina, dari Gunung ke Pantai
CNN Indonesia
Selasa, 04 Mei 2021 10:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemandangan Pulau Boracay di Filipina. (Istockphoto / R.M. Nunes)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jika pandemi virus Corona sudah berakhir, tak sedikit wisatawan Indonesia yang merencanakan melancong ke destinasi-destinasi Asia, mulai dari Thailand sampai Korea Selatan.
Bagi wisatawan yang mencintai sejarah dan arsitektur, Filipina sebenarnya juga bisa menjadi destinasi wisata selanjutnya.
Sebagai negara yang mempunyai lebih dari 7.000 pulau, Filipina ikut dikenal berkat pantai yang memukau dan keindahan alam yang menakjubkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masuk ke dalam daftar sebagai salah satu dari tujuh negara dengan potensi untuk menjadi tujuan wisata utama setelah pandemi COVID-19 oleh Forbes, negara yang dipimpin oleh Presiden Rodrigo Duterte ini menawarkan pengalaman yang unik bagi wisatawan yang mendambakan liburan dengan aman dan nyaman.
Berikut tujuh rekomendasi tempat wisata di Filipina, mulai dari bangunan bersejarah sampai pantai berpasir putih:
Disebut sebagai Kota Pinu, Baguio adalah kota di Provinsi Benguet yang dapat diakses dalam waktu 4 hingga 6 jam dari Manila. Terkenal dengan pohon pinus dan cuacanya yang sejuk, Baguio cocok sekali didatangi bagi wisatawan yang hendak mencari kesejukan di Filipina.
Mirador Jesuit Villa di Kota Baguio menawarkan perjalanan sejarah dan spiritual yang juga menghadirkan atraksi seperti rumah retret Mirador, jalur bambu, stasiun cuaca, labirin, dan kafe outdoor yang menghadap ke kota dengan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.
Labirin di Mirador Jesuit Vila. (ANTARA/HO)
Selain itu, salah satu tempat wisata paling populer di Baguio adalah Museum Bencab, yang memamerkan inspirasi kreatif dari beberapa maha karya Ben Cabrera, seniman asal Filipina.
Tujuan wajib berikutnya adalah Winaca Village (Desa Winaca) di Provinsi Benguet, yang mengantarkan pengunjung untuk lebih dekat dengan budaya asli suku Igrogot.
Ada juga yang baru di Benguet yakni tujuan ekowisata dan agrowisata seperti Armando's Lemon Farm (Kebun Lemon Armando) dan Polig Berry Farm (Perkebunan Polig Berry). Bayangkan asyiknya memetik lemon dan stroberi, menyatu dengan alam sambil menikmati hasil panen secara langsung.
2. Ilocos Norte
Provinsi Ilocos Norte adalah tempat bagi banyak atraksi yang memamerkan budaya penuh warna dan keanekaragaman ekologi Filipina.
Kota Paoay, Paoay Sand Dunes (Bukit Pasir Paoay) yang terkenal, memberikan pengalaman berada di gurun yang seru dan mendebarkan bagi para wisatawan dengan kegiatan-kegiatan seru seperti sandboarding, ATV, dan naik truk 4x4.
Bukit pasir Paoay. (ANTARA/HO)
Bagi penggemar sejarah, wajib untuk berkunjung ke Gereja Paroki St. Augustine, yang lebih dikenal dengan Gereja Paoay, salah satu gereja Katolik tertua di Filipina dan di Asia yang dibangun pada tahun 1600-an.
Gereja Paoay. (ANTARA/HO).
Situs Warisan UNESCO ini mempertahankan pesona arsitekturnya yang unik dan terawat dengan baik, serta memberikan representasi visual tentang pengaruh masyarakat Spanyol dalam budaya Filipina.
Selain itu, Sitio Remedios Heritage Village Resort di Currimao, juga membawa wisatawan ke suasana kehidupan masa lalu masyarakat Filipina, namun tetap menawarkan kenyamanan pengalaman berwisata modern untuk liburan yang santai namun penuh makna.
3. Ilocos Sur
Ilocos Sur, Calle Crisologo yang terkenal di Vigan City selalu menjadi destinasi liburan yang menyenangkan bagi wisatawan.
Pesona suasana jalan raya kuno yang terpelihara dengan indah, apalagi ketika malam hari dengan suasana lampu jalan yang menyala; adalah pemandangan spektakuler yang sayang untuk dilewatkan.
Di sepanjang jalan berbatu Calle Crisologo, terdapat bangunan-bangunan dengan dekorasi detail ala era kolonial Spanyol, yang akan membawa suasana seperti melakukan perjalanan ke masa lalu.
Calle Crisologo. (ANTARA/HO)
4. Boracay
Liburan ke Filipina belum lengkap jika Anda belum berlibur ke pantainya. Pulau Boracay, tentu saja merupakan salah satu yang paling terkenal dan pastinya harus menjadi destinasi wajib saat berada di Filipina.
Setelah proyek rehabilitasi intensif di Pulau Boracay yang dimulai sejak 2019 dan berlanjut sepanjang 2020, sejumlah hotel, restoran, dan tempat wisata lainnya kini siap melayani para wisatawan yang ingin menikmati kehidupan pulau.
5. Batangas
Terkenal dengan kehidupan lautnya yang subur, tempat untuk diving, Anilao, di Mabini, Batangas sangat disukai oleh para wisatawan yang haus akan Vitamin Sea.
Saat sudah bisa travelling nanti, pertimbangkan untuk berkunjung di bulan November hingga Mei, yang merupakan saat-saat paling pas untuk terjun mengarungi dunia bawah laut yang tak terlupakan.
Bagaimana dengan para pecinta seni? Pinto Art Museum dan galeri Art Sector di Provinsi Rizal adalah jawaban yang tepat.
Tempat ini menawarkan beberapa karya terbaik dari dunia seni kontemporer Filipina. Awalnya lokasi ini terkenal dengan pameran yang bergaya mission-style, dikelilingi oleh taman yang rimbun dan cocok untuk bersantai.
Pinto Art Museum. (ANTARA/HO)
Kemudian, para wisatawan juga disuguhi dengan pemandangan pegunungan dan Danau Laguna yang luar biasa.
Hidden gem di Provinsi Rizal, adalah Burrow Cafe, di mana pengunjung bisa menyatu dengan alam di ruang rimbun yang dikelilingi hutan lebat.
Lokasi ini juga terkenal dengan menu all-day breakfast and lunch khas Filipina, dan untuk menuju ke sini Anda harus menuruni 76 anak tangga dari jalan utama.
7. Bacolod
Terakhir, bagi yang ingin merasakan "kehidupan yang manis", datanglah ke Bacolod, ibu kota Provinsi Negros Occidental - yang sering disebut sebagai ibu kota gula Filipina.
Pengunjung akan mendapatkan cita rasa kosmopolitan berpadu dengan kehidupan pedesaan di Bacolod.
Untuk singgah, coba menginaplah di Casa Gamboa, puaskan diri dengan berfoto di The Ruins, dan nikmati pameran seni visual di Bacolod Art District serta masakan klasik Visayan dari Emma Lacson's House, Ann Co Cakes, dan El Ideal Bakery sebelum beristirahat.
Casa Gamboa. (ANTARA/HO)
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
Jakarta, CNN Indonesia --
Jika pandemi virus Corona sudah berakhir, tak sedikit wisatawan Indonesia yang merencanakan melancong ke destinasi-destinasi Asia, mulai dari Thailand sampai Korea Selatan.
Bagi wisatawan yang mencintai sejarah dan arsitektur, Filipina sebenarnya juga bisa menjadi destinasi wisata selanjutnya.
Sebagai negara yang mempunyai lebih dari 7.000 pulau, Filipina ikut dikenal berkat pantai yang memukau dan keindahan alam yang menakjubkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masuk ke dalam daftar sebagai salah satu dari tujuh negara dengan potensi untuk menjadi tujuan wisata utama setelah pandemi COVID-19 oleh Forbes, negara yang dipimpin oleh Presiden Rodrigo Duterte ini menawarkan pengalaman yang unik bagi wisatawan yang mendambakan liburan dengan aman dan nyaman.
Berikut tujuh rekomendasi tempat wisata di Filipina, mulai dari bangunan bersejarah sampai pantai berpasir putih:
Disebut sebagai Kota Pinu, Baguio adalah kota di Provinsi Benguet yang dapat diakses dalam waktu 4 hingga 6 jam dari Manila. Terkenal dengan pohon pinus dan cuacanya yang sejuk, Baguio cocok sekali didatangi bagi wisatawan yang hendak mencari kesejukan di Filipina.
Mirador Jesuit Villa di Kota Baguio menawarkan perjalanan sejarah dan spiritual yang juga menghadirkan atraksi seperti rumah retret Mirador, jalur bambu, stasiun cuaca, labirin, dan kafe outdoor yang menghadap ke kota dengan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.
Labirin di Mirador Jesuit Vila. (ANTARA/HO)
Selain itu, salah satu tempat wisata paling populer di Baguio adalah Museum Bencab, yang memamerkan inspirasi kreatif dari beberapa maha karya Ben Cabrera, seniman asal Filipina.
Tujuan wajib berikutnya adalah Winaca Village (Desa Winaca) di Provinsi Benguet, yang mengantarkan pengunjung untuk lebih dekat dengan budaya asli suku Igrogot.
Ada juga yang baru di Benguet yakni tujuan ekowisata dan agrowisata seperti Armando's Lemon Farm (Kebun Lemon Armando) dan Polig Berry Farm (Perkebunan Polig Berry). Bayangkan asyiknya memetik lemon dan stroberi, menyatu dengan alam sambil menikmati hasil panen secara langsung.
2. Ilocos Norte
Provinsi Ilocos Norte adalah tempat bagi banyak atraksi yang memamerkan budaya penuh warna dan keanekaragaman ekologi Filipina.
Kota Paoay, Paoay Sand Dunes (Bukit Pasir Paoay) yang terkenal, memberikan pengalaman berada di gurun yang seru dan mendebarkan bagi para wisatawan dengan kegiatan-kegiatan seru seperti sandboarding, ATV, dan naik truk 4x4.
Bukit pasir Paoay. (ANTARA/HO)
Bagi penggemar sejarah, wajib untuk berkunjung ke Gereja Paroki St. Augustine, yang lebih dikenal dengan Gereja Paoay, salah satu gereja Katolik tertua di Filipina dan di Asia yang dibangun pada tahun 1600-an.
Gereja Paoay. (ANTARA/HO).
Situs Warisan UNESCO ini mempertahankan pesona arsitekturnya yang unik dan terawat dengan baik, serta memberikan representasi visual tentang pengaruh masyarakat Spanyol dalam budaya Filipina.
Selain itu, Sitio Remedios Heritage Village Resort di Currimao, juga membawa wisatawan ke suasana kehidupan masa lalu masyarakat Filipina, namun tetap menawarkan kenyamanan pengalaman berwisata modern untuk liburan yang santai namun penuh makna.
3. Ilocos Sur
Ilocos Sur, Calle Crisologo yang terkenal di Vigan City selalu menjadi destinasi liburan yang menyenangkan bagi wisatawan.
Pesona suasana jalan raya kuno yang terpelihara dengan indah, apalagi ketika malam hari dengan suasana lampu jalan yang menyala; adalah pemandangan spektakuler yang sayang untuk dilewatkan.
Di sepanjang jalan berbatu Calle Crisologo, terdapat bangunan-bangunan dengan dekorasi detail ala era kolonial Spanyol, yang akan membawa suasana seperti melakukan perjalanan ke masa lalu.
Calle Crisologo. (ANTARA/HO)
7 Pilihan Tempat Wisata di Filipina, dari Gunung ke Pantai
Pemandangan Pulau Boracay di Filipina. (Istockphoto / R.M. Nunes)
4. Boracay
Liburan ke Filipina belum lengkap jika Anda belum berlibur ke pantainya. Pulau Boracay, tentu saja merupakan salah satu yang paling terkenal dan pastinya harus menjadi destinasi wajib saat berada di Filipina.
Setelah proyek rehabilitasi intensif di Pulau Boracay yang dimulai sejak 2019 dan berlanjut sepanjang 2020, sejumlah hotel, restoran, dan tempat wisata lainnya kini siap melayani para wisatawan yang ingin menikmati kehidupan pulau.
5. Batangas
Terkenal dengan kehidupan lautnya yang subur, tempat untuk diving, Anilao, di Mabini, Batangas sangat disukai oleh para wisatawan yang haus akan Vitamin Sea.
Saat sudah bisa travelling nanti, pertimbangkan untuk berkunjung di bulan November hingga Mei, yang merupakan saat-saat paling pas untuk terjun mengarungi dunia bawah laut yang tak terlupakan.
Bagaimana dengan para pecinta seni? Pinto Art Museum dan galeri Art Sector di Provinsi Rizal adalah jawaban yang tepat.
Tempat ini menawarkan beberapa karya terbaik dari dunia seni kontemporer Filipina. Awalnya lokasi ini terkenal dengan pameran yang bergaya mission-style, dikelilingi oleh taman yang rimbun dan cocok untuk bersantai.
Pinto Art Museum. (ANTARA/HO)
Kemudian, para wisatawan juga disuguhi dengan pemandangan pegunungan dan Danau Laguna yang luar biasa.
Hidden gem di Provinsi Rizal, adalah Burrow Cafe, di mana pengunjung bisa menyatu dengan alam di ruang rimbun yang dikelilingi hutan lebat.
Lokasi ini juga terkenal dengan menu all-day breakfast and lunch khas Filipina, dan untuk menuju ke sini Anda harus menuruni 76 anak tangga dari jalan utama.
7. Bacolod
Terakhir, bagi yang ingin merasakan "kehidupan yang manis", datanglah ke Bacolod, ibu kota Provinsi Negros Occidental - yang sering disebut sebagai ibu kota gula Filipina.
Pengunjung akan mendapatkan cita rasa kosmopolitan berpadu dengan kehidupan pedesaan di Bacolod.
Untuk singgah, coba menginaplah di Casa Gamboa, puaskan diri dengan berfoto di The Ruins, dan nikmati pameran seni visual di Bacolod Art District serta masakan klasik Visayan dari Emma Lacson's House, Ann Co Cakes, dan El Ideal Bakery sebelum beristirahat.
Casa Gamboa. (ANTARA/HO)
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.