Jalur pendakian Eorimok di Hallasan, Pulau Jeju, Korea Selatan. (istockphoto/july7th)
Jakarta, CNN Indonesia --
Korea Selatan bukan cuma wisata Kpop, belanja, atau kuliner, karena Negara Ginseng juga punya wisata pegunungan.
Pegunungan dan bukit di Korea Selatan telah lama populer di kalangan pendaki mancanegara. Musim gugur dan musim dingin menjadi waktu favorit mereka menjejakkan kaki di sana sebelum pandemi virus Corona melanda dunia.
Korea Selatan diberkati dengan topografi yang indah: 70 persen dari lanskapnya adalah pegunungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beragam jalur pendakian di sini, mulai dari yang harafiah ke puncak gunung, atau ke atas bukit untuk menikmati pemandangan puncak gunung dari kejauhan.
Siapa tahu saat melakukan pendakian Anda bisa bertemu dengan selebriti atau idol yang tengah melakukan hobi yang sama.
Berikut tujuh rute pendakian terindah dan paling populer di Korea Selatan:
1. Seoraksan
Pada ketinggian 1.708 meter (sekitar 5.600 kaki), Daecheongbong adalah puncak tertinggi Seoraksan, dan favorit bagi pendaki pemula.
Tergantung di mana Anda memulai perjalanan, pendakian ke puncak dapat dilakukan hanya dalam tiga jam. Di bawah, Lembah Cheonbuldong yang populer akan lebih berwarna saat musim gugur.
Tetapi perjalanan dua jam ke puncak Ulsan Bawi (876 meter) bisa sangat bermanfaat, tidak hanya untuk latihan fisik, tetapi juga pemandangan sensasional laut timur, Daecheongbong dan lembah di bawahnya.
Anda bisa mulai dari Sinheungsa, dekat Kensington Star Hotel. Warna alamnya biasanya bertahan hingga akhir Oktober.
Seoraksan. (iStockphoto/Ian Waldraff)
2. Bukhansan
Seoul, di tengah-tengah hutan betonnya, memiliki tujuh gunung. Tapi yang terbesar mungkin adalah Bukhansan, kadang-kadang disebut "paru-paru Seoul" karena perannya dalam membantu membersihkan CO2 kota.
Pendakian tiga jam ke Baegundae, puncak tertinggi Seoul (836 meter) dimulai dari Bukhansanseong Hiking Support Center dekat Stasiun Gupabal (subway jalur tiga), adalah salah satu jalur paling populer.
Medannya memang cukup curam untuk membuat kaki Anda sibuk, tapi pemandangan Seoul yang luar biasa bisa ditatap dari puncaknya.
Bukhansan. (istockphoto/stockstudioX)
3. Taebaeksan
Dangun, pendiri kerajaan kuno Korea Goguryeo, konon lahir di gunung bernama Taebaeksan. Di puncak tertinggi 1.567 meter, Janggunbong, ada Cheonjedan, "altar untuk upacara surgawi", di mana, di masa lalu, orang yang beriman akan melakukan upacara untuk menghormati para dewa.
Taebaeksan benar-benar merekah di musim dingin, bahkan saat dahan berkilau dengan salju yang membeku. Di Korea, pemandangan itu secara harfiah disebut sebagai "bunga salju".
Musim gugur di sini bisa dibilang masih sepi turis. Meskipun pemandangannya tidak terlalu mencolok secara monokromatis, cuaca musim gugur membuat perjalanan lebih nyaman, dan daun Taebaeksan juga sedang berubah warna.
Terlepas dari ketinggiannya, jalan menuju Janggunbong lebih merupakan lereng yang landai daripada tebing terjal. Untuk sampai ke sana tidak memakan waktu lebih dari dua jam dari pintu masuk Baekdansa (Kuil Baekdan).
Taebaeksan. (iStockphoto/VDCM image)
4. Songnisan
Hal terpenting yang perlu diketahui tentang Songnisan adalah gunung yang sangat indah.
Di musim gugur, dedaunan mati dalam berbagai corak merah bakal berjatuhan di samping formasi batuan yang aneh dan indah yang membentuk tebing Songnisan.
Puncak tertingginya adalah Cheonwangbong di 1.058 meter, tetapi yang terindah adalah Munjangdae yang diselimuti awan di 1.054 meter.
Pemandangan dari Munjangdae juga spektakuler, dan jika Anda memulainya di Kuil Budha Beopjusa era Shilla, Anda bisa sampai di sana dalam waktu tiga jam.
Beopjusa juga memiliki program Temple Stay untuk yang ingin bermalam dalam kuil.
Kawasan Ini juga rumah bagi patung Buddha terbesar di semenanjung itu, menjulang setinggi 33 meter.
5. Jirisan
Sebagai "kakek" dari pegunungan daratan Korea Selatan, Jirisan sangatlah besar. Taman yang mencakup banyak puncak gunung ini adalah taman nasional terbesar di Korea Selatan (484 kilometer persegi). Puncak tertinggi, Cheonwangbong (1.915 meter), adalah yang kedua setelah Hallasan.
Tapi salah satu tempat terbaik untuk benar-benar merasakan semangat musim gugur adalah di lembah, seperti Lembah Piagol yang sangat indah di selatan. Anda dapat mulai dari Yeongok Hiking Support Center dan berjalan sepanjang waktu (lima jam), atau jalan santai untuk menikmati pemandangannya.
Jirisan. (iStockphoto/Briac Pollier)
6. Naejangsan
Sinseonbong, dengan ketinggian 763 meter, adalah puncak tertinggi di Naejangsan.
Jalur yang paling sering dilalui adalah berjalan kaki tiga jam ke puncak Seoraebong dari Hiking Information Center, tetapi pertunjukan dimulai sebelum itu.
Dalam perjalanan dari Hiking Information Center ke kuil Buddha Naejangsa, Anda akan menemukan jalan yang dijajari 108 pohon besar, dihiasi dengan berbagai macam warna emas, oranye dan merah.
Naejangsan. (iStockphoto/VDCM image)
7. Hallasan
Hallasan, gunung vulkanik yang membentuk sebagian besar Pulau Jeju sekaligus puncak tertinggi Korea Selatan (1.950 meter), juga lebih merupakan destinasi wisata populer di musim dingin.
Tetapi itu tidak berarti Anda tidak dapat menikmati pemandangannya saat musim gugur.
Banyak pengunjung mulai dari Hallasan National Park's Visitors Center dan berjalan di sepanjang Jalur Eorimok, tetapi jalur ini tidak akan membawa Anda ke puncak, tempat Baeknokdam, danau kawah di puncak, menunggu.
Jalur Seongpanak, yang dimulai dari Seongpanak, ke timur, membutuhkan kesabaran untuk dilalui - sekitar lima jam - untuk menyelesaikannya, tetapi jalur ini akan membawa Anda ke danau tersebut.
Hallasan. (iStockphoto/Mr_Angler)
Jakarta, CNN Indonesia --
Korea Selatan bukan cuma wisata Kpop, belanja, atau kuliner, karena Negara Ginseng juga punya wisata pegunungan.
Pegunungan dan bukit di Korea Selatan telah lama populer di kalangan pendaki mancanegara. Musim gugur dan musim dingin menjadi waktu favorit mereka menjejakkan kaki di sana sebelum pandemi virus Corona melanda dunia.
Korea Selatan diberkati dengan topografi yang indah: 70 persen dari lanskapnya adalah pegunungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beragam jalur pendakian di sini, mulai dari yang harafiah ke puncak gunung, atau ke atas bukit untuk menikmati pemandangan puncak gunung dari kejauhan.
Siapa tahu saat melakukan pendakian Anda bisa bertemu dengan selebriti atau idol yang tengah melakukan hobi yang sama.
Berikut tujuh rute pendakian terindah dan paling populer di Korea Selatan:
1. Seoraksan
Pada ketinggian 1.708 meter (sekitar 5.600 kaki), Daecheongbong adalah puncak tertinggi Seoraksan, dan favorit bagi pendaki pemula.
Tergantung di mana Anda memulai perjalanan, pendakian ke puncak dapat dilakukan hanya dalam tiga jam. Di bawah, Lembah Cheonbuldong yang populer akan lebih berwarna saat musim gugur.
Tetapi perjalanan dua jam ke puncak Ulsan Bawi (876 meter) bisa sangat bermanfaat, tidak hanya untuk latihan fisik, tetapi juga pemandangan sensasional laut timur, Daecheongbong dan lembah di bawahnya.
Anda bisa mulai dari Sinheungsa, dekat Kensington Star Hotel. Warna alamnya biasanya bertahan hingga akhir Oktober.
Seoraksan. (iStockphoto/Ian Waldraff)
2. Bukhansan
Seoul, di tengah-tengah hutan betonnya, memiliki tujuh gunung. Tapi yang terbesar mungkin adalah Bukhansan, kadang-kadang disebut "paru-paru Seoul" karena perannya dalam membantu membersihkan CO2 kota.
Pendakian tiga jam ke Baegundae, puncak tertinggi Seoul (836 meter) dimulai dari Bukhansanseong Hiking Support Center dekat Stasiun Gupabal (subway jalur tiga), adalah salah satu jalur paling populer.
Medannya memang cukup curam untuk membuat kaki Anda sibuk, tapi pemandangan Seoul yang luar biasa bisa ditatap dari puncaknya.
Bukhansan. (istockphoto/stockstudioX)
3. Taebaeksan
Dangun, pendiri kerajaan kuno Korea Goguryeo, konon lahir di gunung bernama Taebaeksan. Di puncak tertinggi 1.567 meter, Janggunbong, ada Cheonjedan, "altar untuk upacara surgawi", di mana, di masa lalu, orang yang beriman akan melakukan upacara untuk menghormati para dewa.
Taebaeksan benar-benar merekah di musim dingin, bahkan saat dahan berkilau dengan salju yang membeku. Di Korea, pemandangan itu secara harfiah disebut sebagai "bunga salju".
Musim gugur di sini bisa dibilang masih sepi turis. Meskipun pemandangannya tidak terlalu mencolok secara monokromatis, cuaca musim gugur membuat perjalanan lebih nyaman, dan daun Taebaeksan juga sedang berubah warna.
Terlepas dari ketinggiannya, jalan menuju Janggunbong lebih merupakan lereng yang landai daripada tebing terjal. Untuk sampai ke sana tidak memakan waktu lebih dari dua jam dari pintu masuk Baekdansa (Kuil Baekdan).
Taebaeksan. (iStockphoto/VDCM image)
7 Rute Pendakian Terindah di Korea Selatan
Jalur pendakian Eorimok di Hallasan, Pulau Jeju, Korea Selatan. (istockphoto/july7th)
4. Songnisan
Hal terpenting yang perlu diketahui tentang Songnisan adalah gunung yang sangat indah.
Di musim gugur, dedaunan mati dalam berbagai corak merah bakal berjatuhan di samping formasi batuan yang aneh dan indah yang membentuk tebing Songnisan.
Puncak tertingginya adalah Cheonwangbong di 1.058 meter, tetapi yang terindah adalah Munjangdae yang diselimuti awan di 1.054 meter.
Pemandangan dari Munjangdae juga spektakuler, dan jika Anda memulainya di Kuil Budha Beopjusa era Shilla, Anda bisa sampai di sana dalam waktu tiga jam.
Beopjusa juga memiliki program Temple Stay untuk yang ingin bermalam dalam kuil.
Kawasan Ini juga rumah bagi patung Buddha terbesar di semenanjung itu, menjulang setinggi 33 meter.
5. Jirisan
Sebagai "kakek" dari pegunungan daratan Korea Selatan, Jirisan sangatlah besar. Taman yang mencakup banyak puncak gunung ini adalah taman nasional terbesar di Korea Selatan (484 kilometer persegi). Puncak tertinggi, Cheonwangbong (1.915 meter), adalah yang kedua setelah Hallasan.
Tapi salah satu tempat terbaik untuk benar-benar merasakan semangat musim gugur adalah di lembah, seperti Lembah Piagol yang sangat indah di selatan. Anda dapat mulai dari Yeongok Hiking Support Center dan berjalan sepanjang waktu (lima jam), atau jalan santai untuk menikmati pemandangannya.
Jirisan. (iStockphoto/Briac Pollier)
6. Naejangsan
Sinseonbong, dengan ketinggian 763 meter, adalah puncak tertinggi di Naejangsan.
Jalur yang paling sering dilalui adalah berjalan kaki tiga jam ke puncak Seoraebong dari Hiking Information Center, tetapi pertunjukan dimulai sebelum itu.
Dalam perjalanan dari Hiking Information Center ke kuil Buddha Naejangsa, Anda akan menemukan jalan yang dijajari 108 pohon besar, dihiasi dengan berbagai macam warna emas, oranye dan merah.
Naejangsan. (iStockphoto/VDCM image)
7. Hallasan
Hallasan, gunung vulkanik yang membentuk sebagian besar Pulau Jeju sekaligus puncak tertinggi Korea Selatan (1.950 meter), juga lebih merupakan destinasi wisata populer di musim dingin.
Tetapi itu tidak berarti Anda tidak dapat menikmati pemandangannya saat musim gugur.
Banyak pengunjung mulai dari Hallasan National Park's Visitors Center dan berjalan di sepanjang Jalur Eorimok, tetapi jalur ini tidak akan membawa Anda ke puncak, tempat Baeknokdam, danau kawah di puncak, menunggu.
Jalur Seongpanak, yang dimulai dari Seongpanak, ke timur, membutuhkan kesabaran untuk dilalui - sekitar lima jam - untuk menyelesaikannya, tetapi jalur ini akan membawa Anda ke danau tersebut.