FOTO: Kisah Pilu Petani Lembah Mawar Maroko

afp, CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 07:45 WIB

, CNN Indonesia -- Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.

Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.
Pandemi membuat petani mawar di Maroko resah. Mereka harus mengumpulkan banyak bunga untuk menghasilkan minyak aroma yang uangnya cukup untuk hidup.