Daftar Minuman Alkohol yang Aman Buat Kecantikan Kulit
CNN Indonesia
Selasa, 29 Jun 2021 15:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Cek daftar berikut untuk mengetahui minuman alkohol dari yang aman hingga berbahaya buat kulit. (Skitterphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Minuman alkohol dikenal punya reputasi buruk dalam dunia kecantikan. Sam Bunting, salah satu ahli produk perawatan kulit di Inggris, menuturkan dalam jangka panjang peminum berat akan mengalami inflamasi hebat, kemerahan dan kerusakan pembuluh kapiler.
Tak hanya itu, alkohol akan menimbulkan dehidrasi, kulit jadi kering, kaku dan tidak berkilau. Beberapa jenis minuman alkohol menyuntikkan garam sehingga bisa membuat kulit tampak 'bengkak' terlebih di area yang rentan menahan cairan dan bengkak seperti area bawah mata.
"Akhirnya, minuman alkohol mengandung gula berkali lipat yang mana mengakibatkan kenaikan insulin, dan ini menciptakan lingkungan yang mendorong inflamasi kulit, jadi jerawat umum terjadi," jelas Bunting mengutip dari Cosmopolitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata dia, sebenarnya tidak semua minuman beralkohol berbahaya dan harus dijauhi. Cek daftar berikut untuk mengetahui minuman alkohol dari yang aman hingga berbahaya buat kulit.
Tequila mengandung lebih sedikit gula dibanding rekan sejawatnya. Bunting berpendapat minuman satu ini kecil kemungkinan memicu peradangan dan jerawat.
"Sisihkan garam dan risiko mabuk berat bakal berkurang. Tequila itu minuman beralkohol dengan kemurnian tinggi dan tidak mengandung congeners (zat hasil fermentasi dalam proses pembuatan minuman alkohol) seperti minuman yang lebih gelap seperti wiski atau rum," katanya.
Meski terbilang aman, bukan berarti Anda sah-sah saja menenggak sebotol tequila dalam semalam. Ini sama saja membahayakan kepala dan kulit Anda.
2. Gin dan vodka
Gin dan vodka keduanya tidak mengandung congeners yang membuat Anda mabuk. Keduanya pun relatif rendah gula dan garam. Menurut Angela Caglia, ahli kecantikan, vodka jadi pilihan yang cukup baik jika Anda suka minum banyak.
"Tanpa gula dan garam tambahan, vodka bakal masuk dan keluar dari sistem metabolisme tubuh dengan cepat," kata Caglia mengutip dari Refinery29.
3. Red wine
Antioksidan pada anggur merah alias red wine tentu membuat minuman satu ini jadi kawan baik buat kulit. Namun Caglia mengingatkan jika Anda rentan pada kondisi rosacea (gangguan kulit dengan tanda kulit kemerahan dan bintik mirip jerawat) sebaiknya hindari red wine. Red wine mengandung sulfit yang mengakibatkan iritasi kulit.
Neal Schultz, dokter kulit yang berbasis di New York City, tiap orang memiliki ambang kemerahan berbeda.
"Pada penderita rosacea, alkohol bisa memicu jerawat (acne rosacea) dengan wajah berjerawat merah dan jerawat nanah," katanya.
4. Bir
Dibanding dengan jenis minuman lain, bir terbilang memiliki kandungan alkohol yang lebih rendah. Bunting menyebut orang cenderung lambat meminum bir sehingga efek dehidrasinya lebih kecil dibanding yang lain.
Di samping itu, ternyata bir memiliki manfaat kecantikan misalnya bunga hop dan ragi mampu menenangkan kulit. Sebuah usaha spa di Ohio menawarkan facial dengan hop dan pijat barley (jenis gandum).
Akan tetapi tetap perhatikan jumlah yang Anda konsumsi. Bir tetap memiliki kandungan gula dan garam. Minum dalam jumlah besar bakal membuat kulit tampak bengkak.
5. White wine
Kalau tidak menemukan red wine, apakah white wine bisa jadi alternatif? Sayangnya tidak. White wine alias anggur putih lebih tinggi gula daripada red wine. White wine bisa memicu inflamasi sistemik yang berarti ada kontribusi terhadap kerusakan sel dan meningkatkan penuaan kulit.
Jika Anda tetap ingin minum, disarankan untuk minum maksimal satu gelas saja. Ahli gizi Jillian Tuchman merekomendasikan minum segelas air putih tiap kali minum segelas white wine untuk menjaga kondisi kulit dan mengurangi risiko iritasi kulit.
6. Mojito Mojito merupakan minuman alkohol khas Kuba. Biasanya pembuatannya menggunakan rum putih, limun, air soda dan daun mint. Namun racikan mojito kerap menggunakan banyak gula atau sirup gula. Bahkan ada pula yang mencampurkan minuman energi, jus buah atau cola.
Campuran inilah yang membuat mojito berbahaya buat kulit. Kandungan gula yang tinggi bisa mengakibatkan peradangan. Jika dikonsumsi jangka panjang, perlahan kerutan di wajah bakal makin terlihat.
7. Margarita
Paduan gula dan garam dalam segelas margarita bakal memberikan pukulan telak buat kulit. Bunting berkata margarita bakal memberikan tampilan wajah bengkak berkaitan dengan mabuk, juga efek kemunculan tanda penuaan dini berkat kandungan gulanya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Minuman alkohol dikenal punya reputasi buruk dalam dunia kecantikan. Sam Bunting, salah satu ahli produk perawatan kulit di Inggris, menuturkan dalam jangka panjang peminum berat akan mengalami inflamasi hebat, kemerahan dan kerusakan pembuluh kapiler.
Tak hanya itu, alkohol akan menimbulkan dehidrasi, kulit jadi kering, kaku dan tidak berkilau. Beberapa jenis minuman alkohol menyuntikkan garam sehingga bisa membuat kulit tampak 'bengkak' terlebih di area yang rentan menahan cairan dan bengkak seperti area bawah mata.
"Akhirnya, minuman alkohol mengandung gula berkali lipat yang mana mengakibatkan kenaikan insulin, dan ini menciptakan lingkungan yang mendorong inflamasi kulit, jadi jerawat umum terjadi," jelas Bunting mengutip dari Cosmopolitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata dia, sebenarnya tidak semua minuman beralkohol berbahaya dan harus dijauhi. Cek daftar berikut untuk mengetahui minuman alkohol dari yang aman hingga berbahaya buat kulit.
Tequila mengandung lebih sedikit gula dibanding rekan sejawatnya. Bunting berpendapat minuman satu ini kecil kemungkinan memicu peradangan dan jerawat.
"Sisihkan garam dan risiko mabuk berat bakal berkurang. Tequila itu minuman beralkohol dengan kemurnian tinggi dan tidak mengandung congeners (zat hasil fermentasi dalam proses pembuatan minuman alkohol) seperti minuman yang lebih gelap seperti wiski atau rum," katanya.
Meski terbilang aman, bukan berarti Anda sah-sah saja menenggak sebotol tequila dalam semalam. Ini sama saja membahayakan kepala dan kulit Anda.
2. Gin dan vodka
Gin dan vodka keduanya tidak mengandung congeners yang membuat Anda mabuk. Keduanya pun relatif rendah gula dan garam. Menurut Angela Caglia, ahli kecantikan, vodka jadi pilihan yang cukup baik jika Anda suka minum banyak.
"Tanpa gula dan garam tambahan, vodka bakal masuk dan keluar dari sistem metabolisme tubuh dengan cepat," kata Caglia mengutip dari Refinery29.
3. Red wine
Antioksidan pada anggur merah alias red wine tentu membuat minuman satu ini jadi kawan baik buat kulit. Namun Caglia mengingatkan jika Anda rentan pada kondisi rosacea (gangguan kulit dengan tanda kulit kemerahan dan bintik mirip jerawat) sebaiknya hindari red wine. Red wine mengandung sulfit yang mengakibatkan iritasi kulit.
Neal Schultz, dokter kulit yang berbasis di New York City, tiap orang memiliki ambang kemerahan berbeda.
"Pada penderita rosacea, alkohol bisa memicu jerawat (acne rosacea) dengan wajah berjerawat merah dan jerawat nanah," katanya.
Minuman Beralkohol yang Tak Merusak Kulit
Ilustrasi. (Skitterphoto)
4. Bir
Dibanding dengan jenis minuman lain, bir terbilang memiliki kandungan alkohol yang lebih rendah. Bunting menyebut orang cenderung lambat meminum bir sehingga efek dehidrasinya lebih kecil dibanding yang lain.
Di samping itu, ternyata bir memiliki manfaat kecantikan misalnya bunga hop dan ragi mampu menenangkan kulit. Sebuah usaha spa di Ohio menawarkan facial dengan hop dan pijat barley (jenis gandum).
Akan tetapi tetap perhatikan jumlah yang Anda konsumsi. Bir tetap memiliki kandungan gula dan garam. Minum dalam jumlah besar bakal membuat kulit tampak bengkak.
5. White wine
Kalau tidak menemukan red wine, apakah white wine bisa jadi alternatif? Sayangnya tidak. White wine alias anggur putih lebih tinggi gula daripada red wine. White wine bisa memicu inflamasi sistemik yang berarti ada kontribusi terhadap kerusakan sel dan meningkatkan penuaan kulit.
Jika Anda tetap ingin minum, disarankan untuk minum maksimal satu gelas saja. Ahli gizi Jillian Tuchman merekomendasikan minum segelas air putih tiap kali minum segelas white wine untuk menjaga kondisi kulit dan mengurangi risiko iritasi kulit.
6. Mojito Mojito merupakan minuman alkohol khas Kuba. Biasanya pembuatannya menggunakan rum putih, limun, air soda dan daun mint. Namun racikan mojito kerap menggunakan banyak gula atau sirup gula. Bahkan ada pula yang mencampurkan minuman energi, jus buah atau cola.
Campuran inilah yang membuat mojito berbahaya buat kulit. Kandungan gula yang tinggi bisa mengakibatkan peradangan. Jika dikonsumsi jangka panjang, perlahan kerutan di wajah bakal makin terlihat.
7. Margarita
Paduan gula dan garam dalam segelas margarita bakal memberikan pukulan telak buat kulit. Bunting berkata margarita bakal memberikan tampilan wajah bengkak berkaitan dengan mabuk, juga efek kemunculan tanda penuaan dini berkat kandungan gulanya.