Patung Pendiri Bitcoin yang Misterius Berdiri di Hungaria

aud, CNN Indonesia | Sabtu, 18/09/2021 14:00 WIB
Patung dibuat oleh penggemar bitcoin Hungaria menghormati sosok misterius Satoshi Nakamoto penemu misterius mata uang virtual tersebut. Patung pendiri bitcoin dipamerkan pertama kalinya di Budapest, Hungaria. (Foto: AP/Bela Szandelszky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Patung yang didirikan sebagai bentuk penghormatan terhadap penemu bitcoin mulai dipamerkan untuk pertama kalinya di Hungaria pada pekan lalu.

Patung tersebut dibuat oleh penggemar bitcoin Hungaria untuk menghormati sosok misterius Satoshi Nakamoto yang selama ini dianggap sebagai penemu mata uang virtual tersebut.

Orang pertama menggagas patung itu adalah pengusaha sekaligus jurnalis bitcoin Andras Gyorgi. Pembuatan patung itu dibiayaai oleh empat organisasi cryptocurrency Hungaria.


Didirikan di sebuah taman bisnis dekat Sungai Danube di Ibu Kota Budapest, patung berbahan perunggu itu berbentuk sosok berjubah yang berdiri di atas alas batu dengan ukiran nama Satoshi Nakamoto di depannya.

Mengutip AFP, Sabtu (18/9), patung tersebut disebut merupakan yang pertama di dunia dan berdiri di samping patung tokoh teknologi lainnya seperti pendiri Apple, Steve Jobs, dan instalasi penemu Hungaria, Erno Rubik.

"Pada Maret, saya sedang meneliti hubungan antara seni digital dan blockchain. Dan saya berpikir mengapa Satoshi tidak memiliki patung di Budapest?" Gyorfi.

Demi memberikan kesan misterius layaknya identitas Satoshi, para seniman Tamas Gilly dan Gergely mengubah wajah patung tersebut menjadi semacam cermin.

"Konsep dasar bitcoin adalah bahwa itu milik semua orang, orang-orang di dunia maya, bahwa kita semua adalah Satoshi," kata Gilly.

Diketahui, bitcoin adalah salah satu jenis mata uang kripto. Bitcoin semakin populer dijadikan investasi oleh berbagai kalangan saat ini.

Bahkan, bitcoin juga sudah dijadikan mata uang nasional oleh salah satu negara, yakni El Salvador.

Dilansir CNN, Presiden Nayib Bukele mengumumkan pemerintah El Salvador telah membeli 200 bitcoin pada Senin (6/9) malam dan menambah 150 bitcoin pada sehari setelahnya.

Hal ini dilakukan untuk persiapan penggunaan bitcoin sebagai mata uang resmi di negara tersebut.

Saat ini, ada dua alat pembayaran sah di El Salvador, yakni dolar AS dan bitcoin. Bukele mengumumkan bahwa negaranya akan menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada Juni 2021 lalu.

Undang-undang yang menetapkan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah menyebutkan bahwa seluruh agen ekonomi harus menerima mata uang kripto sebagai alat pembayaran.

Tidak hanya itu, Bukele juga mengatakan pembayaran pajak bisa dilakukan dengan bitcoin.



(aud/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK