4 Hikmah Maulid Nabi yang Jatuh pada 12 Rabiul Awal

Tim | CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 17:30 WIB
Maulid Nabi termasuk hari besar bagi umat Islam yang diperingati setiap tahunnya. Berikut hikmah Maulid Nabi yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal. Maulid Nabi termasuk hari besar bagi umat Islam yang diperingati setiap tahunnya. Berikut hikmah Maulid Nabi yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal. (Ilustrasi Foto: iStockphoto/Zeferli)
Jakarta, CNN Indonesia --

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW berdasarkan penanggalan hijriah yang jatuh pada 12 Rabiul Awal, 571 Masehi, atau tahun ini pada 19 Oktober 2021.

Allah SWT menetapkan 12 Rabiul Awal sebagai hari kelahiran Nabi karena mempunyai keistimewaan tersendiri dan ada beberapa hikmah Maulid Nabi yang dikhususkan.

Tapi sebelum itu perlu diketahui bahwa peringatan Maulid Nabi tetap jatuh pada Selasa, 19 Oktober 2021. Tapi di kalender nasional, hari liburnya memang bergeser ke Rabu, 20 Oktober 2021.


Perubahan libur ini telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Alasan libur Maulid Nabi dipindah berkaitan dengan situasi pandemi yang masih berlangsung, untuk mengantisipasi klaster penyebaran baru Covid-19 dan menghindari long weekend.

Hikmah Maulid Nabi SAW

Prophet mohammad s a w beautiful vector name in circle illustration design.Maulid Nabi termasuk hari besar bagi umat Islam yang diperingati setiap tahunnya. Berikut hikmah Maulid Nabi yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal. (Foto: iStockphoto/mvcreation)

Dilansir NU Online, Maulid Nabi termasuk hari besar bagi umat Islam yang diperingati oleh setiap muslim dari berbagai belahan penjuru dunia.

Hari kelahiran Nabi Muhammad dijadikan simbol terbitnya fajar budi pekerti dan nilai-nilai luhur serta keilahian, seperti pada hadis riwayat berikut:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ, وَبُعِثْتُ فِيهِ, أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

Artinya: "Itu (puasa senin) hari aku dilahirkan, aku diutus, atau hari wahyu diturunkan kepadaku," (HR Muslim).

Menurut Jalaluddin As-Suyuthi dalam karya Husnul Maqshid fi Amalil Mawlid mengutip penjelasan Ibnul Haj Al-Abdari Al-Maliki Al-Fasi terkait hikmah Maulid Nabi pada Rabiul Awal.

Ibnu Haj, mengutip Jalaluddin As-Suyuthi menyebut bahwa ada empat hikmah di balik kelahiran Nabi Muhammad pada Senin, 12 Rabiul Awal, 571 Masehi. Di antaranya sebagai berikut:

1. Senin sebagai hari pencipta

Senin merupakan hari ketika Allah menciptakan pohon. Di hari Senin juga mengingatkan pada penciptaan makanan pokok, rezeki, aneka buah, dan berbagai kebutuhan yang menyenangkan hati manusia.

2. Mengisyaratkan hal baik

Secara etimologi, kata "Rabi" berarti musim semi sebagai isyarat dan optimistis. Menurut Abu Abdirrahman As-Shaqli mengatakan, "Setiap orang memiliki nasib (baik) dari namanya."

3. Bukti adil syariat Nabi Muhammad SAW

Musim semi (Ar-Rabi) adalah musim paling pas (adil) dan terbaik sebagaimana syariat Nabi Muhammad SAW yang paling adil (toleran).

4. Allah memuliakan kehadiran Nabi Muhammad SAW

Allah memang ingin memuliakan waktu tersebut karena kelahiran Nabi Muhammad SAW. Seandainya Nabi Muhammad lahir pada waktu mulia yang sudah ada, niscaya orang akan mengira bahwa keistimewaan Nabi memang terlahir karena pada waktu yang mulia.

Hikmah Maulid Nabi berdasarkan ketetapan Allah ini tentunya menjadi peristiwa yang perlu diteladani dan nilai kebaikannya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh umat muslim.

(avd/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER