Baik Buat Diet, Ada 5 Kesalahan Makan Roti yang Bikin Gemuk

tim | CNN Indonesia
Kamis, 16 Des 2021 05:54 WIB
Bagi orang yang diet karbo, roti sering jadi makanan yang dihindari. Padahal nyatanya, semua karena kesalahan makan roti yang bikin berat badan bertambah. Bagi orang yang diet karbo, roti sering jadi makanan yang dihindari. Padahal nyatanya, semua karena kesalahan makan roti yang bikin berat badan bertambah. (iStockphoto/fcafotodigital)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi orang yang diet karbo, roti sering jadi bahan makanan yang banyak dihindari. Pasalnya, roti terbuat dari tepung ang banyak ditakuti orang yang sedang diet.

"Karbohidrat adalah yang yang paling menakutkan dari makronutrien, terutama ketika diet untuk penurunan berat badan," kata Lisa Moskovitz pendiri dan CEO dari NY Nutrition Group.

Hanya saja, ketakutan pada roti bisa jadi tak berdasar. Moskovitz mengungkapkan bahwa karbohidrat dalam roti tak secara otomatis diubah menjadi sel lemak yang terakumulasi dengan penambahan berat badan.

"Mengurangi karbohidrat, terutama yang Anda sukai [seperti roti], mungkin hanya menjadi bumerang di kemudian hari dan menyebabkan peningkatan keinginan," katanya dikutip dari Livestrong.

Anggapan makan roti bisa mengganggu program diet karena ada beberapa kesalahan saat menyantapnya. Berikut kesalahan makan roti yang berakibat bisa bikin gemuk.

1. Memilih roti yang punya sedikit serat

Serat adalah teman Anda karena bisa membantu melancarkan pencernaan, menyeimbangkan gula darah dan membantu menciptakan defisit energi yang diperlukan untuk pembakaran lemak.Untuk itu pilihlah roti yang memiliki banyak serat sehingga Anda akan merasa lebih cepat kenyang.

2. Roti manis

Roti manis memang lebih enak dibanding dengan roti yang tawar. Akan tetapi roti dengan gula tambahan termasuk sirup jagung, fruktosa bakal mengganggu diet Anda.

Selai menyebabkan masalah gula darah, roti dengan gula tambahan bakal menyebabkan Anda makan lebih banyak karbohidrat.

3. Menghindari roti gandum

Roti tawar putih seringkali sudah kehilangan serat dan nutrisinya saat proses penggilingan gandum. Moskovitz mengungkapkan gandum yang diproses ini bisa meningkatkan gula darah dan nafsu makan.

Sebaliknya untuk diet, pilihlah roti gandum dengan 100 persen gandum utuh.

4. Tak punya teman yang tepat

Untuk mendukung proses diet, roti gandum harus dipasangkan dengan teman yang tepat. Karbohidrat membutuhkan pelengkap - seperti protein tanpa lemak atau lemak sehat - untuk membangun makanan yang seimbang.

5. Makan roti dengan makanan berkarbohidrat lainnya

Menggabungkan terlalu banyak makanan berkarbohidrat dalam satu kali makan (seperti roti, pasta, dan kentang) atau dalam waktu singkat dapat merusak tujuan kesehatan Anda.

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER