Sukacita Natal di Kota Bekas Tambang Batubara Polandia

Edy Can | CNN Indonesia
Rabu, 22 Dec 2021 19:30 WIB
Menjajal pasar natal di kota Katowice, Polandia, berarti menikmati kincir raksasa, lapangan es buat berski, hingga minuman rempah beraroma kayu manis. Pasar natal yang digelar pemerintah Kota Katawice, Polandia, pada 19-23 Desember. (CNN Indonesia/Edy Can)
Jakarta, CNN Indonesia --

Peminat kincir raksasa itu tetap ramai di malam yang menggigit tulang. Di bawah siraman salju di awal Desember, orang yang ingin menaikinya harus rela antre. Tua muda, dewasa dan anak-anak, laki-laki dan perempuan seolah-olah melupakan suhu udara di bawah nol derajat Celcius untuk menikmati putaran kincir raksasa tersebut. Iringan lagu-lagu Natal menemani mereka.

Tentu tidak gratis menaiki kincir. Untuk bisa ikut berputar-putar, harus merogoh kocek sekitar 20 Zlotty atau sekitar Rp 80 ribu per orang per kereta. Jika empat orang dalam satu kereta maka bayarannya didiskon menjadi 80 Zlotty atau kurang lebih Rp 320 ribu. Satu kereta bisa dinaiki lima orang. Orang kelima gratis.

Kincir itu bisa ditemui di Pasar Natal yang digelar Pemerintah Kota Katowice pada 19 November-23 Desember. Pasar ini beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 22.00. Disebut pasar Natal karena memang pasar ini diadakan untuk menyambut hari kelahiran Sang Juru Selamat.


Bagi warga Polandia yang mayoritas beragama Katolik, Natal adalah hari yang sangat spesial. Seperti tradisi Lebaran, warga Polandia mudik ke rumah orang tua untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Tahun lalu, kemeriahan pasar Natal tak ada. Pemerintah Kota Katowice membatalkan perhelatannya karena pandemi Covid-19. Maklum saja, kasus Covid-19 di Polandia ketika itu cukup tinggi.

Karena itu, pasar Natal tahun ini membuat warga Kotawice sangat bergairah kembali untuk membayar kerinduan tahun lalu meski kasus Covid-19 sendiri belum reda dan masih ada ancaman varian virus Corona baru, Omicron.

Kemeriahan pasar natal di Katowice, PolandiaSalah satu sudut pasar natal di Kota Katowice, Polandia. (CNN Indonesia/Edy Can)

Kota Bekas Tambang Batu Bara

Pasar Natal ini sekaligus juga ajang promosi pariwisata Katowice. Kota bekas tambang batu bara dan industri alat berat ini memang belum setenar kota lainnya di Polandia seperti Warsawa, Krakow ataupun Auschwitz.

Kota di sebelah barat daya Polandia masih berusaha menggenjot pamornya. Salah satunya dengan menggelar acara-acara internasional. Dengan demikian, kota yang berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa ini berharap bisa bertranformasi menjadi kota metropolitan yang mempunyai inovasi dan kemajuan teknologi.

Tak perlu bersusah payah menemukan pasar Natal di Katowice ini. Kincir raksasa setinggi hampir 20 meter tadi sebagai penanda arah. Gemerlap lampu serta suara musik terlihat dan terdengar dari jauh. Pasar ini hanya berjarak kurang lebih 15 menit berjalan kaki dari terminal bis utama.

Bila Anda berangkat dari Warsawa, ibu kota Polandia, jaraknya kurang lebih 45 menit dengan menaiki pesawat atau tiga jam dengan menggunakan kereta api. Sementara jaraknya dengan Krakow sekitar satu jam dengan mengendarai mobil.

Kemeriahan pasar natal di Katowice, PolandiaKincir raksasa di pasar natal Kota Katowice yang bisa terlihat dari kejauhan. (CNN Indonesia/Edy Can)

Selain kincir raksasa tadi, pasar Natal Katowice juga memiliki daya tarik lain. Ada lapangan es buat berski seluas lapangan futsal. Bagi yang ingin meluncur, pengelolanya menyewakan sepatu ski.

Ada pula komedi putar yang merupakan salah satu wahana permainan favorit bagi para pengunjung.

Tentu tak lengkap rasanya jika tak mencicipi ragam kuliner tradisional Polandia seperti pieorogi, zurek, bigos dan flaki. Saya berkesempatan menjajal semangkok zurek, atau sup gandum berisi wortel dan kentang dengan rempah-rempah. Semangkok supnya ditamba selembar roti gandum dibanderol sebesar 12 Zlotty. Ditambah sepotong sosis seharga 18 Zlotty. Perut pun terasa lebih terasa hangat dan penuh.

Anda bisa juga mencicipi minuman khas Polandia yang memiliki aroma kayu manis. Secangkirnya berkisar 12 Zoltty hingga 25 Zlotty.

Tentu saja ada pernak-pernik Natal yang beraneka rupa dan warna seperti bola kristal, lingkaran corona, hiasan kue jahe, kaos kaki dan topi sinterklas. Para penjual hiasan pohon Natal bertebaran di dalam pasar ini. Kios-kios kecil berbentuk pondok juga menyediakan kerajinan tangan sebagai oleh-oleh bagi turis seperti boneka, gantung kunci, bola kristal dan sebagainya.

Bertandang ke pasar ini, Anda harus cukup bersabar terutama saat berbelanja di kios-kios makanan dan minuman. Pengunjungnya cukup padat. Siapkan baju hangat dan jaket yang tebal. Sembari menunggu, pengunjung bisa berfoto atau swafoto. Yang pasti, jangan lupa memakai masker dan menjaga jarak.

Wesołych Świąt Boże Narodzenie, Selamat Natal!

(vws/vws)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER