Iktikaf adalah amalan yang bisa dilakukan kapan saja, termasuk 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Berikut tata cara iktikaf di bulan Ramadan.(Foto: ANTARA FOTO/Rahmad)
Jakarta, CNN Indonesia --
Iktikaf di bulan Ramadanmerupakan amalansunah yang bisa dilakukan kapan saja. Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, iktikaf dapat menjadi amalan untuk meraih malam lailatul qadar. Berikut tata cara iktikaf di bulan Ramadan.
Secara praktik, arti iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan tujuan semata-mata untuk beribadah kepada Allah.
Selain itu, melaksanakan iktikaf di bulan Ramadan juga harus memenuhi syarat iktikaf:
Beragama Islam
Baligh
Berakal sehat
Bebas dari hadas besar
Apabila orang yang menjalankan iktikaf tidak memenuhi syarat tersebut, maka iktikafnya dianggap tidak sah.
Tata Cara Iktikaf di Bulan Ramadan
Tata cara iktikaf di masjid dapat diawali dengan membaca niat terlebih dulu sesuai dengan jenis iktikaf yang akan dilakukan.
Terdapat tiga jenis iktikaf, yaitu iktikaf mutlak, iktikaf terikat waktu tanpa terus-menerus, dan iktikaf terikat waktu secara terus-menerus selama sepuluh hari Ramadan.
1. Membaca niat iktikaf
Tata cara iktikaf di bulan Ramadan diawali dengan membaca niat iktikaf. (Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Di bawah ini terdapat beberapa pilihan niat iktikaf yang bisa Anda sesuaikan:
Apabila orang itu melakukan salah satu hal yang membatalkan, maka rangkaian ibadah iktikaf di bulan Ramadan dianggap tidak sah, meski sudah melewati beberapa malam sebelumnya.
Itulah tata cara iktikaf di bulan Ramadan yang bisa Anda lakukan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Iktikaf di bulan Ramadanmerupakan amalansunah yang bisa dilakukan kapan saja. Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, iktikaf dapat menjadi amalan untuk meraih malam lailatul qadar. Berikut tata cara iktikaf di bulan Ramadan.
Secara praktik, arti iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan tujuan semata-mata untuk beribadah kepada Allah.
Selain itu, melaksanakan iktikaf di bulan Ramadan juga harus memenuhi syarat iktikaf:
Beragama Islam
Baligh
Berakal sehat
Bebas dari hadas besar
Apabila orang yang menjalankan iktikaf tidak memenuhi syarat tersebut, maka iktikafnya dianggap tidak sah.
Tata Cara Iktikaf di Bulan Ramadan
Tata cara iktikaf di masjid dapat diawali dengan membaca niat terlebih dulu sesuai dengan jenis iktikaf yang akan dilakukan.
Terdapat tiga jenis iktikaf, yaitu iktikaf mutlak, iktikaf terikat waktu tanpa terus-menerus, dan iktikaf terikat waktu secara terus-menerus selama sepuluh hari Ramadan.
1. Membaca niat iktikaf
Tata cara iktikaf di bulan Ramadan diawali dengan membaca niat iktikaf. (Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Di bawah ini terdapat beberapa pilihan niat iktikaf yang bisa Anda sesuaikan:
Tata cara i'tikaf di bulan ramadan, lanjut di halaman berikut...
Tata Cara Iktikaf di Bulan Ramadan
Iktikaf adalah amalan yang bisa dilakukan kapan saja, termasuk 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Berikut tata cara iktikaf di bulan Ramadan.(Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
2. Mengawali dengan salat sunah dan salat wajib.
3. Membaca Al-quran.
4. Perbanyak bertasbih.
5. Perbanyak bertahmid.
6. Perbanyak bertahlil.
7. Perbanyak bertakbir.
8. Perbanyak istighfar.
9. Membaca shalawat Nabi.
10. Memperbanyak doa-doa secara khusyuk dan tafakkur.
Apabila orang itu melakukan salah satu hal yang membatalkan, maka rangkaian ibadah iktikaf di bulan Ramadan dianggap tidak sah, meski sudah melewati beberapa malam sebelumnya.
Itulah tata cara iktikaf di bulan Ramadan yang bisa Anda lakukan.