Daftar Lengkap 6 Rukun Iman dalam Islam Beserta Penjelasannya
CNN Indonesia
Minggu, 17 Apr 2022 07:31 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Rukun iman terdiri atas 6 pilar yang menjadi landasan kepercayaan bagi tiap muslim. Berikut 6 rukun iman dalam Islam beserta penjelasannya. (Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia --
Rukun iman dalam Islam terdiri atas enam pilar yang menjadi landasan kepercayaan bagi setiap muslim. Kewajiban mempercayai rukun iman ada dalam hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
"Maka kabarkan kepadaku tentang iman, Rasulullah bersabda: Iman adalah bahwa kamu beriman kepada Allah dan Malaikat-Nya, segala kitab-Nya, dan Rasul-Nya dan hari akhirat serta kamu beriman dengan qadar baik dan buruk." (HR. Imam Muslim).
Berikut rukun iman dalam Islam beserta penjelasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Iman kepada Allah
Rukun iman pertama merupakan bentuk kepercayaan atas keberadaan Allah SWT, sebagai Tuhan yang Maha Esa dan tiada Tuhan selain Allah.
Percaya pada Allah sama artinya dengan percaya bahwa Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu, termasuk percaya ketetapannya dan sifat-sifat Allah dalam Asmaul Husna.
Selain itu, percaya kepada Allah diwujudkan dalam bentuk perilaku sesuai perintah yang diajarkan Allah serta menjauhi semua larangannya.
Percaya kepada malaikat adalah salah satu rukun iman dalam Islam.(Foto: Istock/panyajampatong)
Iman kepada malaikat berarti percaya bahwa Allah menciptakan semua malaikat dengan berbagai tugas. Dari sekian banyak jumlahnya, berikut 10 malaikat yang wajib diketahui:
Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu
Malaikat Mikail bertugas menyampaikan rezeki
Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala
Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa
Malaikat Munkar bertugas menanyakan ruh di alam kubur
Malaikat Nakir bertugas menanyakan ruh di alam kubur
Malaikat Raqib bertugas mencatat amal baik manusia
Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia
Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka
Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga
Perlu diketahui, seluruh wahyu diturunkan oleh Allah kepada pada Nabi serta utusannya melalui malaikat.
Apabila umatnya tidak beriman kepada malaikat, itu sama halnya dengan ingkar atas keberadaan Allah, para rasul, serta wahyunya.
Rukun iman dalam Islam ketiga yaitu mengimani kitab-kitab yang diturunkan Allah, sekaligus mengamalkan semua perintah dalam kita suci itu.
Kitab tersebut di antaranya, Kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud AS, Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS, Kitab Injil kepada Nabi Isa AS, dan Kitab Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain memberi petunjuk mengenai ajaran Rasul, kitab-kitab ini juga berfungsi sebagai pedoman menentukan kebenaran.
Iman kepada hari akhir berarti percaya bahwa bahwa kiamat itu nyata dan pasti akan datang sesuai dengan ketetapan Allah.
Apabila seorang muslim tidak turut beriman pada hari akhir, maka tidak sempurna agamanya dan berarti tidak mempercayai keberadaan Allah.
Kiamat terdiri dari dua, kiamat kubro atau kiamat besar pertanda hancurnya semua alam semesta, sedangkan kiamat sugro yakni kiamat kecil berupa bencana alam dan kematian.
Beriman kepada qada dan qadar sama halnya percaya atas semua ketetapan serta takdir dari Allah. Takdir yang termasuk rukun iman dalam Islam yaitu takdir muallaq dan takdir mubram.
Takdir muallaq berarti dapat diubah ketetapannya atas dasar usaha manusia termasuk ikhtiar pada Allah.
Sementara takdir mubram sifatnya mutlak tidak bisa ditawar. Contohnya seperti kelahiran seorang anak, kematian, hingga hari kiamat.
Itulah daftar lengkap 6 rukum iman dalam Islam beserta penjelasannya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Rukun iman dalam Islam terdiri atas enam pilar yang menjadi landasan kepercayaan bagi setiap muslim. Kewajiban mempercayai rukun iman ada dalam hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
"Maka kabarkan kepadaku tentang iman, Rasulullah bersabda: Iman adalah bahwa kamu beriman kepada Allah dan Malaikat-Nya, segala kitab-Nya, dan Rasul-Nya dan hari akhirat serta kamu beriman dengan qadar baik dan buruk." (HR. Imam Muslim).
Berikut rukun iman dalam Islam beserta penjelasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Iman kepada Allah
Rukun iman pertama merupakan bentuk kepercayaan atas keberadaan Allah SWT, sebagai Tuhan yang Maha Esa dan tiada Tuhan selain Allah.
Percaya pada Allah sama artinya dengan percaya bahwa Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu, termasuk percaya ketetapannya dan sifat-sifat Allah dalam Asmaul Husna.
Selain itu, percaya kepada Allah diwujudkan dalam bentuk perilaku sesuai perintah yang diajarkan Allah serta menjauhi semua larangannya.
Percaya kepada malaikat adalah salah satu rukun iman dalam Islam.(Foto: Istock/panyajampatong)
Iman kepada malaikat berarti percaya bahwa Allah menciptakan semua malaikat dengan berbagai tugas. Dari sekian banyak jumlahnya, berikut 10 malaikat yang wajib diketahui:
Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu
Malaikat Mikail bertugas menyampaikan rezeki
Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala
Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa
Malaikat Munkar bertugas menanyakan ruh di alam kubur
Malaikat Nakir bertugas menanyakan ruh di alam kubur
Malaikat Raqib bertugas mencatat amal baik manusia
Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia
Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka
Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga
Perlu diketahui, seluruh wahyu diturunkan oleh Allah kepada pada Nabi serta utusannya melalui malaikat.
Apabila umatnya tidak beriman kepada malaikat, itu sama halnya dengan ingkar atas keberadaan Allah, para rasul, serta wahyunya.
Daftar Lengkap 6 Rukun Iman dalam Islam Beserta Penjelasannya
Rukun iman terdiri atas 6 pilar yang menjadi landasan kepercayaan bagi tiap muslim. Berikut 6 rukun iman dalam Islam beserta penjelasannya. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
Rukun iman dalam Islam ketiga yaitu mengimani kitab-kitab yang diturunkan Allah, sekaligus mengamalkan semua perintah dalam kita suci itu.
Kitab tersebut di antaranya, Kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud AS, Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS, Kitab Injil kepada Nabi Isa AS, dan Kitab Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain memberi petunjuk mengenai ajaran Rasul, kitab-kitab ini juga berfungsi sebagai pedoman menentukan kebenaran.
Iman kepada hari akhir berarti percaya bahwa bahwa kiamat itu nyata dan pasti akan datang sesuai dengan ketetapan Allah.
Apabila seorang muslim tidak turut beriman pada hari akhir, maka tidak sempurna agamanya dan berarti tidak mempercayai keberadaan Allah.
Kiamat terdiri dari dua, kiamat kubro atau kiamat besar pertanda hancurnya semua alam semesta, sedangkan kiamat sugro yakni kiamat kecil berupa bencana alam dan kematian.
Beriman kepada qada dan qadar sama halnya percaya atas semua ketetapan serta takdir dari Allah. Takdir yang termasuk rukun iman dalam Islam yaitu takdir muallaq dan takdir mubram.
Takdir muallaq berarti dapat diubah ketetapannya atas dasar usaha manusia termasuk ikhtiar pada Allah.
Sementara takdir mubram sifatnya mutlak tidak bisa ditawar. Contohnya seperti kelahiran seorang anak, kematian, hingga hari kiamat.
Itulah daftar lengkap 6 rukum iman dalam Islam beserta penjelasannya.