Dongkrak Performa Atlet, Madura United Rangkul Mayapada Hospital

Mayapada Hospital | CNN Indonesia
Kamis, 02 Jun 2022 15:47 WIB
Klub sepakbola Liga 1 Indonesia Madura United FC merangkul Mayapada Hospital Jakarta Selatan untuk menjaga performa atlet menjelang turnamen pra-musim 2022. Atlet berlatih di Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Jakarta Selatan. (Foto: Mayapada Hospital)
Jakarta, CNN Indonesia --

Madura United FC, klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia, menggandeng Mayapada Hospital Jakarta Selatan untuk mendongkrak performa atlet dalam menyambut turnamen pra-musim 2022.

Mayapada Hospital Jakarta Selatan memiliki Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC), suatu pusat pelayanan kesehatan terintegrasi dan menyeluruh yang terdiri dari multi spesialis seperti Orthopedi Konsultan Sport Medicine, Spesialis Kedokteran Olahraga, Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Tim Fisioterapi Olahraga, dan Rehabilitasi Medik.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan kepada semua atlet untuk memenuhi syarat Turnamen Pra-Musim 2022 sebagai pemanasan permainan Gelaran Liga 1 yang dilaksanakan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia pada akhir Juli 2022. Pemeriksaan kesehatan ini akan diikuti oleh 35 anggota klub Madura United FC.

Pemeriksaan kesehatan kompreshensif ini ditangani langsung oleh dr. Taufan Favian Reyhan Sp.KO selaku dokter spesialis kedokteran olahraga di Mayapada Hospital Jakarta Selatan beserta tim.

Bagi atlit olahraga, termasuk pemain sepakbola, kondisi tubuh yang benar-benar fit dan prima akan menentukan kelancaran pertandingan, disamping skill yang mumpuni. Hal ini lah yang menjadikan dasar pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk menjaga performa.

Standar pemeriksaan dan tes medis pun mengikuti standar FIFA yang meliputi tes laboratorium lengkap, tes irama jantung dan pembuluh darah, pemeriksaan muskuloskeletal tubuh serta pemeriksaan fleksibilitas tubuh.

Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Dr. Benny H. Tumbelaka, menyebutkan bahwa SITPEC merupakan layanan yang mengakomodir program kebugaran bagi pasien yang sudah aktif berolahraga namun ingin meningkatkan performa serta ketahanan fisik dalam olahraga di bawah pengawasan ketat oleh dokter multispesialis.

"Persiapan para atlit termasuk di dalamnya pemeriksaan kesehatan komprehensif serta rekomendasi dari tim kedokteran olahraga kami, diharapkan dapat mampu untuk mengantar para atlit tampil prima, meminimalisir resiko dan potensi cedera serta memberikan performa terbaik mereka selama pertandingan," ujarnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Madura United FC yang telah mempercayakan kembali SITPEC Mayapada Hospital Jakarta Selatan untuk ambil bagian dan mendukung para atlit sepakbola yang akan mengikuti Pra Musim 2022 Sepakbola Profesional Liga 1 Indonesia.

dr. Taufan Favian Reyhan Sp.KO, dokter spesialis kedokteran olahraga di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan didasarkan pada pemeriksaan PCMA terstandardisasi FIFA. PCMA terstandardisasi FIFA merupakan dasar internasional bagi pemeriksaan kesehatan pesepakbola.

"Di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami melengkapi pemeriksaan tersebut dengan pemeriksaan lain berupa tes fungsional untuk makin memantapkan kondisi pemain fit secara fisik," ujarnya.

Pemeriksaan fungsional yang dilakukan Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara lain terdiri dari pemeriksaan kualitas gerak mulai dari otot core, hip, lutut, hingga pergelangan kaki yang menunjang pemain sepakbola dalam bergerak.

"Pemeriksaan muskuloskeletal merupakan salah satu bagian dari pemeriksaan fisik yang terdapat di PCMA. Terdiri dari pemeriksaan ruang gerak dan stabilitas otot sendi tubuh. Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk menilai apakah pemain memiliki riwayat cedera atau kondisi yang menjadikan risiko cedera bagi pemain di kemudian hari."

Head Coach Madura United FC Fabio Lefundes mengatakan tubuh yang fit dan prima akan mengantarkan para atlitnya untuk memberikan performa terbaik dalam Turnamen Pra-Musim 2022.

Dia menegaskan bahwa atlit sepakbola dituntut untuk tidak hanya melatih tehnik, tetapi juga perlu untuk melatih ketangkasan (performance) dan ketahanan permainan (endurance).

Untuk itu, pihaknya mempercayakan SITPEC Mayapada Hospital Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta kesiapan fisik para atlit, selain untuk memenuhi persyaratan Medical Check Up Turnamen Pra Musim 2022 serta melatih untuk peningkatan performance dan endurance.

"Kami senang bahwa SITPEC Mayapada Hospital Jakarta Selatan didukung oleh tim kedokteran olahraga yang mumpuni dan mempunyai kredibilitas yang baik," katanya.

Pemain Madura United FC Bayu Gatra Sanggiawan mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan sangat penting dan baik dilakukan untuk mengantisipasi cedera dan risiko. Bayu pun menceritakan pengalamannya yang sempat mengalami cedera dan operasi ACL di kaki kanan pada 2010.

"Alhamdulilah sekarang sudah pulih sediakala. Pemeriksaan kesehatan pada hari ini sangat baik sekali dilakukan untuk mengantisipasi cedera dan resiko lainnya, terlebih saya berada di tangan yang tepat yaitu tim Spesialis Kedokteran Olahraga Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Semoga dengan pemeriksaan ini, bisa mengantar saya bermain maksimal membela Madura United FC," katanya.

SITPEC tidak hanya melayani layanan komprehensif kepada para atlit olahraga, tetapi juga sebagai solusi kesehatan komprehensif bagi masyarakat awam yang ingin memulai program kebugaran olahraga, masyarakat yang hobi berolahraga atau Sport Enthusiast untuk meningkatkan ketahanan dan performa olahraga secara tepat di bawah pengawasan medis untuk meminimalisir resiko cedera di kemudian hari.

Center yang memiliki tempat khusus di unit Mayapada Hospital Jakarta Selatan ini juga menangani beberapa klub Olahraga untuk meningkatkan performance dan endurance para atlit tersebut.

Layanan ini mengakomodir, menjadi solusi, menyediakan berbagai program perawatan cedera olahraga, mulai dari program preventif agar terhindar dari cedera olahraga, penanganan cedera olahraga dengan pendekatan operatif dan non operatif, hingga program pemulihan paska cedera dan paska operasi.

(aor/aor)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER