• Home
  • Nasional
    • Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik
  • Internasional
    • Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
  • Ekonomi
    • Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action
  • Olahraga
    • Sepakbola Moto GP F1 Raket
  • Teknologi
    • Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate
  • Otomotif
    • Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif
  • Hiburan
    • Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
  • Gaya Hidup
    • Health Food Travel Trends
  • Fokus
  • Kolom
  • Terpopuler
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  • TV
  • Indeks
  • Download Apps

Ikuti Kami

For You Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
Home Gaya Hidup Food

INTIP: 5 Ikan 'Terlarang' untuk Penderita Diabetes

CNN Indonesia
Rabu, 20 Sep 2023 10:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ikan yang 'terlarang' untuk penderita diabetes adalah ikan yang mengandung merkuri. Senyawa ini meningkatkan risiko pasien diabetes mengalami kerusakan saraf.
Add as a preferred
source on Google
KOMENTAR
TOPIK TERKAIT

kesehatan

diabetes

ikan

ikan yang berbahaya untuk diabetes

ikan mengandung merkuri

ARTIKEL TERKAIT

Patut Dicoba, 3 Jenis Beras Terbaik Ini Tak Bikin Gula Darah Naik

5 Ikan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes

Dimakan Yura Yunita Sebelum Tampil Menyanyi, Apa Saja Manfaat Kencur?

11 Makanan Sumber Karbohidrat Tak Sehat yang Harus Kamu Hindari

5 Ikan yang 'Haram' Dimakan Setelah Operasi Caesar

FOTO LAINNYA
FOTO: Israel Gempur Tenda Pengungsi di Deir al-Balah Gaza
FOTO: Pesona Magis Pacu Jawi di Tanah Datar Sumbar yang Mendunia
Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga
Add as a preferred
source on Google

© 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission.

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer