Ilustrasi. Belanja di mal tampaknya kini tak lagi menggiurkan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Belanja di maltampaknya kini tak lagi menggiurkan. Alih-alih di mal, banyak orang memilih belanja di e-commerce.
Tengok saja Rengganis (22) yang baru mulai belajar make up. Selain sibuk menonton tayangan-tayangan di YouTube dari para beauty influencer, ia juga harus membeli semua makeup yang diperlukan untuk diaplikasikan ke wajahnya.
"Iya mulai banget nih belajar make up. Kan, sudah mulai kerja juga pengen dong terlihat lebih cakep pakai makeup," kata Rengganis memulai obrolan dengan CNNIndonesia.com, Senin (25) malam melalui sambungan telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, alih-alih belanja di toko-toko fisik yang berjejeran di mal, Rengganis memilih belanja secara daring. Tak perlu menunggu lama, ia langsung tiduran di atas kasur setelah menonton siaran YouTube dan sibuk mengotak-atik handphone-nya.
"Aku belanja di e-commerce. Langsung pesan saja, jam berapapun tinggal scroll, masukin keranjang, bayar. Dua hari sudah sampai itu barang depan rumah," kata Rengganis.
Dia bilang, belanja makeup di e-commerce terasa lebih mudah. Dia tak perlu merasa risih dengan tatapan penjaga toko di mal-mal yang kadang tidak ramah.
Untuk belanja di online shop yang penting dia tahu apa yang mau dibeli. Selain itu, harganya juga biasanya jauh lebih miring.
Sementara saat ke mal, paling-paling Rengganis hanya window shopping, makanan, atau nonton di bioskop. Yang jelas, tidak untuk berbelanja.
Hal sama juga diungkap Tsatia (29). Sebagai karyawan swasta dengan jam kerja luar biasa padat, tak ada waktu baginya untuk belanja di mal. Meski tak bisa dimungkiri, sebenarnya belanja langsung di toko jauh lebih terpercaya.
"Kalau belanja, saya lebih prepare langsung [di toko] sebenarnya. Tapi di online ternyata lebih murah dan bisa pakai pay later. Jadi lebih milih di online," kata dia.
Kalaupun harus ke mal, Tsatia mengaku paling hanya window shopping. Melihat baju atau sepatu keluaran terbaru, lalu membandingkan harga di online shop.
"Kalau lebih murah ya mending checkout di online shop. Apalagi di TikTok Shop itu murah banget, kadang enggak habis pikir murahnya," kata dia.
Di tengah gempuran belanja online, Putu Merta (33) justru tetap setia belanja di toko-toko yang ada di mal. Sebagai orang yang hobi mengoleksi sepatu branded keluaran terbaru, Putu pasti memilih membelinya langsung di toko alih-alih belanja online.
"Saya, sih, tetap pilih di toko ya. Soalnya masih bisa dicoba. Dilihat juga real barangnya. Warnanya cocok enggak pas kita pakai. Lebih ke situ sih," kata dia.
Dia akui, belanja online memang jauh lebih mudah. Tidak usah repot-repot mengantre atau sengaja jalan ke mal, barang bisa datang sendiri ke rumah.
Namun, rasanya berbeda. Bagi Putu, belanja langsung di toko tetap memberi kenyamanan tersendiri untuknya.
"Memang kalau online suka ada diskon. Tapi, ya, dipikir-pikir harganya enggak beda jauh kok. Enaknya di toko ya bisa dicoba, dilihat dulu barang aslinya seperti apa," kata dia.
Nanda Nur Annisa (24) mungkin memiliki pemikiran yang sama dengan Putu soal belanja online atau offline. Bagi dia, sebenarnya keduanya sama saja. Toh, kedua cara ini memang sering dia lakukan.
Belanja di toko-toko yang ada di mal masih sering, belanja di online shop juga sering. Apalagi, jika ada diskon besar-besaran, Nanda akan rela datang dari mal satu ke mal yang lain untuk berburu diskonan.
"Kadang kalau dilihat harga baju atau makeup lagi diskon sampai yang 50-70 persenan, aku beli karena harganya lumayan jadi miring. Terus juga bisa real lihat langsung barangnya. Bisa cocokin warnanya sesuai kebutuhan," kata dia.
Ibu anak satu ini mengaku membeli barang di mal memang masih sangat sering dilakukan. Apalagi, banyak juga brand-brand tertentu yang lebih terpercaya jika membeli langsung di tokonya.
"Terkadang ada beberapa jenis brand itu ya harus dibeli secara offline untuk memastikan barangnya sesuai, bahannya, bisa dicoba dulu, dan juga melihat kualitas barangnya," kata dia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Belanja di maltampaknya kini tak lagi menggiurkan. Alih-alih di mal, banyak orang memilih belanja di e-commerce.
Tengok saja Rengganis (22) yang baru mulai belajar make up. Selain sibuk menonton tayangan-tayangan di YouTube dari para beauty influencer, ia juga harus membeli semua makeup yang diperlukan untuk diaplikasikan ke wajahnya.
"Iya mulai banget nih belajar make up. Kan, sudah mulai kerja juga pengen dong terlihat lebih cakep pakai makeup," kata Rengganis memulai obrolan dengan CNNIndonesia.com, Senin (25) malam melalui sambungan telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, alih-alih belanja di toko-toko fisik yang berjejeran di mal, Rengganis memilih belanja secara daring. Tak perlu menunggu lama, ia langsung tiduran di atas kasur setelah menonton siaran YouTube dan sibuk mengotak-atik handphone-nya.
"Aku belanja di e-commerce. Langsung pesan saja, jam berapapun tinggal scroll, masukin keranjang, bayar. Dua hari sudah sampai itu barang depan rumah," kata Rengganis.
Dia bilang, belanja makeup di e-commerce terasa lebih mudah. Dia tak perlu merasa risih dengan tatapan penjaga toko di mal-mal yang kadang tidak ramah.
Untuk belanja di online shop yang penting dia tahu apa yang mau dibeli. Selain itu, harganya juga biasanya jauh lebih miring.
Sementara saat ke mal, paling-paling Rengganis hanya window shopping, makanan, atau nonton di bioskop. Yang jelas, tidak untuk berbelanja.
Hal sama juga diungkap Tsatia (29). Sebagai karyawan swasta dengan jam kerja luar biasa padat, tak ada waktu baginya untuk belanja di mal. Meski tak bisa dimungkiri, sebenarnya belanja langsung di toko jauh lebih terpercaya.
"Kalau belanja, saya lebih prepare langsung [di toko] sebenarnya. Tapi di online ternyata lebih murah dan bisa pakai pay later. Jadi lebih milih di online," kata dia.
Kalaupun harus ke mal, Tsatia mengaku paling hanya window shopping. Melihat baju atau sepatu keluaran terbaru, lalu membandingkan harga di online shop.
"Kalau lebih murah ya mending checkout di online shop. Apalagi di TikTok Shop itu murah banget, kadang enggak habis pikir murahnya," kata dia.
Tetap setia dengan toko offline
Ilustrasi. Alih-alih di mal, banyak orang memilih belanja di e-commerce. (iStockphoto/Chainarong Prasertthai)
Di tengah gempuran belanja online, Putu Merta (33) justru tetap setia belanja di toko-toko yang ada di mal. Sebagai orang yang hobi mengoleksi sepatu branded keluaran terbaru, Putu pasti memilih membelinya langsung di toko alih-alih belanja online.
"Saya, sih, tetap pilih di toko ya. Soalnya masih bisa dicoba. Dilihat juga real barangnya. Warnanya cocok enggak pas kita pakai. Lebih ke situ sih," kata dia.
Dia akui, belanja online memang jauh lebih mudah. Tidak usah repot-repot mengantre atau sengaja jalan ke mal, barang bisa datang sendiri ke rumah.
Namun, rasanya berbeda. Bagi Putu, belanja langsung di toko tetap memberi kenyamanan tersendiri untuknya.
"Memang kalau online suka ada diskon. Tapi, ya, dipikir-pikir harganya enggak beda jauh kok. Enaknya di toko ya bisa dicoba, dilihat dulu barang aslinya seperti apa," kata dia.
Nanda Nur Annisa (24) mungkin memiliki pemikiran yang sama dengan Putu soal belanja online atau offline. Bagi dia, sebenarnya keduanya sama saja. Toh, kedua cara ini memang sering dia lakukan.
Belanja di toko-toko yang ada di mal masih sering, belanja di online shop juga sering. Apalagi, jika ada diskon besar-besaran, Nanda akan rela datang dari mal satu ke mal yang lain untuk berburu diskonan.
"Kadang kalau dilihat harga baju atau makeup lagi diskon sampai yang 50-70 persenan, aku beli karena harganya lumayan jadi miring. Terus juga bisa real lihat langsung barangnya. Bisa cocokin warnanya sesuai kebutuhan," kata dia.
Ibu anak satu ini mengaku membeli barang di mal memang masih sangat sering dilakukan. Apalagi, banyak juga brand-brand tertentu yang lebih terpercaya jika membeli langsung di tokonya.
"Terkadang ada beberapa jenis brand itu ya harus dibeli secara offline untuk memastikan barangnya sesuai, bahannya, bisa dicoba dulu, dan juga melihat kualitas barangnya," kata dia.