Cerita Istri Pelaku Judol: Suamiku Diusir Gara-gara Ngutang
Tiara Sutari | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Jul 2024 16:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Banyak rumah tangga yang hancur gara-gara judi online. (iStockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sudah dua bulan Wulan tak bertemu suaminya. Kelima anaknya juga nyaris tak mendapatkan kasih sayang sang ayah.
Suaminya pergi dari rumah gara-gara diusir sang ibu akibat ngutang puluhan juta untuk judi online.
"Bu, asupan makanan Kania harus lebih diperhatikan ya, soalnya berat badannya enggak naik-naik dari bulan lalu". Suara bidan di salah satu puskesmas di kawasan Ciamis, Jawa Barat, membuyarkan lamunan Wulan (26).
Dia terkesiap saat melihat angka yang tertera di timbangan, berat badan Kania --anak bungsunya yang saat ini berusia tujuh bulan-- bahkan tidak menyentuh angka 5 kilogram. Miris rasanya, mengetahui kebutuhan gizi anak bungsunya itu tidak bisa terpenuhi dengan baik.
"Muhun (iya), Bu. Harga-harga lagi mahal, jadi makanan seadanya wae di bumi (makanan seadanya saja di rumah)," kata Wulan.
Keuangan rumah tangga Wulan memang sedang morat-marit. Punya lima anak membuat pengeluaran makin bengkak. Belum lagi utang yang menggunung akibat suaminya, Tono, yang kecanduan judi slot atau judi online.
Pemasukan tidak ada, pengeluaran dan utang justru makin membengkak.
"Mulai tengah tahun 2023 lah si aa [Tono] itu mulai main slot. Kecanduan kayaknya, karena awalnya mah kecil, cuma coba-coba saja. Itu dia suka menang, lama-lama makin gede top-up-nya, sampai uang nyecep (uang berkat lahiran) si Kania aja dipakai," kata Wulan membagikan ceritanya kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
Tono berusia 2 tahun lebih muda dari Wulan. Pasangan ini sudah menjalani rumah tangga hampir 7 tahun. Keduanya menikah di usia yang sangat muda, Wulan di usia 19 tahun, dan Tono di usia 17 tahun.
Sebenarnya, Tono bagi Wulan adalah sosok pria muda tampan yang bertanggung jawab. Keduanya yang bahkan tidak tamat SMA itu memutuskan menikah dengan modal cinta tanpa kesiapan mental dan materi yang mapan.
Meski sayang, Wulan juga tidak bisa tutup mata. Suaminya yang menurutnya bertanggung jawab itu juga-lah yang bikin anak bungsunya kini harus menghadapi kemungkinan kurang gizi hingga kekurangan kasih sayang akibat bapaknya tak bisa lagi tinggal bersama.
Ilustrasi. Banyak rumah tangga yang berantakan karena judi online. (iStockphoto/Hendra Su)
Sosok Tono memang banyak berubah setelah mengenal judi online. Dulu, Tono adalah tipikal suami yang membantu istri. Tono mau memasak, mencuci, atau mengerjakan pekerjaan rumah lain kalau Wulan sedang kerepotan mengurus anak-anak mereka.
Tapi, akhir-akhir ini Tono berubah. Sudah tidak pernah lagi membantu urusan rumah. Tono selalu sibuk dengan gadget-nya. Sekedar main bersama anak-anak pun Tono ogah-ogahan.
Selain itu, penampilannya juga makin kusut. Tono juga jadi lebih temperamen. Anak pertamanya bahkan sering jadi sasaran marah-marah Tono tanpa alasan.
"Akhirnya saya tahu, si aa kalau lagi marah-marah berarti rugi kalah judi slotnya. Masalahnya, dia itu lebih sering kalah, jadi lebih sering marah-marah," kata dia.
Simak cerita istri pelaku judol selengkapnya di halaman berikutnya..
Puncaknya, Tono yang baru berusia 24 tahun sudah terjerat utang puluhan juta. Padahal, dia tak punya penghasilan tetap, hanya buruh bangunan yang kerja serabutan.
Saat ini, sudah hampir empat bulan Tono nganggur. Kesehariannya cuma dihabiskan untuk main judi online yang lebih sering kalah daripada memang.
Kelakuan Tono sudah bikin pusing mertuanya. Pasalnya, menantunya itu sama sekali tidak bekerja. Padahal, anaknya sudah lima dan semuanya perlu diberi makan.
Belum lagi, saban hari banyak orang yang datang ke rumah untuk menagih utang. Sebab, hampir semua rumah alias tetangga di desa itu sudah Tono pinjam uangnya untuk top-up judi online.
"Ya, si mama mah sudah pusing, makanya dia [Tono] diusir, kan. Pusing juga tiap hari ada yang nagih ke rumah, ternyata si aa, kan, utangnya gede ke tetangga," kata Wulan.
Bahkan saking sudah kecanduannya, pernah suatu hari Tono mencuri uang mertuanya. Mereka memang tinggal bersama karena ayah Wulan yang sudah lama tiada.
"Ya, kan, kalau si mama meninggal, memang ini warisan buat Wulan. Tapi sekarang si mama malah ngancam, katanya kalau si aa masih main slot, rumahnya mau disumbangin ke masjid," kata Wulan.
Kemarahan ibunya Wulan itu mencapai puncak saat Tono ketahuan mencuri uang di kamarnya. Kala itu, Tono berdalih uangnya untuk membeli keperluan Kania.
Tapi, ibu tidak percaya dan akhirnya Tono mengaku bahwa uang tersebut akan dia gunakan untuk top-up judi slot.
Sudah hampir setahun Tono kecanduan judi online. Mulanya hanya coba-coba, tapi akhirnya malah sulit terlepas. Kini, ia harus menanggung akibat, berutang banyak dan berpisah dari anak istri.
"Kata mama, sih, kalau mau cerai juga enggak apa-apa. Tapi, aku enggak bisa ya, anak juga sudah lima. Makanya si aa suruh insaf enggak judol lagi dan cari kerja yang benar. Sekarang dia bilang, sih, mau berubah, tapi belum ketahuan juga berubahnya bagaimana," kata Wulan.
Cerita Tono dan Wulan memang tidak setragis pasangan lain yang sampai bercerai. Tapi, kelima anak Tono harus menanggung akibat, kehilangan sosok ayah gara-gara judi online.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sudah dua bulan Wulan tak bertemu suaminya. Kelima anaknya juga nyaris tak mendapatkan kasih sayang sang ayah.
Suaminya pergi dari rumah gara-gara diusir sang ibu akibat ngutang puluhan juta untuk judi online.
"Bu, asupan makanan Kania harus lebih diperhatikan ya, soalnya berat badannya enggak naik-naik dari bulan lalu". Suara bidan di salah satu puskesmas di kawasan Ciamis, Jawa Barat, membuyarkan lamunan Wulan (26).
Dia terkesiap saat melihat angka yang tertera di timbangan, berat badan Kania --anak bungsunya yang saat ini berusia tujuh bulan-- bahkan tidak menyentuh angka 5 kilogram. Miris rasanya, mengetahui kebutuhan gizi anak bungsunya itu tidak bisa terpenuhi dengan baik.
"Muhun (iya), Bu. Harga-harga lagi mahal, jadi makanan seadanya wae di bumi (makanan seadanya saja di rumah)," kata Wulan.
Keuangan rumah tangga Wulan memang sedang morat-marit. Punya lima anak membuat pengeluaran makin bengkak. Belum lagi utang yang menggunung akibat suaminya, Tono, yang kecanduan judi slot atau judi online.
Pemasukan tidak ada, pengeluaran dan utang justru makin membengkak.
"Mulai tengah tahun 2023 lah si aa [Tono] itu mulai main slot. Kecanduan kayaknya, karena awalnya mah kecil, cuma coba-coba saja. Itu dia suka menang, lama-lama makin gede top-up-nya, sampai uang nyecep (uang berkat lahiran) si Kania aja dipakai," kata Wulan membagikan ceritanya kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
Tono berusia 2 tahun lebih muda dari Wulan. Pasangan ini sudah menjalani rumah tangga hampir 7 tahun. Keduanya menikah di usia yang sangat muda, Wulan di usia 19 tahun, dan Tono di usia 17 tahun.
Sebenarnya, Tono bagi Wulan adalah sosok pria muda tampan yang bertanggung jawab. Keduanya yang bahkan tidak tamat SMA itu memutuskan menikah dengan modal cinta tanpa kesiapan mental dan materi yang mapan.
Meski sayang, Wulan juga tidak bisa tutup mata. Suaminya yang menurutnya bertanggung jawab itu juga-lah yang bikin anak bungsunya kini harus menghadapi kemungkinan kurang gizi hingga kekurangan kasih sayang akibat bapaknya tak bisa lagi tinggal bersama.
Ilustrasi. Banyak rumah tangga yang berantakan karena judi online. (iStockphoto/Hendra Su)
Sosok Tono memang banyak berubah setelah mengenal judi online. Dulu, Tono adalah tipikal suami yang membantu istri. Tono mau memasak, mencuci, atau mengerjakan pekerjaan rumah lain kalau Wulan sedang kerepotan mengurus anak-anak mereka.
Tapi, akhir-akhir ini Tono berubah. Sudah tidak pernah lagi membantu urusan rumah. Tono selalu sibuk dengan gadget-nya. Sekedar main bersama anak-anak pun Tono ogah-ogahan.
Selain itu, penampilannya juga makin kusut. Tono juga jadi lebih temperamen. Anak pertamanya bahkan sering jadi sasaran marah-marah Tono tanpa alasan.
"Akhirnya saya tahu, si aa kalau lagi marah-marah berarti rugi kalah judi slotnya. Masalahnya, dia itu lebih sering kalah, jadi lebih sering marah-marah," kata dia.
Simak cerita istri pelaku judol selengkapnya di halaman berikutnya..
Diusir Mertua dari Rumah Gegara Judol
Ilustrasi. Banyak rumah tangga yang berantakan gara-gara judi online. (AFP/ADITYA AJI)
Puncaknya, Tono yang baru berusia 24 tahun sudah terjerat utang puluhan juta. Padahal, dia tak punya penghasilan tetap, hanya buruh bangunan yang kerja serabutan.
Saat ini, sudah hampir empat bulan Tono nganggur. Kesehariannya cuma dihabiskan untuk main judi online yang lebih sering kalah daripada memang.
Kelakuan Tono sudah bikin pusing mertuanya. Pasalnya, menantunya itu sama sekali tidak bekerja. Padahal, anaknya sudah lima dan semuanya perlu diberi makan.
Belum lagi, saban hari banyak orang yang datang ke rumah untuk menagih utang. Sebab, hampir semua rumah alias tetangga di desa itu sudah Tono pinjam uangnya untuk top-up judi online.
"Ya, si mama mah sudah pusing, makanya dia [Tono] diusir, kan. Pusing juga tiap hari ada yang nagih ke rumah, ternyata si aa, kan, utangnya gede ke tetangga," kata Wulan.
Bahkan saking sudah kecanduannya, pernah suatu hari Tono mencuri uang mertuanya. Mereka memang tinggal bersama karena ayah Wulan yang sudah lama tiada.
"Ya, kan, kalau si mama meninggal, memang ini warisan buat Wulan. Tapi sekarang si mama malah ngancam, katanya kalau si aa masih main slot, rumahnya mau disumbangin ke masjid," kata Wulan.
Kemarahan ibunya Wulan itu mencapai puncak saat Tono ketahuan mencuri uang di kamarnya. Kala itu, Tono berdalih uangnya untuk membeli keperluan Kania.
Tapi, ibu tidak percaya dan akhirnya Tono mengaku bahwa uang tersebut akan dia gunakan untuk top-up judi slot.
Sudah hampir setahun Tono kecanduan judi online. Mulanya hanya coba-coba, tapi akhirnya malah sulit terlepas. Kini, ia harus menanggung akibat, berutang banyak dan berpisah dari anak istri.
"Kata mama, sih, kalau mau cerai juga enggak apa-apa. Tapi, aku enggak bisa ya, anak juga sudah lima. Makanya si aa suruh insaf enggak judol lagi dan cari kerja yang benar. Sekarang dia bilang, sih, mau berubah, tapi belum ketahuan juga berubahnya bagaimana," kata Wulan.
Cerita Tono dan Wulan memang tidak setragis pasangan lain yang sampai bercerai. Tapi, kelima anak Tono harus menanggung akibat, kehilangan sosok ayah gara-gara judi online.