3 Doa Mengusir Cicak dan Hukum Membunuhnya dalam Islam
CNN Indonesia
Kamis, 31 Jul 2025 17:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Ada beberapa doa mengusir cicak yang bisa dibaca di rumah. (iStockphoto/wasantistock)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cicak merupakan hewan kecil yang sering ditemukan di dalam rumah. Meski kecil, kehadirannya bisa mengganggu penghuni rumah, apalagi cicak suka muncul tiba-tiba.
Selain itu, cicak juga punya kebiasaan buang air besar di tempat yang tidak semestinya, bahkan di atas makanan. Tak heran jika banyak orang ingin mengusir cicak dari rumah.
Bagi umat Islam, mengusir cicak bisa dilakukan dengan cara yang sesuai ajaran, yaitu membaca doa mengusir cicak dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini ada kumpulan doa mengusir cicak yang bisa kamu amalkan serta penjelasan mengenai hukum membunuh cicak menurut Islam.
Setidaknya ada tiga doa yang bisa dibacakan untuk mengusir cicak dari rumah. Meski terkadang cicak tampak kecil dan tidak signifikan, kehadirannya bisa mengganggu. Apalagi kalau membahayakan kebersihan makanan yang tersaji di rumah.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini doa-doanya.
1. Doa dari QS Al-Isra ayat 44
Salah satu cara mengusir cicak bisa dengan membaca ayat suci Al-Qur'an, yaitu QS Al-Isra ayat 44. Ayat ini mengandung makna bahwa seluruh makhluk di langit dan bumi bertasbih kepada Allah SWT, meskipun manusia tidak bisa memahami tasbih mereka.
Bacaan ini bisa menjadi doa memohon perlindungan dari segala kejahatan, termasuk gangguan hewan seperti cicak.
tusabbiḫu lahus-samâwâtus-sab'u wal-ardlu wa man fîhinn, wa im min syai'in illâ yusabbiḫu biḫamdihî wa lâkil lâ tafqahûna tasbîḫahum, innahû kâna ḫalîman ghafûrâ
Artinya:
"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada satupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya. Tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka, sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun."
2. Doa Nabi Sulaiman
Ilustrasi. Ada beberapa doa pengusir cicak. (iStock/Mongkolchon Akesin)
Doa ini berasal dari kisah Nabi Sulaiman yang dapat berkomunikasi dengan hewan. Dalam Surat An-Naml ayat 18, seekor semut memperingatkan semut lainnya agar masuk ke sarang supaya tidak diinjak oleh tentara Nabi Sulaiman.
Doa ini mengandung hikmah untuk mengusir hewan kecil seperti semut, cicak, dan sebagainya dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang. Berikut ini bacaannya:
Hattā iżā ataw 'alā wādin-namli qālat namlatun yā ayyuhan-namlu udkhulū masākinakum lā yaḥṭimannakum Sulaimānu wa junūduhu wa hum lā yashʿurūn.
Artinya:
"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: 'Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.'"
Dalam Kitab Doa-Doa Bagi Keluarga karya Siti Nur Aidah, terdapat doa yang bisa dibaca untuk berlindung dari gangguan hewan melata seperti cicak.
Doa ini memohon perlindungan dari Allah SWT ini juga bisa digunakan untuk meminta perlindungan dari gangguan lainnya selain hewan melata. Berikut ini bacaannya:
U'îdzuka bikalimatillahit tammati min kulli syaithanin, wa hammatin, wa min kulii 'ainin lammah. Allahumma barik fîhi, wa la tadhurrah.
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata, dan pengaruh mata jahat. Ya Allah, turunkanlah keberkahan-Mu dan jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka."
Simak hukum membunuh cicak dalam Islam di halaman berikutnya..
Bagaimana hukum membunuh cicak dalam Islam?
Melansir NU Online, terdapat hadis riwayat Muslim yang menjelaskan bahwa membunuh cicak dengan satu kali pukulan akan mendapatkan pahala seratus kebaikan.
Bahkan, Rasulullah SAW pernah memerintahkan umatnya untuk membunuh cicak. Hadis tersebut berbunyi:
"Barangsiapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR Muslim).
Namun, penting untuk memahami konteks hadis ini. Kamu tidak bisa menjadikannya alasan untuk membunuh cicak secara sembarangan.
Imam An-Nawawi menjelaskan, hadis tersebut bukan ditujukan untuk cicak biasa yang hidup damai di rumah, melainkan untuk jenis cicak tertentu yang berbahaya.
Ada sejenis saamul abrash, yakni cicak yang dapat mendatangkan penyakit atau hewan yang dapat menyakiti. Jenis inilah yang berbahaya.
Oleh karena itu, membunuh cicak secara sembarangan tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan dalam Islam. Membaca doa mengusir cicak lebih dianjurkan ketimbang membunuhnya.
Selain memanjatkan doa, pastikan rumahmu juga selalu dalam keadaan bersih, sehingga tidak mengundang hewan-hewan yang tak diinginkan.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan diri dan kasih sayang terhadap makhluk ciptaan Allah SWT.
Jakarta, CNN Indonesia --
Cicak merupakan hewan kecil yang sering ditemukan di dalam rumah. Meski kecil, kehadirannya bisa mengganggu penghuni rumah, apalagi cicak suka muncul tiba-tiba.
Selain itu, cicak juga punya kebiasaan buang air besar di tempat yang tidak semestinya, bahkan di atas makanan. Tak heran jika banyak orang ingin mengusir cicak dari rumah.
Bagi umat Islam, mengusir cicak bisa dilakukan dengan cara yang sesuai ajaran, yaitu membaca doa mengusir cicak dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini ada kumpulan doa mengusir cicak yang bisa kamu amalkan serta penjelasan mengenai hukum membunuh cicak menurut Islam.
Setidaknya ada tiga doa yang bisa dibacakan untuk mengusir cicak dari rumah. Meski terkadang cicak tampak kecil dan tidak signifikan, kehadirannya bisa mengganggu. Apalagi kalau membahayakan kebersihan makanan yang tersaji di rumah.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini doa-doanya.
1. Doa dari QS Al-Isra ayat 44
Salah satu cara mengusir cicak bisa dengan membaca ayat suci Al-Qur'an, yaitu QS Al-Isra ayat 44. Ayat ini mengandung makna bahwa seluruh makhluk di langit dan bumi bertasbih kepada Allah SWT, meskipun manusia tidak bisa memahami tasbih mereka.
Bacaan ini bisa menjadi doa memohon perlindungan dari segala kejahatan, termasuk gangguan hewan seperti cicak.
tusabbiḫu lahus-samâwâtus-sab'u wal-ardlu wa man fîhinn, wa im min syai'in illâ yusabbiḫu biḫamdihî wa lâkil lâ tafqahûna tasbîḫahum, innahû kâna ḫalîman ghafûrâ
Artinya:
"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada satupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya. Tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka, sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun."
2. Doa Nabi Sulaiman
Ilustrasi. Ada beberapa doa pengusir cicak. (iStock/Mongkolchon Akesin)
Doa ini berasal dari kisah Nabi Sulaiman yang dapat berkomunikasi dengan hewan. Dalam Surat An-Naml ayat 18, seekor semut memperingatkan semut lainnya agar masuk ke sarang supaya tidak diinjak oleh tentara Nabi Sulaiman.
Doa ini mengandung hikmah untuk mengusir hewan kecil seperti semut, cicak, dan sebagainya dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang. Berikut ini bacaannya:
Hattā iżā ataw 'alā wādin-namli qālat namlatun yā ayyuhan-namlu udkhulū masākinakum lā yaḥṭimannakum Sulaimānu wa junūduhu wa hum lā yashʿurūn.
Artinya:
"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: 'Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.'"
Dalam Kitab Doa-Doa Bagi Keluarga karya Siti Nur Aidah, terdapat doa yang bisa dibaca untuk berlindung dari gangguan hewan melata seperti cicak.
Doa ini memohon perlindungan dari Allah SWT ini juga bisa digunakan untuk meminta perlindungan dari gangguan lainnya selain hewan melata. Berikut ini bacaannya:
U'îdzuka bikalimatillahit tammati min kulli syaithanin, wa hammatin, wa min kulii 'ainin lammah. Allahumma barik fîhi, wa la tadhurrah.
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata, dan pengaruh mata jahat. Ya Allah, turunkanlah keberkahan-Mu dan jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka."
Simak hukum membunuh cicak dalam Islam di halaman berikutnya..
Hukum Membunuh Cicak dalam Islam
Ilustrasi. Hukum membunuh cicak dalam Islam. (iStock/leolintang)
Bagaimana hukum membunuh cicak dalam Islam?
Melansir NU Online, terdapat hadis riwayat Muslim yang menjelaskan bahwa membunuh cicak dengan satu kali pukulan akan mendapatkan pahala seratus kebaikan.
Bahkan, Rasulullah SAW pernah memerintahkan umatnya untuk membunuh cicak. Hadis tersebut berbunyi:
"Barangsiapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR Muslim).
Namun, penting untuk memahami konteks hadis ini. Kamu tidak bisa menjadikannya alasan untuk membunuh cicak secara sembarangan.
Imam An-Nawawi menjelaskan, hadis tersebut bukan ditujukan untuk cicak biasa yang hidup damai di rumah, melainkan untuk jenis cicak tertentu yang berbahaya.
Ada sejenis saamul abrash, yakni cicak yang dapat mendatangkan penyakit atau hewan yang dapat menyakiti. Jenis inilah yang berbahaya.
Oleh karena itu, membunuh cicak secara sembarangan tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan dalam Islam. Membaca doa mengusir cicak lebih dianjurkan ketimbang membunuhnya.
Selain memanjatkan doa, pastikan rumahmu juga selalu dalam keadaan bersih, sehingga tidak mengundang hewan-hewan yang tak diinginkan.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan diri dan kasih sayang terhadap makhluk ciptaan Allah SWT.