Coba ingat-ingat, berapa kali kamu mengetik kata 'ok' atau 'oke' di laman chat dalam sehari? Tak terhitung, bukan?
Wajar saja. Kata 'oke' atau yang dalam bahasa Inggris menjadi 'ok' adalah kata yang paling umum digunakan banyak orang dalam keseharian.
Tapi, apakah kamu tahu kalau 'ok' sebenarnya merupakan singkatan? Kata 'ok' bahkan disebut-sebut dianggap sebagai lelucon pada dahulu kala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip laman Merriam-Webster, seorang penulis, Allan Metcalf, mengupas sejarah kata 'ok' dalam bukunya, OK: The Improbable Story of America's Greatest Word (2010).
Metcalf menelusuri kata 'ok' berdasarkan penelitian sejarawan sekaligus ahli bahasa Amerika Serikat (AS) Allen Walker Read. Read menelusuri asal-usul kata tersebut ke sebuah teks jenaka dalam artikel di Boston Morning Post tahun 1839.
Artikel itu sebenarnya berisi sindiran kecil dari seorang editor surat kabar kepada editor lainnya. Namun, di tengah artikel itu, sebuah kalimat menyelipkan kata 'all correct' berdampingan dengan '(ok)'. Hal ini bisa berarti si penulis ingin membuat singkatan dari 'all correct'.
Pada masa itu, hal seperti ini dianggap sebagai lelucon. Penulis sengaja membuat singkatan, tapi tidak sesuai dengan huruf yang digunakan.
Dalam kasus 'all correct', misalnya, seharusnya singkatan menjadi 'oc'. Tapi, penulis membuat singkatan yang tidak sesuai menjadi 'ok', karena pelafalan huruf C dan K yang serupa.
Negara Barat juga mengenal singkatan 'KG' dari 'know go', yang arti sebenarnya adalah 'no go'. Saat huruf K dan N disatukan, maka pelafalannya akan mirip seperti N.
Kata 'ok' muncul kembali di artikel Boston Morning Post lainnya beberapa hari kemudian. Perlahan, kata 'ok' meresap ke dalam penggunaan bahasa sehari-hari sejak tahun 1939.
Kala itu, meski 'ok' telah menjadi produk bahasa dalam keseharian, asal-usulnya masih diperdebatkan. Ada juga yang menduga kata ini berasal dari produsen biskuit tentara, Orrin Kendall, atau seorang kepala suku Choctaw bernama Old Keokuk.
Baru pada tahun 1960-an, Allen Walker Read, mengungkap asal-usul sebenarnya dari 'ok'.
(asr/bac)