Tak Sekadar Wisata Religi, Ini 5 Rekomendasi Destinasi Seru di Saudi
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 20:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Abraj Al Bait di Makkah, Arab Saudi. (iStockphoto/Haidan Abdan Syakuro)
Jakarta, CNN Indonesia --
Arab Saudi dianggap sebagai salah satu negara destinasi wisata religi bagi umat Muslim. Di Arab Saudi, terdapat banyak tempat yang menjadi saksi sejarah perkembangan Islam.
Saudi punya kekayaan budaya yang menarik untuk dipelajari, apalagi peradaban Arab juga dikenal otentik. Tak heran Arab Saudi menjadi daya tarik wisatawan.
Banyak kota dengan destinasi wisata populer di Saudi yang bisa dijelajahi. Mulai dari dua tanah suci Makkah dan Madinah, Taif, KAEC, hingga Al Ula, yang akhir-akhir ini mencuri perhatian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jemaah yang mengikuti ibadah umrah dan haji, tak jarang melanjutkan berwisata keliling Saudi demi memperoleh pengalaman yang seru dan menarik.
Berikut 5 destinasi wisata di Arab Saudi, seperti direkomendasikan dalam Saudi Hanbook dari Visit Saudi.
Dimulai dari tanah suci Makkah, tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus tempat diturunkannya Al-Quran. Selain menjadi tempat ibadah untuk menuntaskan satu dari lima rukun islam, kota ini juga memiliki banyak destinasi wisata rohani.
Hira Cultural District Tour adalah destinasi yang dilirik turis karena daya tariknya menampilkan latar belakang budaya di Makkah. Pengunjung bisa menikmati pameran, menjelajahi museum, hingga menelisik sejarah yang menjadi identitas kota ini. Distrik Budaya Hira ini berlokasi di sebelah Jabal Al Noor, bisa ditempuh sekitar 7 kilometer menggunakan mobil dari Masjid Al Haram.
Jika ingin lebih mengenal kota Makkah, mengunjungi Museum Makkah adalah jawabannya. Berlokasi di dalam Istana Al Zahir, untuk tiba ke tempat ini bisa menempuh jarak 4 kilometer dari Masjid Al Haram.
Saat mengunjungi Museum Makkah, pengunjung akan mengetahui bagaimana sejarah pra-Islam melalui seni kuno, koin-koin dari dinasti Byzantine, Abbasid, dan Umayyad. Jangan lupa untuk lihat seperti apa salinan langka Al-Quran yang usianya sudah berabad-abad.
Madinah
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Madinah yang juga kota suci kedua bagi umat Islam adalah rumah bagi masjid-masjid bersejarah. Jutaan peziarah setiap tahunnya mengunjungi Al Masjid An Nabawi, tempat dimakamkannya Rasulullah SAW. Selain itu, di Madinah juga ada Masjid Quba dan Gunung Uhud yang terkenal.
Salah satu tempat yang perlu dikunjungi saat ke Madinah adalah The International Fair and Museum of the Prophet's biography and Islamic Civilization. Hanya perlu menempuh jarak satu kilometer dari Al Masjid An Nabawi, pengunjung bisa lebih mengenal seperti apa Nabi Muhammad SAW di sini.
Terdapat pameran yang menampilkan secara komprehensif mengenai biografi Nabi Muhammad SAW. Tempat ini menyajikan budaya setempat secara inovatif dan kreatif sehingga mudah dipahami oleh pengunjung, terlebih lagi semua penjelasan di sini menggunakan pendekatan keilmuan yang jelas.
Menariknya, di Madinah juga ada museum kereta, yaitu Museum Kereta Api Hijaz. Setidaknya ada dua ribu artefak terjaga di museum ini, setiapnya menggambarkan warisan dan bagaimana budaya Madinah.
Terdapat dokumentasi lanskap, demografi, hingga perjalanan bagaimana caranya Madinah terbentuk dari abad ke abad. Pengunjung juga bisa menengok koleksi arkeologis, pameran visual, gambar, hingga foto langka dari Madinah.
King Abdullah Economic City (KAEC)
Jika pengunjung ingin menemukan wajah lain di Saudi, maka singgahlah ke King Abdullah Economic City (KAEC). Kota ini seperti dunia baru yang dibangun oleh Arab Saudi. Kota modern ini adalah rumah bagi hotel-hotel bintang lima, lapangan golf, marina, spa, dan olahraga air yang menunjukkan kualitas hidup bergengsi di Saudi.
Selain lapangan golf, ada satu destinasi menarik yang juga selalu dilirik oleh wisatawan saat berkunjung ke KAEC, yaitu Bay La Sun Marina. Di tempat ini pengunjung bisa menikmati berbagai olahraga air. Disuguhkan pula banyak atraksi-atraksi di Juman Park, lapangan golf mini, dan klub yang membuat Bay Lay Sun tak bisa dilewatkan oleh wisatawan.
Jika ingin destinasi yang berbeda alias memicu adrenalin, Juman Karting adalah destinasi yang memberikan pengalaman itu kepada wisatawan. Pengunjung bisa menguji kebolehannya dalam berkendara di sirkuit sepanjang 700 meter.
Taif
Taif di Arab Saudi, yang terkenal dengam bunga-bunganya. (Fayez Nureldine / AFP)
Beralih ke kota bunga mawar di tengah Saudi, Taif. Kota ini harum karena bunga-bunga mawar dan pabrik parfumnya. Sepanjang Agustus, Taif dimeriahkan dengan berbagai festival, yang terkenal adalah Festival Souq Okaz dan The Crown Prince Camel Festival.
Pemandangan di Taif bisa menjadi destinasi tersendiri yang memesona. Banyak jalan setapak yang dipenuhi ladang bunga mawar. Selain itu, ada Desa Wisata Al Kar dengan taman airnya.
Jangan lupa satu destinasi yang paling ikonik di Taif, adalah Al Hada cable car. Ini adalah perjalanan cable car terpanjang di Timur Tengah, dan terpanjang kelima di dunia.
Pengunjung akan melintasi sejauh 4,2 kilometer dengan ketinggian 2177 mdpl menggunakan kereta gantung., bermula dari puncak pegunungan Al Hada turun ke Desa Wisata Al Kaz di Lembah Al-No'man.
Al Ula
Saudi juga punya destinasi yang akhir-akhir ini menjadi sorotan, yaitu Al Ula yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab Saudi. Al Ula memiliki pemandangan menakjubkan dengan formasi batuannya serta pesona Oasis di tengah gurun.
Banyak sekali destinasi wisata di Al Ula yang menampilkan tempat-tempat indah. Salah satu yang paling ikonik adalah Maraya Hall, bangunan cermin terbesar di dunia.
Arsitektur bangunan cermin Maraya Hall yang megah berdiri di Lembah Ashar Al Ula. Maraya Hall dapat menipu mata para pengunjung, karena bangunannya sekilas bisa menghilang di antara pantulan tebing batu dan pasir di sekitarnya. Tempat ini biasa digunakan untuk konser, acara-acara, hingga konferensi.
Destinasi lainnya yang perlu ditengok saat ke AlUla adalah Batu Gajah atau Jabal Al-Fil. Ini adalah ikon dari Al Ula, yaitu formasi batuan berbentuk gajah yang tingginya mencapai 52 meter.
Saat matahari terbenam, Jabal Al-Fil terlihat ajaib karena batu ini berwarna hangat akibat dibentuk oleh erosi angin dan air selama jutaan tahun. Di sana pengunjung dapat bersantai minum kopi dan mencicipi hidangan di Elephant Rock Cafe by Key.
Jakarta, CNN Indonesia --
Arab Saudi dianggap sebagai salah satu negara destinasi wisata religi bagi umat Muslim. Di Arab Saudi, terdapat banyak tempat yang menjadi saksi sejarah perkembangan Islam.
Saudi punya kekayaan budaya yang menarik untuk dipelajari, apalagi peradaban Arab juga dikenal otentik. Tak heran Arab Saudi menjadi daya tarik wisatawan.
Banyak kota dengan destinasi wisata populer di Saudi yang bisa dijelajahi. Mulai dari dua tanah suci Makkah dan Madinah, Taif, KAEC, hingga Al Ula, yang akhir-akhir ini mencuri perhatian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jemaah yang mengikuti ibadah umrah dan haji, tak jarang melanjutkan berwisata keliling Saudi demi memperoleh pengalaman yang seru dan menarik.
Berikut 5 destinasi wisata di Arab Saudi, seperti direkomendasikan dalam Saudi Hanbook dari Visit Saudi.
Dimulai dari tanah suci Makkah, tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus tempat diturunkannya Al-Quran. Selain menjadi tempat ibadah untuk menuntaskan satu dari lima rukun islam, kota ini juga memiliki banyak destinasi wisata rohani.
Hira Cultural District Tour adalah destinasi yang dilirik turis karena daya tariknya menampilkan latar belakang budaya di Makkah. Pengunjung bisa menikmati pameran, menjelajahi museum, hingga menelisik sejarah yang menjadi identitas kota ini. Distrik Budaya Hira ini berlokasi di sebelah Jabal Al Noor, bisa ditempuh sekitar 7 kilometer menggunakan mobil dari Masjid Al Haram.
Jika ingin lebih mengenal kota Makkah, mengunjungi Museum Makkah adalah jawabannya. Berlokasi di dalam Istana Al Zahir, untuk tiba ke tempat ini bisa menempuh jarak 4 kilometer dari Masjid Al Haram.
Saat mengunjungi Museum Makkah, pengunjung akan mengetahui bagaimana sejarah pra-Islam melalui seni kuno, koin-koin dari dinasti Byzantine, Abbasid, dan Umayyad. Jangan lupa untuk lihat seperti apa salinan langka Al-Quran yang usianya sudah berabad-abad.
Madinah
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Madinah yang juga kota suci kedua bagi umat Islam adalah rumah bagi masjid-masjid bersejarah. Jutaan peziarah setiap tahunnya mengunjungi Al Masjid An Nabawi, tempat dimakamkannya Rasulullah SAW. Selain itu, di Madinah juga ada Masjid Quba dan Gunung Uhud yang terkenal.
Salah satu tempat yang perlu dikunjungi saat ke Madinah adalah The International Fair and Museum of the Prophet's biography and Islamic Civilization. Hanya perlu menempuh jarak satu kilometer dari Al Masjid An Nabawi, pengunjung bisa lebih mengenal seperti apa Nabi Muhammad SAW di sini.
Terdapat pameran yang menampilkan secara komprehensif mengenai biografi Nabi Muhammad SAW. Tempat ini menyajikan budaya setempat secara inovatif dan kreatif sehingga mudah dipahami oleh pengunjung, terlebih lagi semua penjelasan di sini menggunakan pendekatan keilmuan yang jelas.
Menariknya, di Madinah juga ada museum kereta, yaitu Museum Kereta Api Hijaz. Setidaknya ada dua ribu artefak terjaga di museum ini, setiapnya menggambarkan warisan dan bagaimana budaya Madinah.
Terdapat dokumentasi lanskap, demografi, hingga perjalanan bagaimana caranya Madinah terbentuk dari abad ke abad. Pengunjung juga bisa menengok koleksi arkeologis, pameran visual, gambar, hingga foto langka dari Madinah.
Deretan Destinasi Populer di Arab Saudi untuk Liburan
Pemandangan bagian barat laut Kota Al Ula, Arab Saudi. (AFP/FAYEZ NURELDINE)
King Abdullah Economic City (KAEC)
Jika pengunjung ingin menemukan wajah lain di Saudi, maka singgahlah ke King Abdullah Economic City (KAEC). Kota ini seperti dunia baru yang dibangun oleh Arab Saudi. Kota modern ini adalah rumah bagi hotel-hotel bintang lima, lapangan golf, marina, spa, dan olahraga air yang menunjukkan kualitas hidup bergengsi di Saudi.
Selain lapangan golf, ada satu destinasi menarik yang juga selalu dilirik oleh wisatawan saat berkunjung ke KAEC, yaitu Bay La Sun Marina. Di tempat ini pengunjung bisa menikmati berbagai olahraga air. Disuguhkan pula banyak atraksi-atraksi di Juman Park, lapangan golf mini, dan klub yang membuat Bay Lay Sun tak bisa dilewatkan oleh wisatawan.
Jika ingin destinasi yang berbeda alias memicu adrenalin, Juman Karting adalah destinasi yang memberikan pengalaman itu kepada wisatawan. Pengunjung bisa menguji kebolehannya dalam berkendara di sirkuit sepanjang 700 meter.
Taif
Taif di Arab Saudi, yang terkenal dengam bunga-bunganya. (Fayez Nureldine / AFP)
Beralih ke kota bunga mawar di tengah Saudi, Taif. Kota ini harum karena bunga-bunga mawar dan pabrik parfumnya. Sepanjang Agustus, Taif dimeriahkan dengan berbagai festival, yang terkenal adalah Festival Souq Okaz dan The Crown Prince Camel Festival.
Pemandangan di Taif bisa menjadi destinasi tersendiri yang memesona. Banyak jalan setapak yang dipenuhi ladang bunga mawar. Selain itu, ada Desa Wisata Al Kar dengan taman airnya.
Jangan lupa satu destinasi yang paling ikonik di Taif, adalah Al Hada cable car. Ini adalah perjalanan cable car terpanjang di Timur Tengah, dan terpanjang kelima di dunia.
Pengunjung akan melintasi sejauh 4,2 kilometer dengan ketinggian 2177 mdpl menggunakan kereta gantung., bermula dari puncak pegunungan Al Hada turun ke Desa Wisata Al Kaz di Lembah Al-No'man.
Al Ula
Saudi juga punya destinasi yang akhir-akhir ini menjadi sorotan, yaitu Al Ula yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab Saudi. Al Ula memiliki pemandangan menakjubkan dengan formasi batuannya serta pesona Oasis di tengah gurun.
Banyak sekali destinasi wisata di Al Ula yang menampilkan tempat-tempat indah. Salah satu yang paling ikonik adalah Maraya Hall, bangunan cermin terbesar di dunia.
Arsitektur bangunan cermin Maraya Hall yang megah berdiri di Lembah Ashar Al Ula. Maraya Hall dapat menipu mata para pengunjung, karena bangunannya sekilas bisa menghilang di antara pantulan tebing batu dan pasir di sekitarnya. Tempat ini biasa digunakan untuk konser, acara-acara, hingga konferensi.
Destinasi lainnya yang perlu ditengok saat ke AlUla adalah Batu Gajah atau Jabal Al-Fil. Ini adalah ikon dari Al Ula, yaitu formasi batuan berbentuk gajah yang tingginya mencapai 52 meter.
Saat matahari terbenam, Jabal Al-Fil terlihat ajaib karena batu ini berwarna hangat akibat dibentuk oleh erosi angin dan air selama jutaan tahun. Di sana pengunjung dapat bersantai minum kopi dan mencicipi hidangan di Elephant Rock Cafe by Key.