Minum Cuka Apel Setiap Hari, Ini Efeknya bagi Tubuh

CNN Indonesia
Minggu, 15 Feb 2026 15:30 WIB
Ilustrasi. Cuka apel bisa memberi efek negatif maupun positif untuk tubuh. (iStockphoto/MurzikNata)
Jakarta, CNN Indonesia --

Air cuka apel kerap disebut sebagai minuman sehat yang menjanjikan beragam manfaat. Popularitasnya bahkan melonjak dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Namun, apa sebenarnya efek minum cuka apel setiap hari bagi tubuh?

Cuka apel dibuat melalui proses fermentasi apel. Setelah apel diperas, sari apel difermentasi menggunakan bakteri dan ragi hingga gula berubah menjadi alkohol, lalu menjadi cuka. Proses inilah yang membuat cuka apel mengandung berbagai senyawa bioaktif.

Mengutip Eating Well, cuka apel kaya akan flavonoid seperti asam galat, katekin, asam kafeat, dan asam ferulat. Senyawa inilah yang diyakini berperan dalam berbagai efek kesehatan.

Efek positif minum cuka apel

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi cuka apel dapat memberikan dampak positif bagi tubuh, meski tidak bisa menggantikan pengobatan medis. Berikut beberapa efek positifnya, melansir berbagai sumber:

1. Gula darah lebih terkontrol

Asam asetat dalam cuka apel diyakini mampu memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga laju peningkatan gula darah menjadi lebih lambat. Beberapa studi juga menyebut cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

Meski begitu, cuka apel hanya bersifat pendamping, bukan terapi utama diabetes.

2. Pencernaan lebih sehat

Cuka apel mengandung probiotik yang berpotensi mendukung keseimbangan mikrobioma usus dan membantu penyerapan nutrisi. Namun, bukti ilmiah terkait manfaat ini masih terbatas dan membutuhkan penelitian lanjutan.

3. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat ini menjadi alasan utama banyak orang rutin mengonsumsi cuka apel. Meta-analisis tahun 2022 dalam jurnal Current Developments in Nutrition menyebutkan cuka apel dapat menekan nafsu makan.

Efek ini dapat mendukung diet seimbang dan olahraga dalam program penurunan berat badan.

4. Menghambat bakteri dan jamur

Cuka apel memiliki sifat antimikroba dan antijamur berkat kandungan senyawa fenolik. Meski demikian, efek ini tidak cukup kuat untuk dijadikan pengobatan infeksi.

5. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa data menunjukkan konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total. Mengingat kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung, efek ini dinilai berpotensi bermanfaat.

Efek negatif minum cuka apel

Di balik manfaatnya, konsumsi cuka apel juga menyimpan risiko, terutama jika dikonsumsi berlebihan atau tanpa pengawasan.

1. Risiko hipoglikemia

Pada penderita diabetes yang menjalani terapi insulin, konsumsi cuka apel berisiko memicu hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah, seperti dikutip dari Everyday Health.

2. Iritasi dan luka pada kerongkongan

Sifat asam cuka apel dapat mengiritasi tenggorokan. Dalam kasus tertentu, konsumsi berlebihan bahkan bisa menyebabkan luka bakar pada kerongkongan.

Ilustrasi. Cuka Apel. (iStock/Vadym Sirobaba)

3. Penurunan kadar kalium

Asupan cuka apel berlebih dapat menurunkan kadar kalium dalam tubuh. Gejalanya meliputi lemas, kram otot, sembelit, hingga gangguan irama jantung.

4. Erosi gigi

Keasaman cuka apel berisiko merusak enamel gigi. Studi menunjukkan kebiasaan minum cuka apel setiap hari meningkatkan risiko erosi gigi. Untuk menguranginya, cuka apel sebaiknya diencerkan sekitar dua sendok makan dalam segelas air hangat dan diminum menggunakan sedotan.

5. Tulang keropos

Beberapa laporan mengaitkan konsumsi cuka apel berlebihan dengan pengeroposan tulang. Mengutip Very Well Health, sebuah studi menemukan konsumsi harian cuka apel dapat menurunkan kadar kalium hingga berkontribusi pada osteoporosis.

Minum cuka apel memang bisa memberikan manfaat, tetapi juga menyimpan risiko jika tidak dikonsumsi dengan bijak. Sebelum menjadikannya rutinitas harian, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK