Ini 5 Cara Mengatasi Tembok Lembap dan Basah saat Musim Hujan

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 07:15 WIB
Agar rumah tetap resik di musim hujan, ikuti beberapa cara mengatasi tembok lembab dan basah berikut ini.
Ilustrasi. Ada beberapa cara mengatasi tembok lembab dan basah. (iStockphoto/yavdat)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinding yang lembap jadi masalah utama saat musim hujan. Kondisi ini membuat rumah jadi terlihat kotor.

Agar rumah tetap resik, kamu bisa ikuti beberapa cara mengatasi tembok lembab dan basah berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan yang turun hampir setiap hari dalam beberapa waktu terakhir rentan membuat dinding menjadi lembap. Dinding juga bisa berjamur dan cat dinding ikut mengelupas.

Kelembapan di rumah pada dasarnya umum terjadi. Namun, kondisi ini sebenarnya bisa menimbulkan risiko masalah kesehatan.

Selain bikin rumah terasa dingin, kelembapan juga memicu berkembang biaknya jamur yang bisa berbahaya buat kesehatan.

Penyebab tembok lembap

Cara mengatasi tembok lembab dan basah sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Tapi, kamu perlu tahu dulu penyebab tembok lembap tersebut.

Kondensasi atau pengembunan jadi penyebab tembok lembap yang paling umum. Kondisi ini bisa terjadi karena cuaca hujan yang turun setiap hari.

Faktor usia rumah yang sudah tua juga bisa bikin tembok melembap. Kelembapan naik dari tanah dan masuk ke dalam fondasi lantai dasar.

Penyebab selanjutnya adalah kelembapan yang tembus ke dalam. Kondisi ini umum dipicu oleh kebocoran, genting yang pecah, atau dinding luar yang rusak.

Nah, khusus untuk kasus penyebab tembok lembap yang terakhir, cara mengatasinya adalah dengan memperbaiki akar masalahnya.

Cara mengatasi tembok lembab dan basah

ilustrasi dinding bocorIlustrasi. Cara mengatasi tembok lembab dan basah. (iStockphoto/NAKphotos)

Jika sudah mengenali penyebabnya, maka saatnya untuk mengetahui cara mengatasi tembok lembap. Berikut di antaranya, merangkum berbagai sumber.

1. Bersihkan dinding dengan larutan cuka

Cara ini bisa dilakukan jika dinding yang lembap berujung pada pertumbuhan jamur. Kamu bisa membersihkannya dengan larutan asam cuka.

Campurkan cuka dengan air dalam botol. Lalu, semprotkan larutan pada bagian dinding yang berjamur. Sikat jamur-jamur tersebut sampai terlepas.

Sebagai catatan, cara ini hanya bisa dilakukan jika jamur belum tumbuh terlalu banyak.

2. Amplas dinding yang berjamur

Kamu juga bisa menghilangkan jamur dengan mengamplasnya. Gosok permukaan dinding yang berjamur dengan amplas hingga semuanya terlepas.

Setelah diamplas, pori-pori dinding tidak akan tertutup lagi. Uap air tak bakal terjebak di dalam ruang.

3. Cat ulang

Jika malas melakukan berbagai cara, maka cat ulang jadi solusi paling ampuh. Gunakan cat yang bersifat waterproof sebagai dasar, dan lanjutnya dengan cat sesuai warna yang diinginkan.

4. Pasang dehumidifier

Pemasangan dehumidifier bisa membantu mengurang kelembapan dalam ruang. Cara ini bisa dilakukan jika kondensasi jadi penyebab kelembapan.

Dengan cara ini, dinding akan kembali normal secara perlahan.

5. Sering buka jendela

Minimnya cahaya jadi salah satu penyebab kelembapan. Coba lebih sering untuk membuka jendela agar ruang tidak terjebak dalam kelembapan.

Buka jendela saat ada sinar matahari. Dengan begitu, sirkulasi udara dan panas yang masuk dapat mengurangi intensitas kelembapan.

Demikian beberapa cara mengatasi tembok lembab dan basah. Selamat mencoba!

(asr)