Jalanan Terpanjang di Dunia Membentang 30 Ribu Km, Hubungkan 14 Negara

CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2026 14:15 WIB
Sebuah jalan membentang sejauh sekitar 30 ribu kilometer bernama Jalan Raya Pan-Amerika (Pan-American Highway), menghubungkan 14 negara sekaligus.
Jalan Raya Pan-Amerika atau Pan-American Highway, yang menghubungkan 13 negara. (iStockphoto/zodebala)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jalanan yang panjang bisa jadi menyenangkan apabila menyuguhkan pemandangan indah selama perjalanan. Namun, akan jadi mimpi buruk jika terjebak kemacetan di jalanan dengan jarak yang jauh.

Omong-omong soal itu, kira-kira bisa sepanjang apa sebuah jalanan di dunia? Ternyata, jalanan terpanjang di dunia adalah sebuah jalan yang membentang sejauh 19 ribu mil atau sekitar 30 ribu kilometer. Adalah Jalan Raya Pan-Amerika (Pan-American Highway) yang menghubungkan 14 negara sekaligus.

Ketika melintasi seluruh jalanan itu, setidaknya perlu mengemudi dengan waktu tempuh minimal dua sampai tiga bulan lamanya. Bahkan, sebagian besar pelancong sengaja road trip ke jalanan ini dan menamatkannya dalam waktu enam bulan sampai satu tahun untuk mendapatkan pengalaman yang epik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Mirror, Jalan Raya Pan-Amerika melintasi dua benua, kira-kira hampir sepanjang seluruh belahan bumi bagian barat. Jalan ini merupakan salah satu jalan terpanjang yang pernah dibangun, bahkan dimahkotai sebagai "jalanan terpanjang di dunia yang dapat dikendarai" oleh Guinness World Records.

Jalanan ini menghubungkan 14 negara melalui jalur darat. Namun, jalanan ini bukanlah satu jalan aspal tunggal yang tidak terputus. Melainkan, Jalan Raya Pan-Amerika adalah gabungan dari beberapa jaringan jalan raya nasional yang sangat besar, dan sudah disatukan selama bertahun-tahun.

Rute jalanan ini dimulai dari Prudhoe Bay, Alaska, Amerika Serikat, dan berakhir di Argentina. Daftar negara yang dilintasi apabila berkendara di Jalan Raya Pan-Amerika adalah Amerika Serikat, Meksiko, Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, Kosta Rika, Panama, Kolombia, Ekuador, Peru, Chili, dan Argentina.

Sepanjang jalan, berbagai pemandangan disuguhkan melalui rutenya. Mulai dari padang pasir, hutan hujan, pegunungan, kota yang ramai, sampai hutan belantara. Tantangan untuk melewati jalanan ini juga tak mudah setiap rutenya.

Secara teori, seseorang bisa melintasi Jalan Raya Pan-Amerika tanpa berhenti dalam dua sampai tiga bulan. Namun, sebagian besar petualang membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk menjelajahi seisi jalan. Beberapa orang sudah mencobanya, baik itu para pengendara sepeda motor, pesepeda, maupun pelari.

Pada awalnya, rencana pembangunan Jalan Raya Pan-Amerika adalah membangun jalan tunggal pada tahun 1923. Namun dalam prosesnya, setiap negara malah membangun dan meningkatkan segmen jalannya masing-masing dengan waktu pembangunan dan standar yang berbeda-beda.

Akhirnya, terjadi konstruksi besar-besaran sekitar tahun 1930-1970, meskipun sudah ada jalan yang yang selesai dibangun sebelum periode ini.

Hari ini, wajah dari Jalan Raya Pan-Amerika pun berbeda-beda. Ada bagian jalan raya yang luas dan modern, tapi di tempat lain ada pula yang tidak terawat bahkan tak bisa dilewati ketika musim hujan.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]