9 Bahan Alam Ini Ampuh Redakan Asam Urat, Cukup Mudah Dicari
Jika asam urat sudah kambuh, rasa nyerinya bisa tak tertahankan. Tapi tak perlu khawatir, ada beberapa bahan alam untuk redakan gejala asam urat yang bisa digunakan.
Asam urat merupakan zat sisa yang terbentuk saat tubuh memecah purin dari asupan makanan dan minuman. Asam urat larut dalam darah, disaring oleh ginjal, lalu dikeluarkan melalui urine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asam urat bisa menumpuk dalam tubuh. Kondisi inilah yang biasanya memicu rasa nyeri tak tertahankan.
Rasa nyeri akibat asam urat biasanya muncul berhari-hari. Dalam beberapa kasus, rasa nyeri bisa sampai mengganggu aktivitas harian.
Bahan alam untuk redakan gejala asam urat
Untuk itu, penting bagi pengidap agar mengetahui cara meredakan nyeri asam urat. Salah satunya lewat asupan bahan alam.
Beberapa bahan alam diketahui ampuh redakan gejala asam urat. Berikut di antaranya, merangkum berbagai sumber.
1. Daun tempuyung
Daun tempuyung merupakan tanaman liar yang banyak ditemukan di Indonesia. Daun ini menyimpan beragam manfaat kesehatan, salah satunya untuk asam urat.
Widisih Pudji Winarto, dalam bukunya Daun Tempuyung: Tanaman Penghancur Batu Ginjal (2004), menjelaskan bahwa kandungan glikosida flavonoid dalam daun tempuyung berperan menghambat enzim ksantin oksidase. Hal ini bisa menurunkan produksi asam urat.
Selain itu, kandungan natrium dan kalium di dalamnya juga membantu mengikat asam urat membentuk garam yang mudah dikeluarkan melalui urine. Penumpukan asam urat pun bisa dicegah.
2. Brokoli
Brokoli kaya akan fitonutrien, yang merupakan senyawa alami tumbuhan yang dapat membantu mengurangi peradangan. Rasa nyeri akibat asam urat sendiri terjadi akibat peradangan.
Selain itu, brokoli juga mengandung sulforaphane, yang berpotensi menghambat proses inflamasi.
3. Bawang putih
Ilustrasi. Bawang putih, salah satu bahan alam untuk redakan gejala asam urat. (iStockphoto/Amarita) |
Bawang-bawangan, utamanya bawang putih, mengandung quercetin. Senyawa ini diketahui dapat mengurangi peradangan pada persendian, yang umumnya disebabkan oleh asam urat.
Selain itu, bawang putih juga dapat mengurangi kelebihan asam urat dan mendukung detoksifikasi ginjal.
4. Teh hijau
Tak cuma bikin tenang dan bantu proses diet, teh hijau juga kaya antioksidan yang dapat membantu mengeluarkan asam urat berlebih.
Minum teh hijau membantu ginjal bekerja optimal membuang racun, termasuk asam urat. Dengan begitu, nyeri sendi akibat asam urat pun bisa hilang.
5. Seledri
Ekstrak dari biji seledri banyak digunakan sebagai pengobatan rumahan asam urat.
Namun, penelitian ilmiah tentang hubungan keduanya masih terbatas. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek seledri pada asam urat.
6. Daun jelatang
Daun jelatang dikenal sebagai obat herbal asam urat. Namun, hingga saat ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikannya.
Daun jelatang bermanfaat untuk kesehatan ginjal. Sementara ginjal jadi salah satu faktor penting dalam menjaga kadar urat dalam batas aman.
7. Daun mimba
Dalam pengobatan Ayurveda, daun mimba banyak digunakan untuk mengatasi serangan asam urat. Daun ini bisa diolah jadi pasta dan dioleskan pada area nyeri.
Sayangnya, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan efektivitas daun mimba terhadap gejala asam urat. Namun, para ahli percaya bahwa sifat anti-inflamasi pada daun mimba yang berperan dalam meredakan gejala nyeri asam urat.
8. Ceri
Sejumlah penelitian menemukan manfaat ceri untuk mengatasi gejala asam urat.
Ceri diketahui bersifat anti-inflamasi yang bisa mengurangi nyeri. Ceri juga dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
9. Kurma
Kurma mengandung kalium yang tinggi. Kalium berperan dalam meningkatkan fungsi ginjal, yang menjadi faktor penting dalam proses pembuangan asam urat.
Demikian beberapa bahan alam untuk redakan gejala asam urat. Konsultasikan dengan dokter jika gejala asam urat tak hilang dalam waktu lama.
(asr)
Ilustrasi. Bawang putih, salah satu bahan alam untuk redakan gejala asam urat. (iStockphoto/Amarita)