Warna yang Bikin Hoki dan yang Perlu Dihindari di Tahun Kuda Api
Tahun 2026 dikenal sebagai Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa. Elemen api yang dominan dipercaya membawa energi kuat, dinamis, dan penuh semangat.
Namun, menurut feng shui, tidak semua warna selaras dengan energi tersebut. Pemilihan warna yang tepat diyakini dapat membantu menarik keberuntungan, sementara warna tertentu sebaiknya dibatasi penggunaannya.
Angelina Fang, pakar feng shui dari Feng Shui Consulting Indonesia, menjelaskan bahwa warna-warna di Tahun Kuda Api perlu dilihat dari keselarasan elemen, bukan semata-mata label 'baik' atau 'buruk'.
Berikut penjelasan:
Warna yang selaras dengan energi Kuda Api
Angelina menyebutkan, elemen utama Tahun Kuda Api adalah api. Karena itu, warna yang berasal dari elemen api menjadi pilihan paling harmonis.
"Kalau kita lihat di alam, elemen api itu diwakili oleh warna merah, pink, oranye, lalu bisa juga ungu. Warna-warna yang cenderung kemerahan dan festive," ujar Angelina saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Selasa (20/1).
Selain elemen api, elemen tanah juga dinilai selaras dengan Tahun Kuda Api. Dalam siklus elemen, api menghasilkan tanah, sehingga keduanya saling mendukung.
"Warna tanah seperti cokelat muda, kuning, dan krem juga harmonis. Warna-warna ini cocok digunakan untuk keseharian, misalnya pakaian atau aksesori," jelasnya.
Kombinasi warna api dan tanah dinilai paling aman dan seimbang untuk digunakan sepanjang tahun, terutama dalam pemakaian personal sehari-hari.
Warna yang perlu dibatasi penggunaannya
Jika ada warna yang harmonis, tentu sebaliknya ada juga yang bertolak belakang dengan elemen api di Tahun Kuda Api. Meski kerap disebut membawa energi negatif, Angelina menegaskan bahwa warna tertentu sebenarnya hanya berada dalam kondisi kurang harmonis dengan energi Tahun Kuda Api.
"Bukan berarti warnanya membawa sial, tapi elemennya sedang lemah atau tidak sejalan dengan tahun yang berjalan," kata dia.
Warna pertama yang sebaiknya dibatasi adalah warna elemen logam. Dalam feng shui, api membakar logam sehingga elemen ini berada dalam posisi lemah.
"Warna logam itu seperti putih dan semua yang berkilau. Termasuk pakaian dengan bling-bling atau detail mengilap," ujarnya.
Selain logam, warna elemen air juga kurang disarankan karena air dan api tidak saling mendukung.
"Warna air itu biru, abu-abu, dan hitam. Ini lebih ke warna yang kita pakai secara pribadi sehari-hari," tambah Angelina.
Menurut Angelina, warna pribadi sebaiknya tetap mempertimbangkan shio masing-masing. Jika warna yang digunakan selaras dengan shio, efek positifnya bisa semakin terasa.
"Kalau warnanya cocok dengan shio kita, itu akan menambah lightness atau energi positif secara personal," jelasnya.
Lihat Juga : |
Bagaimana dengan warna di dalam rumah?
Berbeda dengan warna pakaian, pemilihan warna interior rumah tidak bisa disamaratakan hanya berdasarkan Tahun Kuda Api.
"Warna rumah itu tidak bisa segampang ganti karena tahun Shio. Energinya tergantung dari energi duduk dan hadap rumah," ujar Angelina.
Sebagai contoh, rumah dengan hadap yang berelemen kayu sebaiknya tidak didominasi elemen logam. Karena itu, warna interior idealnya ditentukan berdasarkan energi rumah itu sendiri, bukan tren tahunan semata.
Dengan memahami keselarasan elemen dan energi, pemilihan warna di Tahun Kuda Api bisa menjadi langkah sederhana untuk menciptakan keseimbangan, ketenangan, sekaligus menarik energi positif sepanjang 2026.
(tis/tis)