icon-close
Benteng Pendem Ambarawa atau Benteng Fort Willem I kembali dibuka untuk masyarakat umum sejak November 2025 setelah menjalani revitalisasi. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Kompleks situs cagar budaya tersebut sempat direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sebesar Rp156,8 miliar. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar)
Revitaliasi bertujuan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan sektor wisata sejarah Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar)
Dibangun 1834-1845, benteng ini didirikan Belanda untuk memperkuat militer di Jawa Tengah setelah perang Diponegoro. Selain itu, benteng juga difungsikan untuk tempat logistik perang. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Pemilihan Ambarawa sebagai lokasi benteng karena kota kecil ini sangat strategis. Kota ini dekat Semarang dan Yogyakarta serta bisa menghubungkan dengan daerah pedalaman lain di Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Proses pembangunan benteng melibatkan 3.000 kuli dan tenaga tahanan yang dihukum kerja paksa. Bahan bakunya dari batu bata dan genting yang dibuat langsung di tempat untuk menghemat biaya. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
icon-chevron-left
icon-chevron-right