Kemenkes: Virus Selalu Ada, Prokes dan Gaya Hidup Sehat Kunci Utama
Di tengah ramainya perbincangan soal virus Nipah hingga super flu yang kembali mencuat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada tanpa perlu panik berlebihan.
Virus, kata Kemenkes, akan selalu ada. Namun, kunci utama menjaga kesehatan tetap terletak pada disiplin protokol kesehatan dan gaya hidup sehat.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengatakan kondisi kesehatan global saat ini juga telah banyak bergeser. Dunia tak lagi semata-mata berbicara soal wabah besar seperti pandemi, meski ancaman penyakit menular tetap ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sebetulnya kondisi
kesehatan dunia sudah mulai bergeser. Kita memang masih mendengar tentang virus Nipah, super flu, dan virus lainnya. Virus itu memang ada, tapi masyarakat tidak perlu panik," kata Widyawati saat hadir dalam acara CNN Indonesia Wellnest Festival 2026 di Jakarta, Jumat (30/1).
Menurut dia, sikap yang paling tepat adalah tetap waspada dengan menjalankan langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun konsisten. Salah satunya melalui protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Widyawati menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas fisik rutin. Olahraga, kata dia, tidak harus selalu mahal atau dilakukan di pusat kebugaran.
"Enggak usah ke tempat gym kalau memang enggak mampu. Cukup 30 menit sehari, sederhana saja, jalan kaki atau lari ringan, lima hari dalam seminggu. Yang penting jangan mager, selalu bergerak," ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda, terutama mereka yang aktif mengikuti berbagai kegiatan dan festival kesehatan. Menurut Widyawati, edukasi kesehatan tidak boleh berhenti sebatas pengetahuan atau pengalaman sesaat.
"Jangan biarkan apa yang kalian pelajari tentang wellness berhenti di gerbang keluar. Setelah mencoba, jangan berhenti di sini. Jadikan itu rutinitas dan dijalankan terus-menerus," katanya.
Selain menjaga gaya hidup sehat, Kemenkes juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pemerintah yang tersedia secara gratis, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini memungkinkan setiap warga melakukan pemeriksaan kesehatan satu kali dalam setahun tanpa biaya.
"Kalau sendiri suka malas, boleh dibuat bareng-bareng. Ini program pemerintah, gratis. Sayang kalau tidak dimanfaatkan," ujar Widyawati.
(tis/tis)[Gambas:Video CNN]


