7 Karakter Unik Si Anak Bungsu, Benarkah Manja?

CNN Indonesia
Rabu, 04 Feb 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Urutan kelahiran diyakini turut memengaruhi karakter anak, termasuk pada anak bungsu. Berikut karakter yang umum dimiliki oleh anak bungsu. (Istockphoto/Goldmund)
Jakarta, CNN Indonesia --

Urutan kelahiran diyakini turut memengaruhi perkembangan karakter pribadi anak, termasuk pada anak bungsu.

Anak bungsu merupakan anak terakhir atau termuda dalam keluarga. Mereka lahir dan tumbuh di tengah keluarga yang sudah "ramai".

Di balik posisinya sebagai anak paling kecil, terdapat banyak sisi positif yang melekat dalam diri mereka.

Berikut beberapa karakter anak bungsu yang dapat membantu orang tua dalam memahami serta mendidik mereka secara lebih bijak.

Karakter anak bungsu

Melansir laman choosingtherapy.com, berikut beberapa karakter yang umum dimiliki oleh anak bungsu.

1. Senang menarik perhatian

Dalam keluarga dengan lebih dari satu anak, perhatian orang tua tentu terbagi. Ketika anak bungsu hadir, kakak-kakaknya sudah lebih dulu mengisi ruang perhatian tersebut.

Kondisi itu mendorong kebanyakan anak bungsu untuk menampilkan perilaku tertentu agar kehadirannya diperhatikan, khususnya kepada orang tau dan saudaranya yang lebih tua.


2. Pandai mengatur situasi

Karakter anak bungsu kerap dinilai "manipulatif" oleh kakaknya. Tapi, bila dilihat dari sisi lain, hal ini muncul sebagai bentuk adaptasi.

Pasalnya, anak bungsu belajar menempatkan diri di tengah anggota keluarga yang lebih dewasa sehingga ia menggunakan cara-cara tertentu untuk mencapai keinginannya tanpa harus bersaing secara langsung.

3. Cenderung manja

Status sebagai anak terakhir membuat anak bungsu menerima perlakuan yang lebih tak tegas. Orang tua biasanya sudah memiliki pengalaman dalam mengasuh anak, kondisi itu membuat beberapa orang tua lebih mudah mengalah.

Sikap ini turut diperkuat oleh kakak-kakak yang merasa memiliki peran sebagai pelindung, membuat anak bungsu tumbuh dengan karakter manja.

4. Berani menguji batasan

Dalam banyak keluarga, aturan dibuat dengan tegas saat anak sulung masih kecil. Seiring bertambahnya usia orang tua dan jumlah anak, aturan tersebut menjadi lebih lentur.

Hal itulah yang membentuk karakter anak bungsu yang berani menguji batasan karena melihat contoh kelonggaran yang terjadi di rumah.

5. Penuh kasih

Karakter anak bungsu juga dikenal hangat dan mudah mengambil hati orang lain. Karena kemampuan fisik dan pola berpikirnya belum setara dengan kakaknya.

Misalnya, ia mengandalkan sikap ramah, ekspresi lucu, dan kedekatan emosional untuk mendapatkan respons positif dari lingkungan sekitar.

6. Santai dan fleksibel

Anak bungsu tumbuh dalam keluarga yang polanya sudah terbentuk. Ia terbiasa ikut ke mana keluarga pergi dan menyesuaikan diri dengan keadaan.

Dengan pola yang sudah ada, hal itu membentuk pribadi anak bungsu yang lebih santai, tak mudah tertekan, serta mampu mengikuti arus dalam berbagai situasi.

7. Gigih mempertahankan keinginan

Sejak kecil, anak bungsu belajar bahwa ketekunan dapat membuahkan hasil. Dengan terus menyampaikan keinginannya, ia melihat orang tua atau kakaknya akhirnya mengalah.

Pola ini membentuk karakter anak bungsu yang ulet dan tak mudah menyerah dalam menyampaikan pendapat.

Itulah gambaran karakter anak bungsu yang umum dijumpai. Perlu dipahami bahwa setiap individu tetap dipengaruhi oleh pola asuh, lingkungan, dan pengalaman hidup. Karena itu, karakter anak bungsu tak dapat disamaratakan.

(san/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK