Air Terjun Niagara yang Membeku Viral dan Jadi Incaran Turis

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 09:00 WIB
Air Terjun Niagara di perbatasan AS dan Kanada yang membeku. (REUTERS/Lindsay DeDario)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemandangan musim dingin yang menakjubkan dari Air Terjun Niagara yang diselimuti salju dan es tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Salah satu air terjun tertinggi di dunia yang terletak di perbatasan Kanada dan Amerika Serikat (AS) ini tampak membeku total akibat suhu ekstrem di bawah nol derajat Celsius.

Meski foto dan videonya terlihat seperti "negeri es" yang tidak bergerak, fenomena alam yang terjadi beberapa tahun sekali ini menyimpan fakta menarik: air terjun tersebut sebenarnya tidak benar-benar membeku secara keseluruhan.

Seperti dilansir Travel and Leisure Asia, cuaca dingin ekstrem dan badai salju memang melapisi Niagara dengan bongkahan es tebal. Namun, di bawah lapisan es dan kabut yang membeku tersebut, air tetap mengalir dengan deras.

Fenomena ini terjadi karena kabut yang terkristalisasi membentuk serpihan es yang mengapung di atas permukaan air. Tumpukan serpihan inilah yang memberikan efek visual seolah-olah air terjun membeku padat.

Saat terjadi pusaran kutub (polar vortex), suhu di kawasan ini bisa anjlok hingga -20°C, mengubah segala sesuatu di sekitarnya, termasuk pohon dan bangunan, menjadi formasi es yang berkilauan.

Air terjun Niagara sendiri tidak pernah beku total. Penyebabnya ada dua faktor utama yang menjaga air terjun tetap mengalir meski diterjang suhu ekstrem.

Yang pertama, debit air yang sangat besar dan tenaga dorong yang masif mencegah air berubah menjadi es padat. Yang kedua, untuk menjaga kelancaran aliran, otoritas setempat telah memasang teknologi pengendali es.

Catatan sejarah menunjukkan Niagara pernah benar-benar berhenti mengalir pada tahun 1948. Kala itu, es dari Danau Erie yang terbawa angin menyumbat sumber sungai dan menghentikan aliran air sepenuhnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, otoritas pembangkit listrik Niagara Power Authority memasang alat penghalau es (ice boom) di titik pertemuan Danau Erie dan Sungai Niagara. Teknologi ini berfungsi menyaring bongkahan es besar agar tidak menyumbat aliran sungai.

Pemandangan Niagara yang membeku sendiri tetap menjadi daya tarik wisata musim dingin yang diincar para turis di Amerika Utara.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK