• Home
  • Nasional
    • Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik
  • Internasional
    • Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
  • Ekonomi
    • Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action
  • Olahraga
    • Sepakbola Moto GP F1 Raket
  • Teknologi
    • Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate
  • Otomotif
    • Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif
  • Hiburan
    • Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
  • Gaya Hidup
    • Health Food Travel Trends
  • Fokus
  • Kolom
  • Terpopuler
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  • TV
  • Indeks
  • Download Apps

Ikuti Kami

For You Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
Home Gaya Hidup Travel

FOTO: Kehidupan di Gerbong Kereta Murah yang Melaju Lambat di Myanmar

AFP | CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 13:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kereta Api Lingkar Yangon di Myanmar adalah jalur kereta komuter sepanjang 45,9 km dengan 39 stasiun yang menghubungkan pusat kota dengan pinggiran kota.
KOMENTAR
TOPIK TERKAIT

foto cnn

wisata kereta

yangon

yangon circular railway

yangon circular train

kereta di myanmar

kereta murah di yangon

wisata di myanmar

ARTIKEL TERKAIT

Menangkap Denyut Kehidupan Myanmar dari Laju Kereta Paling Lambat

FOTO: Roma Kini Pungut Biaya untuk Lempar Koin di Air Mancur Trevi

FOTO: Terpukau Keindahan Air Terjun Niagara yang Membeku

FOTO: Pulau Seluas Lapangan Bola Dihuni 500 Jiwa, Ada Bar dan Kasino

FOTO: Menjelajahi Manisnya Seni di Museum Cokelat Beijing

FOTO LAINNYA
INTIP: Jadwal 7 Idol Kpop Comeback Februari 2026
FOTO: Man City Lewati Newcastle Menantang Arsenal
Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga

© 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission.

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer