Perempuan Harus Catat, Ini 5 Cara Memperlambat Haid yang Aman
Menstruasi atau haid merupakan tamu bulanan yang tak bisa dicegah kedatangannya. Tanggalnya bisa diprediksi, tetapi jika ingin memperlambat kemunculannya, harus dengan metode tertentu.
Terkadang perempuan ingin menunda haid demi kepentingan tertentu. Misalnya hendak bepergian jauh atau melakukan ibadah penting dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun cara memperlambat haid cenderung lebih banyak dilakukan dengan pemasangan alat kontrasepsi. Apa saja cara tersebut?
Cara memperlambat haid yang aman
Banyak yang mencoba menunda haid dengan cara alami, misalnya minum air cuka, jus lemon, hingga jus nanas. Namun berbagai cara ini belum terbukti secara ilmiah.
Cara memperlambat haid yang efektif membutuhkan intervensi medis, tetapi tergolong aman. Berikut ini beberapa cara menunda haid yang aman:
1. Pil KB
Salah satu cara yang efektif untuk menunda haid, yakni dengan mengonsumsi pil KB. Menurut Cleveland Clinic, konsumsilah pil aktif yang mengandung hormon selama tiga minggu.
Biasanya, di minggu keempat Anda akan mengonsumsi pil plasebo yang tidak mengandung hormon. Jika ingin memperlambat kemunculan haid, Anda tidak perlu mengonsumsi pil plasebo.
Cara ini akan menjaga kadar estrogen dan progesteron tetap tinggi, sehingga lapisan rahim tidak akan luruh.
2. Cincin dan plester vagina
Sama seperti pil KB, metode ini akan memberikan hormon selama tiga minggu. Cara menggunakan plester, yakni tinggal menempelkannya di perut dan diganti setiap minggu.
Adapun pemasangan cincin plastik, yakni dengan dimasukkan ke dalam vagina selama tiga minggu. Jika ingin memperlambat kemunculan haid, jangan hentikan penggunaan plester atau cincin setelah 3 minggu.
3. Suntik KB
Selain minum pil, Anda bisa memilih suntik KB yang bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali. Suntik KB biasanya mengandung dosis progesteron yang tinggi.
Suntikan ini memiliki tingkat keberhasilan tertinggi jika ingin menghentikan menstruasi dalam jangka panjang. Estrogen akan ditekan secara maksimal, begitu juga dengan penumpukan jaringan.
Namun karena kadar hormonnya tinggi, kemungkinan ada efek samping seperti kembung, perubahan suasana hati, hingga penambahan berat badan.
4. Norethisterone
Mengutip Healthline, norethisterone merupakan obat yang dapat memperlambat kemunculan haid. Untuk mendapatkannya, dokter harus meresepkannya untuk Anda.
Dokter biasanya meresepkan tiga tablet sehari, dimulai 3-4 hari sebelum masa haid diperkirakan muncul. Setelah Anda berhenti minum obat, haid akan muncul 2-3 hari kemudian.
5. Intrauterine device (IUD)
Selain jadi alat kontrasepsi, IUD juga bisa jadi alternatif cara memperlambat haid. IUD merupakan alat berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim.
Alat kontrasepsi ini memiliki versi tembaga dan versi plastik. Versi plastik merupakan satu-satunya yang mengandung hormon dan bisa meringankan bahkan menghentikan menstruasi.
Itu dia beberapa cara memperlambat haid yang aman. Untuk mencoba salah satu metode ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
(rti) Add
as a preferred source on Google
