Apakah Skor IQ Bisa Naik di Usia Dewasa? Ini Faktanya

CNN Indonesia
Selasa, 31 Mar 2026 10:15 WIB
IQ tak selalu statis. Pendidikan, stimulasi mental, dan gaya hidup sehat bisa membantu mempertahankan bahkan meningkatkan fungsi kognitif.
Ilustrasi. Skor IQ ternyata masih bisa ditingkatkan di usia dewasa. (robarmstrong2/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama beberapa dekade, kecerdasan kerap dipandang sebagai sesuatu yang bersifat tetap. Banyak orang percaya bahwa begitu seseorang memasuki usia dewasa, kemampuan intelektualnya tidak lagi berubah.

Namun, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak manusia jauh lebih adaptif daripada yang selama ini diyakini.

Meski faktor genetik memberi dasar kemampuan intelektual seseorang, lingkungan, pendidikan, kebiasaan belajar, hingga gaya hidup turut membentuk kinerja otak seiring waktu. Artinya, kecerdasan bukan sekadar angka statis yang berhenti berkembang setelah dewasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu IQ?

Intelligence Quotient (IQ) merupakan ukuran standar kemampuan kognitif yang mencakup penalaran logis, pemecahan masalah, memori, hingga kemampuan verbal. Skor IQ dirancang mengikuti kurva normal dengan rata-rata sekitar 100.

Sebagian besar orang berada dalam rentang 85 hingga 115, sementara skor yang sangat tinggi maupun sangat rendah relatif jarang ditemukan.

Lantas, apakah IQ bisa ditingkatkan di usia dewasa?

Melansir The Mind Company, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa IQ dapat meningkat seiring waktu, terutama ketika otak terus dilatih dan distimulasi.

Beberapa riset bahkan menemukan adanya kenaikan skor sekitar 5 hingga 10 poin dari masa remaja hingga usia paruh baya. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman hidup, pendidikan, dan stimulasi mental memiliki peran penting dalam perkembangan kemampuan kognitif.

Mengutip Restonyc, ada beberapa kemungkinan alasan di balik peningkatan tersebut:

• Familiaritas terhadap tes. Kemampuan mengerjakan tes bisa meningkat karena seseorang semakin terbiasa dengan format dan pola soal.

• Pendidikan dan stimulasi mental. Lingkungan belajar yang baik serta paparan aktivitas intelektual dapat memperkuat kemampuan berpikir.

• Plastisitas otak. Otak dewasa masih mampu membangun koneksi baru, bahkan menghasilkan neuron baru melalui proses pembelajaran.

Sejumlah riset juga menemukan bahwa orang yang menempuh pendidikan tinggi menunjukkan peningkatan skor IQ lebih besar dibandingkan kelompok dengan tingkat pendidikan lebih rendah.

Lingkungan akademik yang kaya diskusi, analisis, dan pemecahan masalah diduga memperkuat crystallized intelligence, yakni kecerdasan berbasis pengetahuan yang terakumulasi dari pengalaman.

Cara menjaga dan mengoptimalkan fungsi kognitif

Meski tidak ada cara instan untuk meningkatkan IQ secara drastis, beberapa kebiasaan terbukti membantu mempertahankan sekaligus memperkuat fungsi kognitif:

• Latihan otak secara konsisten. Permainan memori, teka-teki logika, dan aktivitas pemecahan masalah membantu memperkuat jalur saraf yang berperan dalam fungsi intelektual.

• Belajar hal baru. Membaca buku menantang, mempelajari bahasa asing, memainkan alat musik, atau mengikuti kursus dapat memperluas kapasitas berpikir.

• Interaksi sosial aktif. Diskusi dan kolaborasi merangsang berbagai area otak, termasuk memori dan regulasi emosi.

• Olahraga dan tidur cukup. Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke otak, sementara tidur berkualitas membantu konsolidasi memori dan pemrosesan informasi.

Penemuan tentang neurogenesis menunjukkan bahwa otak dewasa masih memiliki kemampuan beradaptasi. Bagian otak seperti hippocampus, yang berperan dalam memori dan pembelajaran, tetap responsif terhadap pengalaman baru.

IQ memang cenderung stabil pada usia dewasa. Namun, stabil bukan berarti tidak bisa berkembang sama sekali. Pendidikan, stimulasi mental, gaya hidup sehat, serta pembelajaran sepanjang hayat memberi ruang bagi otak untuk tetap adaptif, bahkan di usia matang.

Genetika mungkin memberi titik awal. Namun, cara seseorang menggunakan dan melatih otaknya tetap berpengaruh terhadap performa kognitifnya.

(nga/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]